
Esok harinya tommy segera berangkat kerja seperti biasa dan berlagak seolah-olah tidak ada hal yang terjadi. Walaupun pagi itu semua orang masih saja ramai membicarakan kejadian kemarin dengan sangat antusias namun tidak bagi tommy karena ia sendiri yang malah menjadi aktor utama dalam kejadian tersebut. Dalam wawancara pers resmi telah di beritakan kalau kejadian kemarin berhubungan dengan ******* yang sedang buron dan pastinya badan pertahanan hanya mencari penjelasan yang tepat untuk membuat semua tetap tenang.
Sesampainya di pabrik Tommy langsung masuk ke dalam ruangan dan saat sampai di meja resepsionis reny langsung memberitahunya kalau direktur sedang menunggunya di ruang kerja dan ia diharapkan segera menghadap kesana. Tommy yang mendengar perkataan reny kemudian langsung menuju ke arah ruangan sang direktur berada.
"Tok tok tok" terdengar suara pintu di ketuk dari luar dan langsung di jawab kata perintah untuk masuk oleh chyntia dari dalam. Tanpa menunggu lama tommy yang mendengar perintah chyntia pun langsung membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan.
Di dalam ruangan tersebut ternyata Chyntia tidak duduk sendiri melainkan telah ada beberapa orang yakni Camila, Manager Sony dan Kepala Zein. Mereka semua ternyata telah lebih dulu datang atas permintaan chyntia pagi itu "Duduklah tom" suruh chyntia sambil mengarahkan ke kursi yang masih kosong.
Manager Sony yang sejak tadi bersikap tenang langsung merasa tidak nyaman karena kehadiran tommy di ruangan tersebut, sebenarnya ia masih belum tau kalau tommy sebenarnya telah di angkat oleh chyntia menjadi wakil direktur karena kemarin ia telah meninggalkan tempat lebih dahulu saat perbaikan mesin oleh tommy dan melewatkan pengumuman mengejutkan dari chyntia soal tommy.
"Direktur kenapa orang ini bisa berada di sini" protes sony yang merasa tommy tidak pantas untuk berkumpul di antara mereka. Tommy yang mendengar kata sony tadi hanya bisa tersenyum kecil dan memikirkan untuk membalas ucapan sony yang sombong tadi "Kenapa tidak boleh?" tanya tommy kepada sony dengan wajah seakan akan bertanya heran.
Sony yang benar-benar ingin membalas perlakuan tommy kemarin langsung membalas ucapan tommy merendahkannya kepada chyntia dan mencoba mempengaruhi semua orang yang hadir agar bisa ikut mengusir tommy dari sana. Namun hal aneh yang sony rasakan justru mereka semua tidak ada yang menganggap ucapannya serius dan bahkan tertawa melihat kelakuan sony "Kenapa kalian malah tertawa" tanya sony ketus kepada semua orang.
"Manager sony dengarlah dulu aku memang sengaja memanggil tommy karena memang ia harus ada di sini untuk membahas masalah pabrik kita" ucap chyntia kepadanya dan malah membuat sony makin tidak mengerti apa hubungannya anak baru ini dengan masalah pabrik. bukankah dengan kehadiran mereka saja sudah cukup tanpa kedatangan tommy di sana.
Belum sempat sony membalas kata-kata chyntia ia segera di potong oleh ucapan camila yang membuatnya menjadi tidak percaya "Oh iya manager son, kamu belum tahu ya kalau tommy sekarang menjadi wakil direktur kita yang baru loh" ucap camila tersenyum sambil menunggu respon apa yang akan sony perlihatkan kali ini. Mendengar kata-kata wakil direktur maka ia berfikir status manager pasti di bawah direktur dan kali ini ada wakil direktur yang mana statusnya pastilah masih di atas manager, beberapa saat ia pun baru tersadar dan seketika merasakan hal yang seperti di dunia mimpi saja kalau ia akan menjadi bawahan tommy nanti.
Tentu saja ia tidak menerima keputusan tersebut dan menentang keputusan yang sudah di ambil chyntia karena ia merasa tommy baru anak kemarin yang bahkan melakukan kontribusi kecil sepeserpun saja masih belum tiba-tiba saja ia menjadi wakil direktur. Tentu saja hal tersebut hanyalah dari sudut pandang sony dan dari perhitungan pemasukan uang penjualan dari tommy yang merupakan divisi pemasaran.
Namun chyntia rupanya sudah memantapkan pilihannya dan tidak akan merubah keputusannya tersebut bahkan seluruh karyawan pabrik saja mendukung tanpa terkecuali saat ia mengumumkannya di depan mereka kemarin. Chyntia pun menjelaskan bahwa apa yang di lakukan oleh tommy sendiri kemarin sudah melakukan bantuan yang sangat besar karena tanpa mengeluarkan uang puluhan juta dolar saja ia sudah bisa memperbaiki mesin tersebut kembali, hal itulah yang menjadi pertimbangan dari chyntia dan jika di perhitungkan uang yang di selamatkan oleh tommy sendiri sudah hampir sama dengan uang penghasilan mereka selama setengah bulan jika memang harus memanggil tim ahli perbaikan. Ia pun masih bisa menjadi aset berharga kedepannya jika mesin-mesin tersebut mengalami kendala di kemudian hari.
Apapun alasan chyntia sepertinya masih tidak akan bisa mengubah pandangan dari sony karena memang dasarnya ia menolak adalah soal gengsi atas nama dirinya yang sudah lama menjadi pegawai di sana. jika memang ada jabatan tersebut dari dulu maka seharusnya ialah yang lebih pantas mendudukinya "Aku tidak mau tahu jika ia masih menjabat posisi tersebut maka jangan salahkan aku kalau aku akan pergi dari pabrik ini" ancamnya kepada chyntia
Sony seakan tidak percaya dengan kata tommy tadi yang berani mengancamnya, ia berfikir tanpa dirinya mau menjual kemana susu produksi pabrik ini pikirnya "Kau...!! memangnya tanpa aku bisa apa pabrik ini menjual susu" katanya sombong.
"Tenanglah kami masih bisa menjual susu tanpa adanya dirimu" kata tommy yang semakin membuat sony marah dan tidak sabar "Baiklah mulai hari ini aku keluar, kita lihat seperti apa nasib pabrik ini tanpa diriku" timpalnya dengan rasa marah dan menantang mereka untuk membuktikan diri kalau tanpa dirinya pabrik ini akan bangkrut.
Seketika itu sony langsung berdiri dan keluar dari kantor sambil menutup pintu dengan keras sehingga semua staff di dekatnya melihat sedikit ketakutan. Chyntia sebenarnya mendukung keputusan tommy namun ia juga khawatir soal penjualan susu produksinya. karena selama ini memang sony lah yang selalu menjadi ujung tombak dan pemegang kepercayaan para pelanggannya. "Tommy apa kamu punya rencana untuk menjual susu yang di produksi" tanya chyntia khawatir. Tentu saja tanpa kehadiran sony yang sudah dekat dengan para pelanggan pasti akan membawa efek yang luar biasa untuk penjualan kedepan bahkan khawatir lagi jika sony punya niat jelek dan ingin membalas perlakuan yang ia dapat lagi malah bisa mengambil alih pelanggan setia mereka.
Tommy sadar dengan resiko yang ada dan mencoba mencarikan solusi agar pabrik tersebut tidak kacau karena kehilanggan sony, ia pun berkata kepada chyntia dan orang yang ada disana untuk sementara ini bagian pemasaran akan ia pegang dulu sambil menanti ada penggantinya nanti. Ia akan bertanggung jawab untuk mencari pelanggan baru agar produksi tetap bisa berlanjut. Setelah semua sepakat maka mereka kembali ke tempat mereka bekerja masing-masing namun tidak dengan tommy yang masih tinggal disana karena chyntia menahannya untuk tidak kembali dulu.
"Direktur ada perlu apa kamu menahanku" Tanya tommy penasaran.
Saat itu chyntia memang ada perlu yang harus ia bahas dengan tommy soal masalah dulu yang pernah ia alami saat pertama kali bertemu dan marah kepadanya karena soal mobil yang ia tendang waktu itu, tommy yang awalnya sudah mencoba melupakan hal tersebut malah di ingatkan dan menjadi was-was. apakah kali ini chyntia akan balas dendam lagi atau malah akan menyiksanya lebih kejam, Membayangkan hal terakhir permintaan chyntia yang belum di ucapkan dulu membuat hati tommy benar-benar takut jika ia meminta hal yang mustahil baginya.
Chyntia yang merasa sudah sangat terbantu oleh tommy sebenarnya sudah tidak mempermasalahkan kejadian dulu dan memaafkannya kali ini. Ia pun berkata kepada tommy kalau tidak akan mengungkitnya lagi namun untuk permintaan terakhir ia masih tetap berlakukan. Mendengar kata chyntia sebenarnya hati tommy sudah agak tenang namun mulai gelisah lagi karena chyntia masih meminta permintaan satu lagi "Permintaan terakhir seperti apa yang direktur minta" tanya tommy peasaran.
Sedikit malu dan mulai ragu akhirnya chyntia memberanikan diri mengatakan jika ia meminta tommy untuk datang bersamanya ke rumah untuk berpura-pura menjadi pasangannya karena ayah dan ibunya semakin hari semakin menekan untuk segera menikah. Mendengar permintaan tadi tommy sedikit kaget dan bertanya memastikan apa yang ia ucapkan benar-benar serius "Apa kau serius?" tanya tommy
"Tentu saja, aku sudah tidak tahan dengan ocehan orang tua q. aku hanya ingin memperkenalkanmu kepada mereka dan setelahnya aku bisa tenang" ucap chyntia yakin.
Terakhir sebelum ia menyuruh tommy kembali bekerja ia mengingatkan lagi kepada tommy kalau ini hanya sandiwara dan jangan berharap lebih kepadanya "ingat ini hanya bohongan jangan memikirkan yang aneh-aneh" kata chyntia dengan nada mengancam.
Tentu saja tommy paham maksud chyntia tadi dan keluar ruangan dengan tersenyum sambil mengangkat tangan dengan tanda "OK" menandakan ia paham maksud dari chyntia, namun dalam hati tommy ini merupakan kesempatan agar bisa mengerjai chyntia kedepannya.