My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
2 Bidadari



Para karyawan siang itu telah di suguhkan oleh tayangan langsung sebuah drama di lingkungan kantin saat makan siang. Mereka sangat menanti akan ada kejadian apa lagi di masa mendatang.


Tak lama setelah semua tenang telah muncul seorang wanita cantik lainnya yang berjalan ke arah tempat makanan di sediakan dan bersiap untuk makan siang juga.


"Lihatlah dewi kita satunya telah tiba" kata seorang staf ke arah rekan yang lainnya dan membuat seisi kantin menjadi gaduh kembali.


Camila yang datang sedikit telat karena mengurusi beberapa masalah keuangan pagi itu kemudia berkali kali melihat suasana seakan sedang mencari tempat yang nyaman untuk makan.


"Lihatlah dewiku sedang melihat ke arah sini bukankah begitu" kata staf di tempat duduk bagian tengah. "jangan bermimpi ia sedang melihat ke arah ku" sambung staf yang lainnya kepada rekan satunya lagi


Camila yang sudah menentukan tempat duduknya kemudian berjalan ke arah tengah tepat menuju para staf tadi bergosip ria dan membuat hati para staf tersebut tidak tenang.


"Lihatlah ia benar benar akan datang padaku" kata staf itu lagi.


Setelah mereka sangat dekat staf tadi yang merasa percaya diri berinisiatif membuka mulutnya untuk memberikan tempat duduk dan belum sempat tubuhnya bergerak ternyata Camila malah berlalu dan tidak menganggap sedikitpun maksud dari para staf tadi.


"ahahahaha kamu terlalu percaya diri kawan" ejek rekannya di sebelahnya sambil tertawa dan menepuk pundak kawannya tadi.


Ia merasa sangat malu dengan kejadian tadi dan semakin menjadi bahan candaan oleh teman temannya tadi, tapi mata mereka tak sedikitpun berhenti mengikuti gerakan Camila yang melangkah ke depan dan ternyata ia sedang menuju para manager sony dan Chyntia berada.


Seketika mata para karyawan yang ada di ruangan itu menjadi terbuka lebar dan seakan tidak percaya kalau akan ada kejadian yang bersambung dari kejadian tadi. Mereka benar-benar seperti mimpi karena melihat Camila yang tiba-tiba duduk tepat di samping Tommy berada dan menyapanya dengan sangat penuh perhatian.


"Hai kalian kalau sudah ada yang seru kenapa tidak ingat aku.." kata Camila ke arah mereka bertiga.


Manager Sony yang merasa ia adalah lelaki yang pantas untuk mereka berdua langsung menyambut hangat kedatangan Camila kali ini dan berkata: " Hallo Manager Camila kamu semakin cantik saja"


Mendengar pujian dari sony sepertinya camila merasa biasa saja dan tidak terlalu tersanjung karena ia tau sifat dari sony yang selalu merasa kalau wanita cantik adalah miliknya "Manager Sony terima kasih" kata Camila dengan sedikit tersenyum.


"Manager Camila tumben kamu telat makan hari ini" tanya chyntia


"Hari ini pekerjaan sedikit banyak jadi aku tuntaskan sekalian karena tanggung" jawab Camila ramah


Camila yang mengambil makanan tidak terlalu banyak dan sebagian sayur di tambah buah segar merupakan makanan kebiasaannya setiap hari karena ia ingin menjaga bentuk tubuhnya agar tetap indah dan sehat.


Sejak tadi tommy hanya menjadi pendengar obrolan mereka dan merasa sedikit tidak nyaman karena tidak tahu ingin membahas masalah apa dengan mereka. namun ia tidak sadar kalau dirinya menjadi bahan pandangan dari seluruh pengunjung kanting siang itu " Sebenarnya pria ini siapa" tanya seorang staf yang sedang duduk di pojok ke arah rekannya


"Aku juga tidak tahu bukankah dia baru bekerja kemarin" jawab rekannya yang malah bertanya dan mereka juga merasa terheran-heran oleh sosok tommy yang bisa berada di antara dua bidadari saat itu.


Camila sedikit berbeda dengan Chyntia terhadap keinginan hatinya. Jika Camila sudah menyukai seseorang maka ia tidak pernah merasa ada yang perlu di sembunyikan dan itu terjadi kepada kesukaannya kepada Tommy yang sejak pertama kali melihatnya langsung jatuh hati bahkan kemarin dirinya sendiri yang mendatangi tommy dan berkenalan.


Melihat tommg yang dari tadi diam dan makan dengan tenang akhirnya Camila tidak dapat menahan lagi untuk bisa berbicara dengannya bahkan sedikit menggeser tempat duduknya mendekati tommy "Hai tom..! kita berjumpa lagi" kata Camila lembut


Tommy yang sejak tadi hanya makan sedikit kaget karena Camila akan menyapanya dengan suara indahnya "Ah... Manager Camila dunia tak seluas pabrik susu ini" kata tommy sambil tersenyum


"Kenapa kamu bisa duduk dengan direktur kali ini" Tanya Camila penasaran "Tak seperti biasanya direktir kita ini mengajak seseorang makan bersama" kata camila riang menggoda ke arah Chyntia


Mendengar kata kata camila Chyntia langsung berkata menjelaskan agar tidak ada salah paham oleh camila "Aku hanya mentraktirnya saja" kata Chyntia gugup


Seketika Camila pun bertanya kembali dengan antusias "Mentraktir? apa direktur ini sedang ulang tahun?" kata Camila tertawa


Sedari tadi Manager Sony yang merasa tak di anggap juga menyela ke dalam pembicaraan mereka "Direktur hal apa yang anak baru ini lakukan sampai kamu mentraktirnya? " kata sony sedikit menyinggung "Apa anak ini sedang memanfaatkanmu?" tanya sony lagi


Camila yang mendengar kata-kata Sony juga tidak tahu kenapa ia menjadi sedikit kesal karena kata katanya tadi sedikit menyinggung ke arah tommy.


Chyntia kemudian menjelaskan kejadian tadi pagi kepada camila dan sony. Saat itu ia sedanv di permainkan oleh beberapa preman dan untung saja Tommy menyelamatkannya dan bahkan mampu melumpuhkan kawanan preman itu dalam sekejap.


"Benarkah itu..?"kata Camila terkagum dan merasa ia tidak salah pilih orang yang sedang ia sukai, tidak hanya tampan tapi juga pahlawan. "Tommy kamu hebat sekali"


Tommy yang serasa menjadi aktor kali ini hanya menjawab rendah hati kepada Camila "Itu bukanlah hal besar untuk membantu sesama yang sudah kenal apalagi ia direktur kita" jawab Tommy tersenyum


Seakan tidak mau kalah dari Tommy yang sedang menjadi pujaan di perbincangan kali ini sony pun menyela di tengah-tangah keseruan obrolan mereka.


"Direktur, kalau ada masalah kenapa tidak kabari aku saja, di manapun itu akan langsunv datang membantumu" Kata sony sedikit menjadi sok pahlawan "Memangnya tadi kamu di ganggu preman di mana? besok aku akan mengurusnya" ujar sonny lebih lanjut.


Chyntia yang merasa masalah ini sudah berlalu sebenarnya merasa enggan menjawab tapi hanya menghormati kehadiran Camila dan tommy saja ia pun mengatakan tempat kejadian tadi " Sudahlah sudah berlalu. tadi aku kebetulan lewat dan mobilku kempes di dekat Distrik Gomey" kata Chyntia pelan.


Mendengar kata kata Distrik Gomey wajah sony yang awalnya sok pahlawan berubah menjadi ciut nyali dan merasa terganggu, siapa yang tidak tahu tentang Distrik Gomey ini bahkan sekelas penjajah makanan jalan pun paham wilayah apa itu. Begitupun sony yang setiap hari menjadi manager pemasaran pastilah ia sangat hafal dengan wilayah itu.


"Direktur lain kalu jangan lewat dekat sana" Kata Sony melemah.


Mendengar kata sony yang ciut nyali Camila pun menyerang ke arahnya karena ia masih kesal oleh ucapannya tadi yang merendahkan lelaki kesukaannya "Manager kenapa kamu menjadi anak ayam setelah mendengar Distrik Gomey,bukankah tafi kamu ingin melindungi direktur" Kata Camila menyindir.


Mendengar kata-kata camila tadi sony menjadi sedikit canggung dan mengalihkan topik " Sudah hampir jam kerja ayo segera selesaikan makan" katanya sambil melihat jam tangan yang menunjukkan angka 12.45.


Melihat tingkah sony yang kikuk membuat camila dan tommy sedikit tersenyum riang dan lucu. Chyntia yang tidak terlalu memikirkannya hanya bisa memandang kelakuan mereka dan terus makan.


Buah yang di bawa Camila agak banyak dan membagikan ke arah tommy kemudian di tawarkan ke arah chyntia dan manager sony, Camila merasa senang jika bisa dekat dengan tommy dan mulai menyimpulkan kalau ia benar-benar suka kepadanya.