
☆ Go Fresh Milk Ltd. ☆
Dengan langkah tergesa gesa terlihat dari ujung jalan parkir karyawan seorang wanita muda berparas cantik yang sangat elegan memasuki koridor pabrik Go Fresh Milk Ltd. saat itu suasana pabrik sedang dalam kesibukan yang luar biasa sehingga para karyawan terlihat begitu fokus dengan pekerjaannya masing masing.
"Pagi direktur" dengan manis sang resepsionis menyapa begitu tahu direktur mereka datang.
"Pagi" jawab Chyntia dengan wajah sedikit masam.
" Apa ada masalah direktur..? " tanya Reny sang resepsionis dengan agak ragu ragu
" Tidak ada, tidak ada apa apa hanya saja pagi pagi sudah di buat jengkel oleh orang tak jelas di jalan" jawab chyntia datar
" Jengkel...? " tanya Reni dengan agak penasaran. " Siapa yang berani membuat direktur jengkel..!!apa ada masalah di jalan tadi..? " tanya Reni lagi
"Hanya orang bodoh yang berjalan seenaknya tanpa melihat situasi menyeberang jalan, untung aku cepat cepat menginjak rem kalau tidak dia pasti sudah di rumah sakit" dengan sedikit ber api api chyntia bercerita
"Apa kau tau reni..!!! apa yang dia lakukan selanjutnya.? tanya chyntia kepada Reni
"Ia meminta maaf..?" jawab Reni ragu ragu
" Meminta maaf..? apa kau tau di sedikitpun tidak mengucap kata maaf. Dia malah marah marah tak jelas kepada q dan menendang body depan mobil q."
" Ah sudahlah semakin q mengingat semakin marah lagi..! lebih baik q lupakan saja masalah tadi.! " sambung chyntia dengan agak meredakan emosinya
Beberapa saat kemudian chyntia mengamati meja resepsionis Reni dengan sengaja mencari sesuatu,
" Reni apa ada dokumen untuk q hari ini? " tanya chyntia
"Eh.. Ahhh ini ada dokumen dari pelanggan harian yang baru saja datang" jawab Reni dengan gugup sambil menyodorkan beberapa dokumen di mejanya.
"Baiklah suruh para manager kumpul nanti jam 8 di ruang meeting kita akan rapat mingguan..!" jawab chyntia sambil membawa dokumen tersebut menuju arah kantor pribadinya.
"Baik direktur" jawab Reni dengan menganguk pelan
Di dalam kantor Chyntia berdiri di pinggir sambil mengamati aktifitas pabrik yang sibuk produksi, kantornya ia buat sedemikian rupa dengan sekat kaca tebal yang hanya bagian dalam dapat melihat keluar tapu tidak sebaliknya. apapun yang terjadi di luar ia pasti akan segera tau dari kantor hanya dengan melihat ke arah kaca.
" Aku harus bangkit dan membuktikan kepada ayah dan ibu kalau aku mampu membawa perusahaan ini menjadi besar" chyntia berbicara dalam hati
pabrik Go Fresh Milk saat ini berada dalam masa masa yang mengkhawatirkan karena semakin banyak pabrik susu yang berdiri dan lebih canggih dari miliknya. hal itulah yang membuat chyntia tak pernah berfikir masalah kisah cinta dalam hidupnya, ia merasa belum saatnya dan masih menikmati masa masa seperti ini dalam hidupnya. Ia juga tak mau pabrik yang telah ayahnya dirikan hancur di tangannya apalagi ia putri satu satunya di keluarganya. tak terasa jam 8 pun akan segera tiba, dengan teliti ia menyiapkan semua berkas berkas yang akan ia jadikan bahan saat rapat nanti.