My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Aksi Seorang Aktor



Hari itu tommy bangun pagi sekali bahkan cahaya sinar di timur masih tidak terlihat menandakan waktu bangun bagi orang normal belum tiba, namun tommy berinisiatif untuk terlebih dahulu pergi ke kantor pusat untuk menyelesaikan beberapa urusan yang menghambatnya.


Dengan mengendarai mobil kesayangannya ia segera meluncur di jalanan kota golden bay yang masih sepi dan memacu kendaraan dengan kencang seakan jalanan adalah lintasan balap yang sesuai bagi mobilnya, Sesampai di kantor pusat ia segera menemui kepala chen yang hari itu masih saja belum bisa pulang karena urusannya masih belum tuntas.


Tommy menaruh hormat kepada atasannya tersebut dengan di barengi gerakan tangan menunjukkan posisi hormat khas tentara dan bersikap tegap "Lapor kepala, hari ini ada hal yang perlu aku bahas sebelum aku pergi ke jepang dan baru kembali lusa"


"duduklah" perintah kepala chen kepda tommy dan langsung saja ia mengambil kursi di depan meja kerja kemudian langsung duduk.


Dengan wajah yang lelah kepala chen berharap tommy tidak meminta hal yang aneh-aneh kepadanya lagi karena ia saat ini sedang fokus menangani misi yang lain " Apa yang kamu perlukan" tanya kepala chen


Dengan sedikit menghela nafas akhirnya tommy mengutarakan maksud dan tujuannya yang menginginkan untuk mengirimkan seseorang pengganti ke dalam pabrik selama ia tidak ada di sana untuk mengawasi "Aku takut ada hal yang tidak di inginkan selama aku tidak ada" kata tommy cemas, mendengar permintaan tommy kepala chen pun langsung setuju dan langsung memerintahkan agen lain untuk menyamar ke sana untuk mengawasi.


Setelah menyetujuinya kepala chen pun bertanya apa ada hal lain "Apakah cuma itu saja" tanya kepala chen


Sepertinya tommy tidak memiliki permintaan lain dan hanya meiminta untuk mendapatkan kabar jika ada sesuatu yang aneh selama ia tinggal, ia pun segera pamit untuk menuju bandara tempat mereka akan berkumpul "Kepala chen soal pesawat bagaimana?" tanya tommy sebelum pergi


Kepala chen pun berkata jika semua sudah ia atur mulai dari pesawat jam penerbangan dan juga pramugari yang akan menemaninya nanti "Pergilah ke Golden Bay Airport tepatnya di hanggar 12" katanya singkat


Tanpa menunggu lama lagi tommy pun pamit dan segera menuju bandara yang terletak di luar kota golden bay tepatnya sisi barat setelah melewati perumahan mewah tempat keluarga rey tinggal.


Di sisi lain Kevin yang sejak pagi sudah datang ke rumah charles untuk menjemput chyntia bersama orang tuanya untuk berangkat bersama menuju bandara dengan satu mobil miliknya, kevin memang sengaja menjemput mereka agar ia dapat mencuri perhatian kepada mereka betapa baiknya ia saat itu, tentu saja bagi charles dan sandra ia terlihat begitu sigap sebagai seorang lelaki namun tidak bagi chyntia yang hanya menganggap hal tersebut biasa saja.


Mereka akhirnya berangkat dan segera menuju bandara yang dekat dengan mereka "Chyntia mana tommy kenapa belum mengabari" tanya charles kepada chyntia yang mengetahui jika tommy masih belum juga muncul bahkan mengabarinya.


"Paman aku harap ia tidak lupa dengan janjinya" kata kevin tertawa.


Sesaat chyntia merasa khawatir karena ia sendiri tidak mengetahui dimana tommy berada dan bahkan takut jika tommy melarikan diri "Tenanglah sebentar lagi ia pasti akan mengabari kita" kata chyntia menenengkan mereka semua yang ada di mobil.


Sesaat mereka menuju arah bandara di saat itu melintas sebuah mobil mewah sport ferary merah yang posisinya tertutup rapat dan tidak akan ada orang luar yang bisa melihat siapa yang sedang memegang kemudi. Mobil tersebut menyalip dengan elegan dan di sertai suara knalpot khas mobik sport mahal yang membuat semua orang melihat langsung berdecak kagum. tentu saja itu adalah mobik tommy yang sedang terburu-buru agar sampai di bandara terlebih dahulu.


"Paman mobil itu mewah sekali, rasanya aku harus membelinya" kata kevin menyombongkan diri


"Mobil yang gagah" kata charles yang juga merasa kagum


Sejak tadi chyntia hanya bisa melamun dan tidak fokus karena ia masih berharap cemas dengan keberadaan tommy yang masih belum memberi kabar. tiba-tiba HP nya berdering dan muncul nama tommy di layar, segera ia mengangkatnya "Haloo tommy, kamu di mana?" tanya chyntia


Tommy pun menjelaskan jika ia sedang mengurus keperluan untuk berangkat nanti dan menyuruh mereka menuju hanggar 12 yang berada di posisi paling ujung landasan pesawat, ia pun mengirimkan foto tanda masuk kepada chyntia agar mereka dapat masuk langsung dengan mobil menuju hanggar.


Sepintas chyntia bertanya dalam hati dari mana tommy bisa mendapatkan izin tersebut, namun ia hanya menyuruh kevin mengikuti apa yang tommy bicarakan di telephone tadi.


Setibanya di gerbang pintu khusus mereka menunjukkan foto yang di kirimkan tommy kepada petugas dan langsung mempersilahkan mereka masuk, hal ini malah membuat hati chyntia bertanya lebih kuat apa yang sebenarnya telah tommy rencanakan, ia semakin bingung dan tidak dapat menebak.


Kevin pun merasa bertanya apa memang tommy adalah seorang pilot, tapi ia masih curiga dan tidak percaya


Charles dan sandra sudah tidak ada pikiran lain kecuali kalau ia sebentar lagi akan terbang ke jepang dan begitu kegirangan.


Sampai di ujung landasan terlihat sebuah bangunan bertuliskan angka 12 di atasnya yang menandakan itu adalah hanggar nomer 12 yang di maksud. Mereka pun langsung turun dan di sambut oleh seorang pramugari dengan ramah.


"Silahkan nyonya chyntia dan keluarga" kata pramugari tersebut sambil mengarahkan mereka ke dalam ruang tunggu yang sangat mewah dan di dalamnya sudah tersedia beberapa makanan mewah pula beserta wyne dan juga anggur. mereka benar-benar menikmati fasiitas kelas atas tersebut dengan penuh semangat.


Pramugari tersebut tersenyum dan sedikit berfikir jika yang di maksud adalah pilotnya nanti "Maksud tuan Captain Tommy?"


Dengan sekejap kalimat tadi mengagetkan mereka semua yang ada di sana tidak menyangka kalau tommy akan di panggil captain oleh pramugari tersebut yang menandakan kalau tommy memanglah pilot "Ya maksud ku tadi captain tommy" sambung kevin


Pramugari tersebut menjelaskan kalau sebentar lagi ia akan datang karena sedang mengurus surat izin penerbangan di bandara pusat dekat hanggar 1 berada. Chyntia merasa jika tommy benar-benar seorang aktor profesional melihat sandiwara yang ia buat kali ini benar-benar sempurna.


"Tuan-tuan sudah waktunya mari masuk pesawat sambil menunggu cpt. Tommy datang. aku yakin sebentar lagi ia akan tiba" kata pramugari tersebut sambil mengantarkan mereka menuju pesawat yang sedang terparkir di tenggah hanggar.


Terdapat sebuah pesawat jet mewah bertuliskan Golden Sky di badan pesawat tersebut dan telah siap tangga untuk memasuki pesawatnya. Sebelum mereka sampai di pintu masuk pesawat terlihat sebuah mobil sport mewah yang menyalip mereka tadi di tengah jalan menuju ke arah mereka. Mereka sedikit bingung kenapa bisa melihat mobil tersebut berada di sini.


Dengan cepat sang pengemudi tersebut menghentikan mobilnya tepat di samping mereka dan kemudian terbuka pintu mobil secara otomatis memperlihatkan jika mobil tersebut benar-benar mahal.


Semua mata melotot ke arah orang yang sedang keluar dari sana yang tak lain adalah tommy dengan pakaian khas seorang pilot dengan papan nama di dadanya. Chyntia sendiri merasa terpukau oleh tommy yang berpakaian seperti itu dan membuatnya tidak bisa berkata lagi.


"Hallo semua, maaf aku terlambat" kata tommy


Semua yang sejak tadi kaget segera tersadar oleh ucapan tommy tersebut dan membalas ucapannya "Tommy kamu pasti sibuk mengurus izin, tidak masalah" kata charles melihat bangga jika anaknya mempunyai pacar seperti tommy.


"Hallo sayang, apa aku membuatmu menunggu" tanya tommy kepada chyntia yang membuat ia gelagapan menjawab pertanyaan tommy tadi.


"Tid.. Tidakk apa-apa" kata chyntia tersipu malau


Semua tampak bahagia kecuali kevin yang mendapati jika tommy memanglah seorang pilot dan dugaannya selama ini telah salah.


"Tommy apa kita akan naik pesawat ini?" tanya sandra berharap memang itu adalah pesawatnya.


Dengan mengangguk pelan tommy menjawab keraguan sandra "Tentu saja, paman bibi aku harap kalian tidak kecewa" kata tommy


Tentu saja pesawat sekelas itu tidaklah murah dan mereka paham jika pesawat tersebut sangat mewah dan pasti mereka akan senang "Nona antarkan mereka ke tempat duduk" kata tommy kepada pramugari yang sejak tadi memandangi mereka dan langsung mengantarkan para tamunya menuju tempat duduk yang sudah di siapkan di dalam.


Mereka satu persatu masuk namun tidak dengan chyntia yang sengaja menunggu untuk dapat bicara dengan tommy berdua " Apa kamu sudah gila membuat sandiwara sebesar ini?" kaya chyntia kesal


"Sayangku cepatlah naik, urusan yang lakn serahkan saja padaku" kata tommy


Mendengar kata sayang dari tommy chyntia langsung mengingatkan jika mereka bukan sepasang kekasih "aku bukan pacarmu" katanya kesal.


Mendengar kata chyntia tadi tommy hanya tersenyum dan ingat jika ia belum meminta hadiah darinya "kamu punya hutang kepadaku, dan hari ini aku akan menagihnya" kata tommy genit.


Chyntia yang ingat jika ia masih berhutang langsung bertanya apa yang tommy inginkan "cepat katakan"


"Selama kita berlibur kamu harus menjadi pacarku" kata tommy genit


Seakan tidak percaya dengan ucapan tommy yang berani ia lalu mengangkat kaki tanda akan menginjak lagi sepatu tommy seperti tempo hari.


Belum sempat ia melakukan aksinya tommy langsung mengingatkan kepadanya jika menolak maka sandiwaranya selama ini akan ia bongkar di hadapan mereka, Chyntia pun tidak punya pilihan lain kecuali menyetujui permintaan tommy yang keterlaluan tersebut namun di hatinya ada sedikit rasa senang yang tidak ia sadari selama ini.


Mereka pun akhirnya masuk kedalam pesawat dan menempati tempat duduk yang nyaman lengkap dengan hidangan buah yang tersedia. Sementara tommy berdiri di depan mereka memberikan kata sambutan khas seorang pilot sebelum terbang dengan sangat lancar dan membuat orang tua chyntia kagum dengannya.