My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Kado Yang Unik



Sebenarnya chyntia ingin bertanya soal mobil yang tommy bawa sekarang namun ia mengurungkan niatnya dan akan bertanya nanti jika sudah ada waktu santai, Dengan bantuan tommy yang membukakan pintu mobilnya, chyntia langsung masuk ke dalam kursi penumpang dan duduk dengan nyaman di dalamnya. segera tommy menuju ke sisi lain dan menuju kursi pengemudi di sisi sebelahnya. Ia pun segera menyalakan mesin mobil dan melaju keluar area parkir pabrik menuju jalan utama kota yang tidak terlalu padat saat itu.


Tommy sedang memegang kemudi mobil dan di sampingnya duduk seorang wanita yang tak lain adalah chyntia. mereka sedang menuju sebuah pusat perbelanjaan di tengah kota Golden Bay dekat central park bernama "The Memory Shop". tempat dimana semua kebutuhan kado dan hadiah tersedia lengkap di sana. Tommy langsung memarkirkan mobil di tempat yang nyaman dan kemudian membukakan pintu untuk chyntia. Mereka tanpa membuang waktu langsung masuk ke dalam toko yang tampak sangat besar dari luar.


Saat berada di dalam tommy serasa sedikit takjub dengan koleksi yang di miliki oleh toko tersebut bahkan barang terkecil pun mereka punya. Saat di dalam tommy baru ingat jika ia tidak tahu barang apa yang charles suka hingga ia sejenak terlihat bingung.


Chyntia yang mengetahui gelagat tommy langsung bertanya "Apa yang kamu pikirkan?" tanya chyntia kepada tommy sambil memandang lurus ke arahnya.


"Aku lupa, tidak tahu barang apa yang ayahmu suka. aku tidak ingin salah membeli barang apalagi ini pertama kalinya aku datang" jawab tommy menjelaskan tentang permasalahannya.


Setelah mendengar perkataan tommy, dengan cepat chyntia menarik tangan tommy untuk mengikutinya dan langsung menuju ke lantai 2, di sana terdapat berbagai macam barang yang lebih lengkap dan mereka menuju ke tempat di mana terdapat koleksi papan catur yang berbagai macam dan bentuk "Ayahku suka bermain catur, ia akan selalu menantang semua orang jika sudah di depan papan permainan" kata chyntia menjelaskan.


Dalam hati tommy ia baru mengetahui jika charles ternyata penggila permainan ini, ia pun dengan cermat memilih papan catur yang cocok untuk charles. dengan seksama ia memilih salah satu papan yang dangat elegan. Terbuat dari kayu berkualitas dan di pinggiran papan terpasang ukiran naga yang mengelilingi papan permainan dan di lapisi dengan warna emas sehingga terlihat sangat mewah. "Ini saja, sepertinya bagus" kata tommy memutuskan barang yang akan ia beli.


"Pilihan yang bagus, tak aku sangka kamu pandai memilih barang mewah" kata chyntia sedikit memuji tanpa tahu latar belakang tommy yang sebenarnya ia sudah terbiasa dengan barang mewah.


Hanya tersenyum kecil yang dapat tommy lakukan mendengar ucapan chyntia tadi, mereka pun akhirnya menuju kasir dan sekaligus meminta sang kasir membungkuskan kado tersebut serapu mungkin.


Awalnya chyntia ingin membayar semua tagihan yang tommy tanggung tapi dengan cepat tommy segera menolak. karena tidak pantas sebuah kado yang di berikan untuk seseorang berasal dari pemberian orang lain kecuali dirinya.


Setelah mereka selesai membayar semua tagihan, mereka langsung keluar dan masuk ke dalam mobil kembali, sesaat sebelum meninggalkan tempat, tommy bertanya kepada chyntia lagi "Apa ayahmu suka minum minuman keras?" tanya tommy


Sedikit kaget raut wajah chyntia mendengar pertanyaan tommy tadi dan berfikir kenapa tommy bertanya seperti itu "Kenapa? apa kamy takut jika nanti ayahku mengajakmu minum?" tanya chyntia penasaran.


"Bukan begitu, biasanya orang yang suka bermain catur akan tidak lepas dari arak dan sejenisnya" kata tommy mencoba menutupi maksud tujuan aslinya yang sebenarnya ia ingin membeli sebuah arak untuk charles, karena takut ketahuan chyntia dan malah akan menjadi rumit jika hal itu terungkap sekarang.


Chyntia nampak tidak menyadari maksud tommy tadi dan hanya menganguk menandakan jika memang ayahnya suka minum dan bahkan sering mabuk kalau sudah minum "Yah. ayahku memang peminum hebat, siapapun akan kalah jika sudah bertanding dengannya"


"Baiklah aku paham, aku akan mempersiapkan diri jika nanti akan bertanding dengannya" kata tommy sedikit tersenyum.


Tommy hanya tersenyum tapi tidak membalas ucapan chyntia, ia menyalakan mesin mobil dan mengemudikannya melaju kembali ke arah pabrik tempat mereka bekerja karena jam makan siang harusnya sudah selesai.


Tak butuh waktu lama akhirnya mereka telah sampai di pabrik Go Fresh Milk dan segera memarkirkan mobil ke tempat yang tersedia.


Keduanya kembali ke ruangan masing-masing dan melanjutkan pekerjaan yang telah menunggu mereka. selang satu jam dari jam makan siang terdengar HP tommy yang berdering menandakan seseorang telah menghubunginya, dengan segera tommy mengangkat HP miliknya karena terlihat nama Kepala Chen yang ada di seberang telephon saat itu "Hallo" sapa tommy.


"Tommy, segeralah ke kantor aku ada hal penting yang ingin di sampaikan" kata kepala chen singkat


"Tut tut tut tut" terdengar nada sambung menandakan sambungan telah terputus, melihat ucapan kepala chen tadi sepertinya memang sedang terjadi hal yang penting. tanpa berfikir lagi tommy langsung meringkas barang barang kerjanya dan segera menuju pintu keluar kantor.


Dalam perjalanan ke arah pintu ternyata andy melihat gelagat managernya tersebut dan langsung bertanya "Manager, ada hal penting kah?" tanya andy ke arah tomny yang terlihat buru-buru.


Tommy yang awalnya buru buru ingin keluar akhirnya menghentikan langkah kakinya sejenak dan menoleh ke arah andy "Oh. andy, aku ada urusan ke departemen keamanan, ada hal yang perlu di bahas," kata tommy mencoba berbohong sebaik mungkin agar tidak terlalu terlihat mencolok.


Mendengar kata departemen keamanan pikiran andy langsung menghubungkan jika hal ini ada hubungannya denga kontrak kerja yang sedang mereka lakukan "Apa aku perlu temani, aku sedang kosong sekarang" kata andy menawarkan bantuan.


Tentu saja tommy paham maksud andy yang ingin menjadi pendamping tommy dan berfikir jika masalah kali ini adalah soal kontrak kerja, namun tentu saja ini bukan soal tersebut maka dengan cepat tommy langsung menolak "Kamu di sini saja, aku perlu orang yang bisa menggantikan posisi ku saat tidak ada" kata tommy.


Sebenarnya andy sedikit kecewa namun mendengar kata tommy barusan, ia berfikir jika dirinya orang yang hebat sampai di percaya oleh managernya untuk menggantikan tanggung jawab besar "Baiklah, Manager tidak usah khawatir, kamu bisa mengandalkanku" kata andy sambil menepuk dada seolah ia seorang pahlawan.


Dengan cepat tommy menuju parkir dan segera mengendarai mobilnya menuju ke arah kantor pusat, ia tak lupa memberi tahu chyntia jika ia pergi ke departemen keamanan untuk membicarakan bisnis penjualan dengan mereka dan berjanji akan datang di waktu yang tepat saat ulang tahun charles nanti.


Tentu saja karena keperluan perusahaan, chyntia tidak mempermasalahkan apa yang tommy lakukan dan hanya mengingatkan jika tidak boleh terlambat saat acara nanti.


Setelah semua urusan perusahaan beres, akhirnya tommy sedikit lega meninggalkan pabrik tersebut, dalam hati ia sedikit merasa aneh tentang apa yang ia lakukan sekarang, awalnya ia hanya di tugaskan menjadi agen untuk tugas, tapi lama kelamaan sepertinya tommy mulai menikmati peran lain di kehidupannya, namun untuk saat ini di pikiran tommy hanya berusaha agar misi yang ia jalankan berhasil dengan baik demi menggantikan kegagalan yang menimpanya saat operasi di pelabuhan tempo hari.