My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Perjalanan Yang Menyenangkan



Setelah mereka duduk tenang sang pramugari pun menjelaskan tata cara dan penggunaan fasilitas yang ada di pesawat tersebut sambil memperlihatkan cara menggunakannya, Tak lupa ia juga menjelaskan kondisi yang harus di lakukan jika menggalami keadaan darurat. Setelah mereka mengerti kini tiba saatnya untuk memulai penerbangan yang menegangkan bagi chyntia karena ia tidak tahu apa yang sedang tommy lakukan di ruang pilot.


Sesaat kemudian terdengar suara mesin jet menyala dan semakin kencang menandakan mesin telah siap mengudara dan perlahan keluar dari hanggar menuju landasan pacu, bergerak perlahan dan teratur mengikuti instruksi dari menara pengawas. Chyntia yang masih berfikir jika tommy melakukan sandiwara dengan menyewa seorang pilot yang ia pikir sejak tadi sebelum mereka berangkat telah berada di ruang pilot tanpa mereka ketahui. Ia berencana masuk ke dalam ruang pilot untuk memastikannya.


"Nona bolehkah aku masuk ke dalam kokpit?" tanya chyntia kepada pramugari tersebut.


Pramugari tersebut menggangkat telephone di dinding untuk tersambung dengan tommy dan menanyakan kepadanya apakah chyntia di izinkan untuk masuk "Captain, nona chyntia ingin masuk kedalam apa boleh?" tanya pramugari tersebut dan dari ujung telephone terdengar tommy memberikan izin kepadanya.


"Silahkan nona" kata pramugari tersebut sambil membukakan pintu kokpit tempat tommy berada.


Chyntia langsung berdiri dan pamit kepada orang tuanya untuk menemani tommy yang berada di kokpit "Ayah aku ke depan dulu" ia berkata singkat.


Tentu saja charles menyetujui permintaan anaknya tersebut dan malah menyuruhnya untuk menemani tommy yang sedang sendirian "Pergilah temani tommy"


Chyntia langsung masuk kedalam kokpit dan melihat ruangan yang sangat asing baginya dengan di penuhi ratusan tombol dan layar yang rumit baginya untuk di mengerti.


Ia melihat sekeliling dan tidak menemukan orang lain kecuali tommy yang sedang duduk di kemudi. Ia begitu keheranan dan berusaha mencari dimana pilot aslinya berada, begitu bingung ia pun seperti orang yang tidak tahu arah.


"Duduklah" kata tommy menyuruh chyntia untuk duduk di kursi co-pilot yang kosong


Dengan ragu-ragu ia pun duduk dan bertanya " Tommy dimana pilotnya" kata chyntia cemas. Tidak mungkin baginya untuk menerbangkan pesawat tanpa seorang pilot


Sedikit tersenyum tommy melihat ke arah chyntia yang sedang bingung sambil menggodanya "Apa kamu tidak melihat aku sebagai manusia yang nampak?" kata tommy


"Jangan bercanda, aku tanya serius" imbuh chyntia keheranan


Tommy hanya bisa tertawa dan menyuruh chyntia memakai headphone yang ada di sampingnya sambil menyuruh memakai sabuk pengaman agar tidak jatuh nanti "Tenang dan lihatlah" kata tommy tersenyum.


Tidak ada jawaban dari tommy atas pertanyaannya tadi, chyntia pun hanya bisa duduk diam penuh tanda tanya, apa memang tommy bisa mengemudikan pesawat?, apa pesawat tersebut memang canggih dan dapat di kontrol dari jauh?, begitu banyak pertanyaan yang muncul di kepalanya membuat ia bingung. Namun dalam kebingungannya tersebut muncul suara dari headphone yang di pakainya "Captain Tommy, The Golden Sky under you're control correct.?" tanya suara wanita dari menara pengawas kepada tommy


"Yes, Mam" jawab tommy dengan bahasa inggris pula


"Please go to line 2 and prepare for take off" katanya lanjut.


Dengan segera tommy menambah tenaga jet dan mengatur pesawatnya berjalan menuju jalur 2 yang telah di sebutkan.


"Sector 2 clear, you can take off anyway and enjoy your flight" kata wanita tersebut mempersilahkan pesawat meluncur bebas di jalur 2


Tommy langsung membalas ramah wanita di seberang sana yang ia yakin memiliki paras yang cantik karena suaranya yang begitu merdu "Golden Sky line 2 taking off and have a nice day"


Dengan cepat tommy menambah tenaga dan kecepatan laju pesawatnya sampai menuju batas tenaga yang dapat membuatnya bisa terbang dan seketika pesawat tersebut mengudara meninggalkan landasan di bawahnya. Tommy melakukan gerakan prosedural sesuai urutan penerbangan mulai dari jalur lintasan hingga menaikkan roda pesawat. ia lakukan dengan sangat mahir dan tidak terlihat baru belajar.


Chyntia yang sejak tadi terpana dengan aktifitas tommy mulai bingung siapa sebenarnya tommy ini yang datang ke pabriknya sebagai orang biasa tiba2 pandai memperbaiki mesin bahkan bisa menerbangkan pesawat "Kamu...!!! Benar-benar bisa mengoperasikan sebuah pesawat?" tanya ia heran


Lagi-lagi tommy merasa lucu melihat ekspresi chyntia seperti itu dan menjawabnya dengan sombong "Kamu masih tidak percaya setelah semua ini?"


"Bukan begitu, aku hanya tidak menyangka kamu benar-benar seorang pilot" jawab chyntia


Setelah dirasa jalur penerbangan sudah benar tommy langsung mengganti kemudi dari manual menjadi auto pilot sehingga ia bisa meninggalkan kemudinya..


Ia dengan sengaja mendekatkan wajahnya hingga sangat dekat dengan wajah chyntia, di perlakukan seperti itu chyntia merasa canggung dan gelagapan, ia tidak menyangka akan mendapatkan serangan seperti itu dari tommy "apa yang kamu lakukan" tanya chyntia gugup


Tanpa bicara tommy tetap melihat ke arah chyntia tajam dan seolah masuk kedalam tubuhnya, Chyntia semakin gugup dan mulai merasa malu sehingga wajahnya benar-benar merah "Jangan berani macam-macam" kata chyntia takut.


Melihat reaksi chyntia yang benar-benar malu membuat tommy tertawa dan senang kemudian ia mulai menjauh darinya "Aku hanya mengetesmu saja" kata tommy tersenyum.


"Dasar mesum" ujar chyntia


Tidak ada hal yang perlu di jelaskan lagi tommy pun mengetahui jika lawannya kali ini memang telah jatuh kepadanya di lihat dari ekspresi chyntia tadi "Kenapa wajahmu merah begitu" katanya lucu.


Chyntia tidak mampu menatap mata tommy saat itu dan hanya bisa menolak fakta yang sedang terjadi kepadanya, ia tahu bahwa perasaan yang dulu pertama kali benci kepadanya kini timbul menjadi perasaan suka terhadap tommy, ia juga tidak menolak sebenarnya jika tommy tadi mencoba melakukan hal lebih jauh lagi.


"Aku akan melihat ayah dan ibu di belakang" Kata chyntia mencoba menghindar dari keadaan yang canggung tersebut.


Dengan cepat chyntia berdiri dan segera keluar dari ruangan kokpit menuju dimana kedua orang tuanya berada, ia melihat mereka sedang benar-benar menikmati pelayanan yang baru mereka rasakan untuk pertama kalinya. Melihat chyntia keluar dari kokpit dengan wajah yang merah merona membuat sandra dengan cepat menangkap ekspresi tersebut "Sayangku lihatlah anak kita benar-benar sedang merasakan indahnya jatuh cinta" katanya kepada charles dan di sambut anggukan bahagia oleh charles setalah melihat chyntia yang sedang tersipu malu. namun tidak dengan kevin yang merasa usahanya kali ini sedikit sia-sia untuk mendapatkan hati chyntia


Mereka duduk tenang dan menikmati setiap pemandangan langit yang mereka lewati, setelah beberapa jam terbang akhirnya mereka segera tiba di tempat tujuan mereka yakni jepang, Beberapa saat terdengar suara tommy dari speaker bahwa mereka akan segera mendarat dan memohon untuk segera menggunakan sabuk keselamatan selama proses pendaratan. Tak lama akhirnya mereka mendarat di bandara tepatnya di bandara Narita Airport Jepang.


Pesawat tersebut langsung menuju hanggar yang telah di siapkan untuk kedatangan khusus mereka dan telah terparkir sebuah mobil untuk menjemput mereka, mereka langsung memindahkan seluruh barang bawaan mereka dan segera meninggalkan bandara tersebut untuk menuju tempat mereka akan menginap.