
Dengan seksama Thomas memperhatikan semua arahan dari Kepala Chen tentang misi ini. Ia tahu misi kali ini tidaklah mudah karena waktu kapan mereka akan mulai tidak dapat di prediksi.
Di Kota Golden Bay terdapat sebuah kelompok anti pemerintahan yang sejak dahulu mengakar dan samar samar menjalankan aksinya. Mereka tak jelas berapa jumlah anggota dan di mana mereka menjadikan pusat kegiatan dalam melancarkan aksinya karena mereka bergerak secara rahasia dan tidak terlalu menampakkan diri.
Gerakan mereka selalu mengatasnamakan rasa ketidak adilan pemimpin di kota itu karena banyak pengangguran dan wilayah kumuh bersemayam di beberapa sudut kota tanpa mendapat perhatian dari pemerintah. Atas dasar inilah organisasi Dragon Tail mendapat banyak respon dari para berandalan kota dan sampah masyarakat dan menjadi besar dengan cepat.
Misi Thomas kali ini berhubungan dengan rencana Dragon Tail yang akan melancarkan aksinya secara besar besaran dan tidak manusiawi. Dari informasi intelegen terpercaya mereka bahwa Dragon Tail telah mendapat virus mematikan yang dapat membuat orang cacat permanen atau paling bahaya dapat membuat mereka yang terkena virus ini secara terus menerus tanpa pertolongan akan mati mengenaskan. Virus T itulah mereka menyebutnya tanpa keterangan lebih lanjut.
" Thomas kali ini sangat darurat dan tidak dapat di biarkan" Kata Kepala Chen serius " Kali ini kamu harus menyamar menjadi sales di perusahaan Go Fresh Milk Ltd."
Thomas yang dari tadi membolak balik lembar kertas informasi itu sedikitpun tak bisa mendapat petunjuk bagaimana cara Dragon Tail akan menyebarkan Virus T tersebut " Kepala Chen apa hubungan Virus ini dengan pabrik susu tradisional tersebut"
" Menurutmu bagaimana cara tercepat mereka akan menyebarkan virus T ini" Tanya kepala Chen sigap
" Makanan...! Minuman...!" jawab Thomas menerka
" Perkataanmu tak sepenuhnya salah, bayangkan kalau apa yang mereka konsumsi setiap hari di campuri oleh virus itu.." Ujar Kepala Chen
" Sial..! Maksudmu mereka benar benar punya pikiran melakukan hal sekeji itu?" Sanggah Thomas tidak percaya
"Apa yang tidak mungkin, mereka yang sudah buta akan keadilan akan melakukan semua cara untuk membuat mereka puas dengan pemikiran mereka" Jawab kepala chen sambil menggelengkan kepala tanda tidak ingin mempercayai yang terjadi
" Bayangkan apa yang masyarakat konsumsi setiap hari dan mampu di sebarkan dengan cepat setiap saat" tanya kepala chen seeius
Thomas beberapa saat berfikir mencari jawaban dari pertanyaan kepala chen kepadanya dan beberapa saat akhirnya ia sadar kenapa ia harus menyamar di pabrik susu tradisional tua Go Fresh Milk Ltd.
" SUSU..!"
Tanya tommy ragu berharap jawabannya ini tidak benar
" Benar sekali, bayangkan kalau sampai susu ini tercampur Virus T dan tersebar dengan cepat apa yang akan terjadi" Ucap Kepala Chen
Tommy hanya berharap itu tidak akan terjadi karena ia tahu bencana besar akan melanda kota itu jika Virus T ini benar benar berhasil di sebarkan melewati produk susu tang setiap pagi orang kota meminumnya.
Dalam keseriusan Tommy pun mendengar arahan dari kepala chen untuk menyusun rencana dan menempatkan posisi tommy di bagian pemasaran pabrik Go Fresh Milk Ltd. Kepala Chen menegaskan walaupun tidak ada yang mengetahui identitas tommy ia berpesan agar selalu berhati hati dalam tugasnya. karena tidak dapat di pungkiri anggota Dragon Tail pasti menyusup ke dalam bagian pabrik Go Fresh Milk Ltd.
" Aku tidak mau tahu kamu harus berhasil masuk kedalam bagian dari pabrik ini dan mengamati semua suasana pabrik" ujar kepala chen dengan penekanan
" Aku akan berusaha sebaik mungkin" jawab tommy penuh keseriusan
Dengan rasa tidak percaya tommy pun protes " Kepala bagaimana mungkin q meninggalkan mobil kesukaan q" jawab tommy keberatan
"Ini sudah di putuskan jangan membantah" Jawab kepala chen tegas.
" Kalau begitu q harus memakai mobil apa untuk bekerja nanti. kamu tahu kan itu mobil satu satunya yang aku miliki" sanggah tommy tetap keberatan
" Semua sudah aku urus kamu besok tinggal berangkat ke pabrik, semua syarat syarat dan dokumen sudah aku siapkan semua kamu tenang saja" jawab kepala chen sambil menghirup rokok dan menghembuskan pelan
Tommy tahu kalau kepala chen sudah bersikeras ia tak akan pernah bisa mengubah keputusan yang sudah ia buat. kepala chen sangat tegas dan keras kepala jika ia sudah memutuskan sesuatu. tommy pun hanya bisa pasrah dan mengalah menyetujui semua rencana yang kepala chen buat.
" Sekarang kamu pulang dulu dan bersiaplah besok pagi akan ada orang yang mengantar mobil dan berkas yang kamu perlukan ke rumah pagi pagi" Suruh kepala chen sambil menggerakkan tangan mengisyaratkan untuk tommy keluar ruangan kerjanya
"Baiklah kalau begitu q undur diri" Jawab Tommy sambil keluar ruangan
Belum lama tommy keluar ruangan saat ia berjalan di koridor terdengar suara memanggil tommy dengan lembut "Lt Tommy kenapa kamu di sini bukannya kamu sedang cuti hari ini?" tanya seorang wanita cantik dengan rambut hitam pendek khas anggota militer dengan penuh tanda tanya
" Oh hallo Sisca, Aku baru saja mendapat panggilan mendadak dari kepala chen" jawab tommy singkat sambil memperhatikan sisca dengan teliti,
Di pandanginya tibuh sisca dengan seksama penuh dengan rasa kekaguman. Sisca memiliki badan jenjang berisi karena telah terlatih di dunia keanggotaan dengan payudara agak besar berukuran 36 yang membuat setiap mata tak tahan memandang tajam ke atah sana.
" Apa ada yang gawat? " timpal sisca lebih penasaran lagi
" Tanya saja kepala chen, ia selalu tau kapan waktu buat merusak kesenangan seseorang di waktu yang tepat" jawab tommy sambil mengingat kembali kejadian tadi pagi saat ia sedang bergairahnya di atas tubuh wanita cantik dalam hotel yang berubah menjadi sangat canggung akibat telegram yang masuk.
Sisca yang tidak paham maksud tommy kemudian bertanya lagi " Apa yang sedang kamu lakukan memangnya?" mendengar pertanyaan sisca, tommy pun mulai menggodanya " Hanya bertemu dengan seorang wanita di hotel"
Entah terlalu polos atau memang tidak paham sisca yang dari tadi tidak paham bertanya ke arah tommy " Memang apa yang kamu lakukan di hotel? bertemu klien?"
Tommy pun tersenyum dan mendekatkan mulutnya ke arah telingga sisca sambil berbisik pelan " Apa ingin aku ajak kamu ke hotel dan memberitahumu apa yang sedang aku lakukan saat itu?"
seketika wajah sisca memerah bagai tomat dan malu setelah paham apa yang di maksud tommy sejak tadi, walaupun ia mencoba menyembunyikannya tetap ekspresi itu terlihat jelas oleh tommy yang pengalaman menghadapi wanita.
" Dasar MESUM" Gerutu sisca sambil mencoba mencubit pinggang tommy tapi dengan sigap tommy menghindar dan berlari menjauh sambil berteriak ke arah sisca " Minggu depan aku kosong q bisa mengajakmu kesana! " goda tommy sambil berlari semakin jauh dari sisca
Seketika orang orang di sekitar pun kaget dan memperhatikan ke arah sisca yang terdiam kaku malu setelah mendengar kata tommy tadi " DASAR OTAK MESUUUMMMM" timpal sisca dan berjalan mencoba menjauhkan dari pandangan orang orang yang melihatnya.
Tommy pun segera menuju tempat parkir dan langsung menyalakan mobil sport miliknya melaju keluar markas untuk pulang istirahat agar besok pagi benar benar siap memulai misi yang akan sulit di lakukannya...