My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Seorang Aktor Profesional



Suasana meja makan yang terasa bagaikan ring tinju begitu terasa menyerebak di sana saat dua kubu lawan saling melancarkan serangan balasan bagi semua musuhnya demi menjatuhkan lawan tandingnya ke jurang perosok yang dalam agar yang kalah terlihat seperti pecundang. Walaupun tidak di ucapkan dengan terus terang namun terasa begitu ketat persaingan antara kevin dan tommy, di sini kedua orang tua chyntia menjadi wasit yang berhak menentukan siapa pemenang dari pertarungan tersebut dan layak membawa pulang piala kehormatan di sisi chyntia kedepannya.


Kevin yang berpengalaman menghadapi orang tak gentar mendengar penjelasan tommy tadi soal status sosialnya yang berprofesi sebagai pilot. Ia terus mencari celah untuk membuktikan apakah memang benar ia seorang pilot karena ia juga sering bepergian ke penjuru dunia namun tak pernah ia melihat sesosok tommy yang memegang kemudi pesawat. Ia mencoba membuktikan ucapan tommy dengan mencoba memberi tes sulit yang hanya bisa seorang pilot jawab "Kawan aku sering naik pesawat tapi kenapa sering mengalami guncangan saat melewati awan" tanya kevin


Dengan sedikit bermain lidah tommy menjawab penuh teka teki "Apa kamu naik pesawat komersial atau jet pribadi?" tanya tommy ke arah kevin sambil meneguk segelas wyne di tanggannya.


"Tentu saja pesawat komersial apa ada bedanya dengan jet pribadi bukannya semuanya sama saja" balas kevin heran dengan ucapan tommy


Dengan sedikit tertawa tommy menjawab seakan merendahkan kevin sebagai balasan serangan yang di lancarkan kevin kepadanya "Hei kawan jika kamu mempunyai uang banyak cobalah naik jet pribadi sesekali" kata tommy yang membuat hati kevin seakan di lecehkan di depan kedua orang tua chyntia saat itu.


Mendengar jawaban tommy tadi chyntia merasa tommy memang punya bakat bermain sandiwara dan sedikit tersenyum lucu namun tidak berani menatap ke arah tommy yang entah kenapa kali ini chyntia semakin tidak punya keberanian menghadapinya.


Sandra yang sejak tadi sibuk memakan stick dan memegang garpu semakin ikut penasaran tentang tommy dan mulai tertarik ikut dalam pembicaraan mereka "Tommy apa bedanya pesawat biasa dengan pribadi? bukankah sama saja?"


"Memang sama tapi pesawat pribadi lebih eksklusif tentunya dan menjadi prioritas dalam perjalanan dan rutenya. mereka lebih di istimewakan sehingga kalau ada cuaca buruk mereka dapat mengubah rute langsung sehingga tidak akan pernah bertemu dengan kondisi yang seperti kevin ucapkan tadi" kata tommy sedikit serius dan membuat charles semakin tertarik kepada tommy karena dari ucapan tommy seakan pekerjaan yang ia lakukan termasuk dalam pekerjaan yang berlevel tinggi dan tidak semua orang bisa sepertinya.


Sebenarnya chyntia tidak berharap tommy berbohong terlalu jauh namun ia tidak mampu untuk mencegahnya karena memang kondisi yang berubah dari rencananya dengan kehadiran kevin saat itu. Ia hanya bisa pasrah saja dan malah sedikit takut jika sewaktu-waktu kedua orang tuanya malah menjadi tertarik dengam tommy terlalu jauh.


Tidak butuh waktu lama semua kecemasan chyntia benar-benar terbukti karena charles langsung menanyakan kesanggupan tommy untuk bisa ikut terbang bersamanya sewaktu-waktu "Tommy kamu kapan-kapan ajaklah kita untuk terbang bersama. Kita juga ingin merasakan seperti apa rasanya punya pesawat jet pribadi" kata charles memohon kepada tommy


Dengan sedikit kaget chyntia tersentak dengan permintaan ayahnya tersebut dan langsung mencoba untuk membatalkannya karena jika hal itu terjadi ia tidak mampu membayangkan kekacauan apa yang akan terjadi saat semua sandiwara tersebut terbongkar "Ayah... Tommy sangat sibuk kalian jangan terlalu mengganggunya" ujar chyntia berharap ayahnya berubah fikiran.


Charles dan sandra benar-benar merasa mendapat angin segar dari ucapan kevin tadi yang berani menanggung biaya liburan ke jepang bahkan di piloti langsung oleh tommy yang jika memang benar ia sehebat ucapannya tadi maka dengan senang hati mereka menerimanya sebagai calon menantunya kelak "Kevin kamu baik sekali. apa tidak merepotkanmu?" tanya sandra ke arah kevin setelah mendengar kata darinya tadi


"Tenang saja bibi liburan ke jepang hanyalah masalah kecil bagiku. apalagi kita mendapat pelayanan khusus dari kekasih chyntia ini tentu saja akan terasa menyenangkan bukan" ujar kevin terus menyerang tanpa memberi tommy kesempatan untuk bertahan "Bagaimana kawan apa kamu bisa lusa terbang bersama kami? tentu kamu tidak enak hati kan menolak permintaan mereka" sambung kevin ke arah tommy


Chyntia benar-benar putus asa melihat keadaan kali ini, bahkan ia sudah menyerah jika semua sandiwaranya terbongkar sekarang. Ia terlihat gusar dan gelisah berharap kedua orang tuanya tidak marah nanti jika harus mengakui kebohongan besarnya ini, namun di tengah kegelisahan chyntia terdengar suara yang seakan membuatnya menjadi semakin terkejut setengah mati


"Kebetulan lusa aku tidak ada job. tentu saja aku dengan senang hati mengantar kalian semua ke jepang lusa" kata tommy yang langsung di sambut berbagai ekspresi dari semua orang yang ada di meja makan tersebut.


Di mulai dari kedua orang tua chyntia yang menjadi sangat senang dan penuh semangat membayangkan mereka akan pergi ke jepang di traktir oleh kevin bahkan mendapat pelayanan istimewa sebuah jet pribadi. Di sisi lain kevin seakan tidak percaya kalau tommy akan menyanggupi ucapannya tadi dan mulai memikirkan biaya yang harus ia tanggung namun ia tidak akan bisa mundur karena sudah sejauh ini. Di sisi lainnya malah yang lebih parah dari semua orang yang ada di sana dan tak lain adalah chyntia yang merasa ia bermimpi jika tommy benar-benar berani senekat itu mengatakan kesanggupannya, ia tidak habis pikir kalau tommy benar-benar ikut dalam permainan kevin yang sudah jelas memancingnya tadi.


Semua larut dalam suasana hati masing-masing namun tidak dengan tommy yang merasa seakan tidak ada hal yang perlu di khawatirkan soal masalah tadi dan terus menggoyang gelas wyne di tangannya lalu meminumnya lagi.


Sesaat kevin yang merasa tidak bisa melawan tommy lagi saat itu pamit kepada semua orang jika ia harus kembali dan menggurus sesuatu yang penting dan berjanji akan bertemu mereka lagi lusa saat liburan tiba. sepulang kevin suasana meja makan tadi yang bagaikan ring tinju berubah seketika menjadi menyenangkan bahkan kedua orang tua chyntia mulai larut dalam obrolan dengan tommy. Semua hal yang di bicarakan oleh charles maupun sandra hampir semua dapat di tanggapi dengan sempurna oleh tommy sehingga chyntia berfikir sebenanrnya siapa tommy ini, mulai dari perbaikan mesin rumit hingga hal-hal kecil pun ia tau.


Malam semakin larut dan sejenak tommy melihat jam tanggannya yang mendapati angka sudah menunjukkan pukul 21.00 yang berarti saatnya ia harus pulang lalu berpamitan kepada charles dan sandra. "Paman, Bibi aku harus segera kembali ini sudah malam tidak baik mengganggu kalian istirahat" kata tommy sambil berpamitan.


Chyntia juga berpamitan kepada orang tuanya dan kembali ke apartemen pribadinya sambil mengantar tommy untuk pulang "Ayah, Ibu aku akan menggantar tommy sekalian pulang ke apartemenku. kalian baik-baiklah" kata chyntia berpamitan.


Charles dan sandra hanya bisa melepas mereka untuk pulang dan tidak menahannya sambil bertitip pesan kepada mereka agar hati-hati di jalan karena suasana sudah malam dan gelap. Mereka pun mengantar kepergian sepasang kekasih tersebut sampai ke depan pintu mengantar mereka pulang. Melihat mobil BMW chyntia berlalu dan hilang di telan gelap malam mereka masih tetap saja berdiri di sana sambil mengenang masa lalu mereka saat pertama kali mereka berpacaran dulu "lihatlah anak kita sebentar lagi akan menikah, kita sudah tua dan benar-benar menginginkan seorang cucu nantinya" kata charles kepada sandra yang sedang bersandar di bahunya saat itu sambil menepuk pergelangan tangannya.