My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Mulai Muncul Masalah



Jam 07 pagi adalah jam dimana kantor pusat keamanan negara mulai ramai di datangi para anggota dan staff keamanan. Kepala Chen tidak pernah terlambat jika soal jam kerja dan selalu tepat waktu.


"Pagi Komandan" sapa penjaga gerbang dengan sigap begitu mengetahui kedatangan komandan mereka dan di balas anggukan pelan kepala chen kepada mereka.


Hari ini ada yang berbeda dengan penampilan kepala chen soal rambut ia memutuskan untuk memotong habis semua rambutnya akibat kelakuan Tommy kemarin yang hampir membunuhnya dengan alat canggih ciptaannya sendiri.


Pagi itu kepala chen langsung menuju ruang kerjanya karena ada hal yang harus ia kerjakan setiap pagi yakni pengecekan misi-misi yang di lakukan oleh agen mereka. begitu ia membuka pintu kantor ia di kejutkan oleh sesosok lelaki yang tidur nyenyak dengan nyenyak di atas sofa ruangannya.


Melihat Tommy yang tidur di ruangannya tanpa izin kepala chen pun bergegas mengambil air gelas dan menyiram ke wajah Tommy, seketika Tommy pun terbangun dan marah karena ada orang yang berani menyiramnya saat ia tidur.


"Siapa itu beraninya menyiramku dengan air. mau cari mati haa...?" ujar Tommy marah tanpa melihat kalau Kepala Chen lah yang menyiramnya tadi


"Siapa yang mau kamu bunuh ha..!!! coba ulangi kata katamu tadi" Kata kepala chen menantang.


Melihat Kepala chen yang ada di hadapannya seketika Tommy pun tersadar kalau ini sudah pagi dan saatnya bangun "Ah..!!!Kepala Chen.. maaf aku tidak tau itu kamu, aku pikir penjahat liar yang usil kepada ku"Jawab Tommy memelas.


Kepala Chen sebenarnya tidak masalah dengan hal ini tapi ada sesuatu yang ia belum mengerti kenapa Tommy bisa tidur di dalam kantor dan tidak pergi pulang ke apartemennya "Tommy.! kenapa kamu tidur di sini" Tanya Kepala Chen penasaran.


Tommy pun menceritakan semua kejadian yang ia alami semalam dan menjelaskan dengan detail kepada kepala chen bahwa sungguh kebetulan sekali kalau Chyntia yang sedang menjadi kliennya kali ini tinggal seatap dalam satu apartemen dan satu lantai pula dengan apartemen Tommy.


Mendengar penjelasan Tommy akhirnya Kepala Chen pun memahami situasinya dan malah terlihat senang karena secara tidak langsung itu dapat mempermudahTommy untuk mengawasi kliennya tersebut.


Tommy sebenarnya tidak ada masalah tapi yang membuat ia bingung bagaimana cara menjelaskan kepada Chyntia jika ia ketahuan tinggal di sana saat ini "Kepala Chen bukankah akan semakin rumit kalau ia mengetahui dimana aku tinggal..?" ujar tommy


"Aku ini sekarang adalah seorang sales biasa mana mungkin bisa tinggal di apartemen mewah sekelas Sky Tower" Kata tommy menjelaskan


Mendengar perkataan Tommy dengan santai Kepala Chen berkata "Itu urusanmu kau adalah agen terbaik masalah wanita saja kamu tidak bisa"


"Baiklah aku akan berusaha sebaik mungkin" jawab tommy dan berniat untuk segera pamit karena jam kerja pabrik sudah hampir tiba


Sebelum tommy keluar ia masih sempat menoleh lagi ke arah kepala chen dan berkata "Kepala Chen mobil yang kamu berikan apa tidak ada yang lain..? mabil tua seperti itu bagaimana bisa membantuku menyelesaikan masalah di kemudian hari?" kata tommy memohon


Kepala Chen dengan jabatan tinggi di bagian keamanan bukanlah hal yang sulit jika hanya menemukan mobil yang lain tapi ia memang sengaja membuat tommy sedikit berusaha karena ia ingin melihat usaha tommy kali ini sedikit berbeda "Sudah pakailah itu sangat cocok untuk misi kali ini" ucap kepala chen


Tommy yang sedikit masih tidak puas hanya bisa menghela nafas dan segera berlalu tanpa berkata apa-apa lagi, ia segera pergi mandi dan berganti baju untuk segera berangkat pergi kerja ke pabrik Go Fresh Milk Ltd. untunya ia selalu menyiapkan pakaian ganti di ruang kerjanya karena sering ia tidak bisa pulang karena jam sibuknya menjadi agen nasional.


Saat Tommy sampai di area parkir ia segera menyalakan mobil butut kerjanya dan memanasi mesin agar tidak ada masalah di jalan nanti, setelah semua siap ia segera menancap gas keluar area gedung dan melaju ke arah pinggiran kota tempat pabrik berada.


Jam 07.30 terpampang di jam tangan canggihnya menunjukkan masih ada waktu 30 menit lagi untuk waktu mulai bekerja. Sepintas ia memandang lagi tulisan Distrik Gomey tempat para sampah masyarakat berkumpul dan sesaat melihat sebuah mobil yang ia kenal berhenti di pinggir jalan. terlihat sesosok wanita yang tak lain adalah Chyntia yang sedang di kepung oleh beberapa pria berpenampilan preman sekitar 8 orang di sana..


"Direktur ada masalah apa" Kata tommy yang tiba-tiba muncul di arah samping para preman


Melihat kedatangan tommy wajah chyntia yang begitu panik akhirnya bercerita tentang masalah yang sedang terjadi saat itu. mendengar cerita Chyntia yang barusan mobil BMW milik nya tadi sedang kempes ban dan karena ia tidak bisa mengganti ban mobilnya sendiri ia meminta tolong kepada salah satu pria membantunya dan ternyata tidak disangka pria tadi meminta imbalan yang begitu besar dan tidak masuk akal.


Karena Chyntia sendiri tidak membawa uang cash terlalu banyak akhirnya pria tersebut memanggil temannya yang berjumlah 7 orang dan berkumpul meminta chyntia untuk menemani mereka bernyanyi di dalam Distrik Gomey tak jauh dari mereka berada saat ini.


"Hai kamu siapa datang tiba-tiba" Kata salah satu preman kepada tommy


Tommy yang mengetahui masalah ini tidak sederhana mencoba membujuk para preman untuk tenang dan berunding dengan mereka "Kawan masalah ini sudahlah kita lupakan saja.! aku akan memberi uang kepada kalian tapi aku hanya ada 100$ saja saat ini" kata tommy sambil mengeluarkan uang dari sakunya menemukan uang lembaran berjumlah 100$


Melihat uang yang di berikan tommy salah seorang preman langsung mengambilnya dan tertawa senang"Malam ini kita bisa pesta dan menyewa beberapa pelacur untuk memuaskan kita hahahaha" katanya bahagia


Sejenak Tommy melangakah mendekat ke arah chyntia dan mengajaknya segera meninggalkan area tersebut "Direktur ayo kita pergi" kata tommy pelan segera mengajak Chyntia pergi


Sebelum mereka melangkah lagi tiba-tiba seorang preman sudah menghalangi langkah mereka menuju mobil "Hai kawan siapa suruh kamu bisa membawa wanita ini pergi. uangmu tadi hanya bisa mengganti rasa kesal kami saja tapi tidak dengan waktu kami yang terbuang sia-sia" katanya mencoba memainkan tommy


Melihat gelagat mereka tommy pun sudah menebak kalau hal ini akan terjadi "Kawan bukankah uang tadi sudah cukup untuk bersenang-senang seharian" bujuk tommy kepada para preman tersebut


"Ya benar, tapi akan lebih menyenangkan kalau wanita ini dapat menemani kami di dalam hahahahha...!!!" ujar mereka.


Dengan sedikit kesal akan kedatangan tommy yang merusak suasana salah satu pria berotot akhirnya mengambil inisiatif menyeret tommy menjauh dan menyuruhnya pergi "Pergilah" kata pria tersebut


Belum sempat pria itu mampu menyeret tommy, akhirnya tommy mengambil tindakan kalau hal ini harus di selesaikan dengan kekuatan. Tommy memengang tangan pria tersebut yang berada di pundak kirinya dengan cepat langsung memelintir di ikuti gerakan karate menendang perut pria tersebut sampai tersungkur di tanah kesakita.


Melihat hal itu pria yang lain pun berteriak kepada rekannya "Hajar dia,... benar-benar cari mati" dalam sekejap 7 preman yang lain pun maju bersamaan mengeroyok tommy seorang diri.


Walaupun chyntia sangat panik karena melihat ini tapi itu tidaklah berpengaruh kepada tommy yang malah terlihat santai dan seketika tommy mengeluarkan jurus-jurus bertarungnya yang menbuat para preman tersebut mati kutu menerima tendangan dan pukulan dari tommy, tak sampai satu menit preman-preman itu langsung terjatuh semuanya meringis kesakitan.


Chyntia yang melihat kemampuan bertarung tommy merasa kalau ada yang lain dari sisi tommy yang tidak ia ketahui dan merasa kagum akan kemampuan tadi."apa kamu tidak apa?"tanya chyntia


Tommy yang sedang membenarkan kemejanya yang rusuh merasa ini bukanlah hal yang terlalu besar untuk membereskan para sampah masyarakat apalagi mereka yang tidak bisa bertarung hanya mengandalkan wajah seram mereka saja. "Tidak apa-apa" jawab tommy


Melihat kondisi yang tidak terlalu baik dengan segera mengajak chyntia untuk segera meninggalkan tempat tersebut takut masalah menjadi semakin besar. chyntia pun segera menyetujui ajakan tommy dan segera menaiki mobil BMW series nya meninggalkan area Distrik Gomey tersebut.


Setelah melihat chyntia sudah pergi tommy mencoba menelephone kepolisian setempat dan menyetahkan masalah itu kepada pihak berwajib dan seketika langsung meninggalkan area tersebut mengikuti mobil chyntia ke arah pabrik tempat mereka bekerja.


Dalam perjalanan tommy masih memikirkan hal tersebut apakah kejadian itu sedikit kebetulan dengan masalah kasus kali ini atau hanya memang kebetulan belaka. karena lokasi bocor ban milik chyntia tepat berada di samping gang dekat pusat gerakan Dragon Tail berada. tak ingin terlalu pusing tommy akhirnya melanjutkan menyetir mobil dan sampai di depan gerbang pabrik.