My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Meja Makan



Sepulang kerja tommy tak langsung meninggalkan pabrik namun langsung berniat datang ke rumah chyntia untuk menjadi kekasih sehari saja. Setelah menunggu chyntia keluar dari ruang kerjanya langsung saja tommy menghampirinya dan bertanya tentang adegan seperti apa yang harus ia lakukan nanti. Chyntia mengingatkan kepada tommy agar ia benar-benar bisa bersandiwara sengan sangat bagus hingga membuat orang tua chyntia percaya kalau mereka sedang berpacaran. Ia pun mengingatkan tommy agar tidak mencari kesempatan dengan kondisi saat itu dan tetap menjaga diri agar tidak kelewat batas dalam bersikap, semua peringatan chyntia ia ingat semua dan berjanji untuk mengingatnya dan tidak akan berbuat aneh.


"Direktur apa kita naik satu mobil kali ini?" tanya tommy kepada chyntia karena bingung dengan apa mereka alan datang ke rumah chyntia saat itu.


Tentu saja chyntia mengajak tommy satu mobil dengannya karena melihat kondisi mobil tua yang tommy punya malah membuat kesan yang tidak baik terhadap kedua orang tuanya dan akan membuat rencananya hancur berantakan "Ikut saja denganku nanti aku akan mengantarkanmu pulang" ucap chyntia


Mereka lalu naik ke mobil BMW chyntia dan segera menuju ke arah dimana rumah keluarga rey berada, lokasi rumah keluarga rey berada di sebuah perumahan mewah kelas atas yang terletak di ujung barat kota golden bay bernama Western Holly Green. Jarak pabrik yang berada di sebelah perbatasan antara eastern bay dan southern bay namun masih masuk dalam wilayah eastern bay sekitar 30 menit jika kondisi macet terutama saat jam pulang kerja seperti ini.


Di dalam mobil chyntia terlihat sangat gugup memikirkan apa yang akan terjadi nanti saat tommy bertemu dengan Charles rey dan juga Sandra lu yang tak lain adalah kedua orang tuanya, ia tak pernah lupa mengingatkan lagi kepada tommy agar bersungguh-sungguh mendalami perannya nanti.


Tommy sendiri sebenarnya tidak punya masalah apapun bahkan tidak merasa gugup sedikitpun karena ia sudah terbiasa menghadapi berbagai macam orang bahkan dari seluruh penjuru dunia hampir pernah ia temui. Melihat tingkah chyntia yang begitu gusar membuat tommy merasa lucu dan tertawa "Direktur kenapa kamu begitu gugup bukankah mereka adalah orang tuamu sendiri?" kata tommy mencoba mengalihkan suasana.


Dengan cepat chyntia mencoba menenangkan dirinya sendiri dan terus menyetir berharap segera sampai rumah dan cepat selesai melalui keadaan ini, jika akting tommy bagus maka ia akan merasa tenang menjalani kehidupannya mendatang, karena orang tuanya tidak akan lagi menganggunya terus untuk segera menikah. Akhirnya mereka sampai di depan gerbang rumah orang tua chyntia dan dengan cepat di bukakan oleh penjaga rumahnya setelah mengetahui mobil majikannya datang.


Mereka berdua langsung turun dan melihat jika ada sebuah mobil yang asing telah terparkir di sana dan membuat chyntia penasaran mobil siapakah tersebut. Tommy yang melihat gelagat aneh chyntia pun mencoba bertanya "Direktur apa ada yang aneh?" tanya tommy


Chyntia hanya menggelengkan kepala dan mencoba menghilangkan pertanyaan yang muncul di hatinya dengan cepat kemudian mengingatkan kepada tommy jangan lagi memanggil direktur mulai sekarang karena jika orang tuanya mendengar sebutan tersebut maka rencananya akan berantakan "Panggil aku dengan sebutan yang lain awas jika kacau berantakan nanti" ucap chyntia mengingatkan.


Tidak boleh memanggil direktur dan menyebut kata yang aneh membuat tommy jadi bingung apa yang harus ia katakan untuk memanggil chyntia saat itu "Aku harus panggil apa coba" tanya tommy protes karena menjadi serba repot menghadapi keadaan tersebut.


Akhirnya dengan sangat terpaksa chyntia pun memberi kebebasan kepada tommy untuk melakukan apapun yang ia suka hanya untuk sandiwara ini saja bahkan chyntia pun tidak keberatan jika tommy memeluk pinggangnya saat mereka mulai masuk ke dalam rumah "Dasar lelaki genit tak tau malu" kata chyntia kepada tommy yang hanya dibalas senyuman nakal ke arahnya.


Di dalam rumah Charles dan Sandra telah berkumpul di ruang makan bersama dengan sesosok lelaki muda yang asing baginya, mereka sepertinya sedang asyik mengobrol dan tampak sangat akrab dengan kedua orang tuanya, sesaat mereka yang melihat kedatangan chyntia langsung berhenti makan dan menyapa senang putri semata wayangnya telah pulang "Anakku yang paling cantik bagaimana kabarmu?" tanya charles kepada chyntia sambil memeluk dan mencium kening anak tersayangnya tersebut.


"Baik ayah, ayah sendiri bagaimana?" tanya chintia kepada ayahnya tersebut dan di jawab dengan lembut kalau keadaan mereka baik-baik saja dan sedang dalam suasana senang. Hal tersebut karena kehadiran seorang pemuda yang mereka pilih untuk di perkenalkan kepada chyntia yang bernama Kevin chen "Chyntia kenalkan dia kevin, ayah secara khusus mengundang kemari untuk bertemu dengan mu" kata charles sambil mengarahkan pandangan ke arah kevin dan di sambut senyuman ke arah mereka.


Kevin yang sejatinya seorang anak dari keluarga terpandang bahkan langsung terkagum dengan kecantikan chyntia yang begitu terpancar dan berbeda dengan wanita di luar sana yang sering ia kencani "Hallo" sambut kevin sambil mengangkat tangan untuk berjabat tangan dengan chyntia namun usahanya tersebut tak berbalas karena seperti biasa chyntia selalu dingin kepada semua lelaki yang di kenalkan oleh charles.


Chyntia hanya menganguk mengerti dan bersikap biasa saja tanpa merasa terpukau sedikitpun, Sandra yang dari tadi melihat tingkah laku mereka mengingatkan kepada suaminya untuk menyuruh chyntia duduk dulu karena sejak ia datang masih posisi berdiri terus dan di balas dengan tanda setuju oleh charles. Namun saat sandra berkata ia melihat sesosok pria yang sejak tadi diam di belakang chyntia dan penasaran dengan identitas tommy "Chyntia siapa pemuda di belakangmu ini?" tanya sandra penasaran


Melihat kondisi yang sudah mulai tenang akhirnya chyntia baru memperkenalkan tommy kepada mereka jika lelaki yang ia bawa saat ini adalah kekasihnya. Mendengar kata kekasih dari mulut chyntia kedua orang tuanya menjadi terkejut dan tidak percaya karena selama ini semua lelaki terbaik telah mereka kenalkan kepada chyntia namun semuanya ditolak tapi kali ini justru ia sendiri yang memperkenalkan tommy sebagai kekasihnya.


"Kekasih? sejak kapan kalian bersama" tanya charles


"Hampir satu minggu ini kami bersama" jawab chyntia dan di barengi dengan anggukan kepala tommy tanda mendukung ucapan chyntia


Mereka pun langsung duduk di meja makan dan menjadi suasana sedikit canggung dengan kehadiran tommy di sana terutama kevin yang merasa ia mendapat saingan untuk mendapatkan chyntia, ia pun dengan sengaja bertanya ke arah tommy tentang status sosial dan latar belakang tommy agar membuat malu di hadapan kedua orang tua chyntia saat itu.


"Hei kawan aku sering berkeliling keseluruh pelosok kota golden bay ini tapi sepertinya kita tidak pernah ketemu, apa kamu berasal dari kota lain?" tanya kevin kepada tommy.


Tentu saja tommy tidak bodoh dengan pancingan kevin ini dan berusaha serapi mungkin menjawab pertanyaan darinya "Benar aku bukan asli dari kota ini" jawab tommy singkat


Charles dan sandra menjadi penasaran dengan sosok lelaki yang mampu membuat chyntia jatuh hati kepadanya namun terselip juga rasa tidak senang kehadirannya kali ini telah merusak rencana awal yang mereka susun dengan kevin.


"Dari mana kamu berasal?" tanya kevin kembali


"Aku tidak punya tempat tinggal tetap karena sering berpindah-pindah setiap saat" kata tommy dengan santai namun malah membuat hati kedua orang tua chyntia menjadi khawatir kalau saja chyntia telah jatuh hati pada orang yang tidak jelas identitasnya tersebut. "Maksudmu?" tanya charles menimpali jawaban tommy tadi


Sedikit bersandiwara akhirnya tommy menjelaskan kalau ia adalah seorang pilot pesawat jet pribadi yang sering berdinas keluar kota bahkan luar negara menyesuaikan permintaan kliennya yang rata-rata seorang konglomerat. Mendengar jawaban tommy tadi membuat semua orang terkaget karena mereka tidak menyangka jika tommy adalah seorang pilot yang status sosialnya tidak bisa di remehkan bahkan chyntia sendiri sampai tersentak oleh makanan yang sedang ia makan saat itu.


Dengan sigap tommy pun memberi air minum kepada chyntia dan berkata dengan penuh perhatian layaknya sepasang kekasih "Sayangku Hati-hati kalau makan, jangan terburu-buru begitu" kata tommy dengan lembut yang membuat chyntia menjadi tersanjung dan seakan ia merasakan kehangatan dari seorang lelaki yang benar-benar menyayanginya. Sebenarnya chyntia tersedak karena mendengar jawaban tommy yang seasalnya saja menjawab tadi dan tidak menyangka jika aktingnya benar-benar luar biasa bahkan bisa membuat pandangan orang tuanya yang tadi menentang kehadiran tommy di sana menjadi sedikit melunak dan menaruh perhatian kepada tommy.