My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Take Action



Dengan adanya keadaan yang diluar perkiraan tadi misi pun sedikit mengalami kemunduran selama 10 menit dan membuat paket yang di bongkar dari kapal sudah berada di lantai dermaga dengan kondisi sudah terbuka dari pelindung kayu yang membungkusnya. Saat pintu kotak berbahan plastik tebal di buka oleh salah seorang di dekatnya terlihat puluhan botol gelas kaca berisi cairan ungu yang tak lain adalah Virus T itu sendiri dengan di tata berjejer rapi dan berpelindung kuat agar tidak pecah saat perjalanan.


Salah seorang yang melakukan pengecekan langsung memberi isyarat dengan mengangkap jempol ke arah rekannya yang membawa koper uang bernilai puluhan juta dolar dan di serahkan ke arah pengirim paket yang ada di atas kapal. Mereka pun mulai mengemas semua kotak berisi virus tersebut dan bersiap akan menaikkan ke atas truk yang mereka siapkan sebelumnya.


"Tommy bersiaplah.! kita akan mulai misi kali ini" ujar Kepala Chen kepada Tommy dan sesaat Tommy pun mengambil pena peralatan canggihnya kemudian melepas pengaman ganggang pena yang berubah menjadi drone pengintai dan langsung menandai semua posisi musuh yang sedang berjaga. Ia pun menyalakan jam tangannya untuk memperlihatkan peta 3D area sekitar kemudian menentukan awal serangan yang efektif ke arah mereka.


Tommy menyelinap di antara kotak peti kemas dengan memakai masker khas tentara dan sambil memegang kukri di kedua tangannya bersiap melancarkan serangan mematikan ke arah salah satu orang di depannya, dengan gerakan secepat kilat ia membekap mulut korbannya dan mengarahkan belatinya menusuk bagian vital yang membuat korbannya mati seketika. Satu, Dua, Tiga dan Empat korban dalam hitungan detik sudah berhasil ia lumpuhkan dengan tidak membuat kekacauan.


Di saat ia sedang akan melancarkan target selanjutnya Tommy tidak menyadari jika mereka telah menempatkan seorang sniper di atas crane pelabuhan seberang dermaga. Sniper itu sedang mengintai gerak gerik semua orang yang ada di sana dan menyadari ada beberapa penjaga yang hilang dan melihat bekas darah melalui teropong snipernya. Ia pun mencari posisi penyusup tersebut dan menemukan Tommy yang sedang mengendap berjalan di belakang penjaga sisi kiri untuk menghunuskan belatinya ke arah dada korbannya.


Sniper tersebut sepertinya berasal dari kelompok ahli karena di saat yang tepat ia berhasil menembak ke arah belati Tommy dan membuat belati tersebut terpental dan jatuh.


"Tyanggg" Terdengar suara kukri tersebut jatuh ke tanah yang membuat swmua orang di sana melihat ke arah Tommy yang sedang berdiri di belakang penjaga berkaos merah tersebut.


"Penyusup" teriak salah seorang rekan dan membuat rekan yang lainnya segera membuka kunci senapan otomatis yang mereka bawa bersiap untuk menembak ke arah Tommy. Tommy yang sadar aksinya telah di ketahui kemudian berlindung di balik tubuh penjaga tadi menahan tembakan yang mengarah ke arahnya dengan membabi buta. Penjaga tadi langsung tergeletak tak bernyawa karena ia sengaja di jadikan korban untuk membunuh Tommy oleh rekannya sendiri, melihat ada kesempatan Tommy langsung mengambil granat kejut di saku celana dan melemparnya ke tengah kerumunan orang tersebut.


"Flashhh" muncullah kilatan putih yang memekakkan penglihatan mereka dan membuat beberapa saat penglihatan mereka kabur tak dapat melihat apa-apa. Sesaat setelah mereka sudah merasa normal kembali karena efek kejut tadi tidak menemukan posisi Tommy yang telah menghilang di kegelapan malam dan menyelinap di antara tumpukan peti kemas pelabuhan.


"Sial kenapa harus ada sniper" kata tommy kesal dan mengepalkan tangannya memukul dinding peti kemas dengan kesal.


"Kepala Chen lakukan serangan taktis, rencana berubah" ujar tommy yang telah melihat keadaan sudah tidak mendukung lagi untuk sesuai rencana awal. Di ujung microphone kepala chen pun mendengar ucapan tommy yang memang sejak tadi telah melihat keadaan di lapangan dengan satelit pengintai dan merasakan ketegangan yang terjadi di sana hanya bisa menuruti saran tommy dan langsung memerintahkan regu serbu untuk menerobos masuk.


Sekejap sesaat setelah regu serbu memasuki medan pertempuran suasana saat itu menjadi mencekam dan satu persatu para penjahat tersebut berjatuhan. Para pelaku yang tadinya membawa kotak virus tersebut ke dalam truk secepat kilat langsung memindahkan barang tersebut ke arah mobil SUV hitam dan langsung meluncur meninggalkan lokasi tersebut.


Kepala Chen yang melihat setiap gerak gerik yang ada disana menyadari gelagat mobil tersebut dan langsung menyuruh Tommy untuk mengejar mobil tersebut dengan mobil yang ada disana. "Tommy tinggalkan lokasi cepat kejar mobil tersebut jangan sampai lolos" perintah kepala chen kepada Tommy.


Ia pun memerintahkan seluruh staf yang ada di kantor tersebut untuk tetap melacak kemana arah mobil tersebut pergi dan menyuruh bagian peretas untuk menyabotase lalu lintas jalanan agar tommy bisa cepat menyusulnya. Mobil tersebut melaju keluar area pelabuhan menuju ke arah jalan central bay dengan cepat dan tidak memperdulikan kondisi lalu lintas sehingga banyak menyerempet mobil di sekitarnya. Seketika banyak pengemudi yang melapor kejadian tersebut dan menjadi menyebar dengan cepat sampai ke telinga media jika saat itu di tengah kota golden bay telah terjadi keributan lalu lintas yang tidak sewajarnya.


Berita tersebut dengan cepat menyebar dan sampai ke telinga pusat berita nasional nomer satu di negara tersebut yakni Daily Reporter tempat Christin bertugas. Christin yang saat itu sedang menikmati secangkir kopi juga terkaget dengan kondisi di golden bay yang sedang hangat di bicarakan dan tidak butuh lama kepala kantor berita pun menghubunginya melalui telepon untuk menyuruhnya segera meluncur ke sana menggunakan helikopter perusahaan untuk secepatnya meliput. Setelah mwndapat perintah dengan tidak membuang waktu lagi ia pun segera mengudara menuju pusat Golden Bay yang berjarak sekitar 200 Km dari pusat kantor ia bertugas.


Saat itu Tommy sedang mengejar mobil SUV yang membawa paket tersebut menuju arah central bay yang padat dengan lalu lintas namun ia mendapat bantuan dari timnya yang telah meretas rambu lalu lintas sepanjang jalan yang ia lalui sehingga ia dengan cepat mengejar mobil tersebut dan tinggal berjarak 2 menit di depan. Tak lama helikopter yang Christin tumpangi telah sampai di atas mereka dan memulai merekan aksi mereka yang saling kejar mengejar. Bagi Christin ini adalah berita besar dan aman menjadi trending jika ia berhasil meliputnya dengan baik.


Tommy yang fokus kepada mobil di depannya semakin menambah kecepatan gas mobilnya berharap ia segera menghentikan laju mobil tersebut namun ia juga berfikir untuk menjaga agar virus tersebut tidak tumpah dan berakibat fatal. Dua pilihan yang sangat menyusahkan baginya dan membuat ia terus bimbang namun fokus utamanya kali ini ialah menghentikan laju mobil tersebut.


Mereka saling mengejar melalui Central Bay menuju arah Central Park dwngan kecepatan tinggi dengan di bayangi helikopter yang fokus untuk meliput mereka dan menyiarkan siaran langsung dari atas sana sehingga berita tersebut menjadi ramai di media televisi dan elektronik saat ini. Di meja ruang kerja Go Fresh Milk Ltd chyntia yang sejak tadi juga ikut menonton kejadian tersebut juga ikut tegang walaupun ia tidak tahu siapa dan untuk apa mereka saling mengejar di jalanan seperti pembalap, suasana pabrik yang saat itu telah memasuki jam istirahat malam juga menjadi ramai dengan berita tersebut dan ikut menonton siaran langsung dari televisi kantin maupun sekedar streaming internet dan merasakan ketegangan dengan aksi tersebut.


Mereka saling mengadu kecepatan tinggi tanpa menghiraukan lalu lintas saat itu dan terus melaju ke arah jalan Southern Bay tempat dimana Distrik Gomey berada dan berharap tommy tidak dapat menyalipnya sampai kesana. Tommy sadar waktunya sangat mepet karena jika mobil tersebut sampai masuk ke dalam distrik tersebut maka otomatis ia akan kehilangan jejak virus tersebut bahkan jika ia memaksa masuk ia hanya akan menjadi target empuk bagi para kawanan penjahat di sana karena itu adalah pusat para gerombolan sampah masyarakat berkumpul.