My Boyfriend is a Super Agent

My Boyfriend is a Super Agent
Aneh..!Tapi Sewajarnya



Setelah semua staf dan pekerja absen untuk jam kerja mereka langsung menempati posisi bagian mereka masing-masing. Para buruh setiap pagi menerima pengiriman susu segar dari peternakan dan langsung di olah menuju mesin tanpa mengalami kontak langsung dengan tangan manusia yang selanjutnya langsung keluar berbentuk susu kemasan dalam botol.


Walaupun pabrik ini tidak terlalu kuno tapi hanya saja model mesin yang lama dan sering mengalami kerusakan yang membuat produksi dari pabrik ini terbatas hanya sampai 2 juta dalam sehari.


Pagi itu tommy sedang berada di ruangannya dan merasa bingung apa yang harus dia lakukan karena ia masih baru dan tidak ada tugas yang di berikan oleh sony managernya saat itu. Komputer juga dalam kondisi rusak dan tidak dapat melakukan aktifitas apapun.


Tommy hanya bermain HP dan membuka aplikasi game Shooting Alien kesukaannya. di saat seru-serunya terdengar suara memanggilnya dengan nada tidak nyaman. "Hai anak muda. baru bekerja tapi sudah malas-malasan malah main game" kata suara itu yang ternyata berasal dari Manager Sony.


Mendengar ucapan sony yang ketus tommy pun menjawab santai "Manager son...! apa yang harus aku lakukan? tidak ada pekerjaan jadi mau apalagi" kata tommy membela diri.


Seketika Sony pun melemparkan beberapa dokumen ke atas meja kerja tommy dan berkata "Dokumen ini salinlah kedalam bentuk file di komputer" Kata sony sambil tersenyum sinis.


Melihat tumpukan dokumen yang tebal tommy sedikit kaget dan merasa ia sedang di kerjai oleh orang didepannya "Manager apa kamu tidak lihat komputerkh saja mati bagaimana aku bisa kerjakan semuanya" Jawab tommy memprotes perintah sony


"Bukan urusanku..!! hari ini harus selesai" ucap sony tak peduli alasan tommy dan berlalu meninggalkan tempat tersebut untuk keluar ruangan.


"Sialan..!!! orang ini benar-benar membuat perhitungan denganku" hardik tommy kesal dan bergegas melihat semua dokumen yang berada di atas meja. "Ini semua pekerjaan manager seharusnya bagaimana bisa ia melemparkan pekerjaan ini kepadaku" umpat tommy kembali setelah melihat semua dokumen tersebut yang ternyata berisi laporan penjualan.


Melihat kejadian barusan Andy yang berada tidak jauh dari tommy segera menghampirinya dan bertanya penasaran "Tommy apa yang terjadi, kenapa kamu begitu kesal" tanya Andy kepada rekannya


Tommy yang merasa dirinya di permainkan hanya bisa menjawab datar kepada Andy "Lihatlah kelakuan managermu itu ia melemparkan semua pekerjaannya kepadaku kali ini, di tambah lagi komputerku rusak begini" kata Tommy masih kesal.


Andy pun berinisiatif membantu Tommy dan segera mengambil dokumen yang tommy pegang kemudian mengajak rekannya menuju ke ruang kerjanya untuk meminjamkan komputer miliknya. Tommy pun berterima kasih kepada Andy karena ia sudah membantunya kali ini dan tidak membuang waktu Tommy pun segera mengetik dan menyalin semua dokumen tersebut.


Mata Andy tidak pernah lepas dari pandangan jari tommy yang mempunyai kemampuan mengetik sangat super cepat bahkan ia sendiri kalau mengerjakan dokumen tersebut setidaknya membutuhkan waktu tiga jam baru selesai tapi tidak dengan tommy yang hanya membutuhkan 30 menit saja " Hai kawan gerakan mengetikmu sangat kuar biasa" kata Andy mengaguminya


Tommy yang seorang agen rahasia yang mana diharuskan cepat dalam memecahkan kode kode rahasia setiap saat tentulah sangat familiar dengan komputer dan mengetik seperti itu bukanlah hal yang sangat sulit "Aku dari kecil memang sudah biasa dengan komputer jadi tentulah cepat" Kata Tommy berbohong


Andy hanya bisa mengaguminya saja tanpa bertanya lebih lanjut dan di saat mereka mengobrol muncul seorang wanita cantik di depannya "Tommy kamu di panggil direktur Chyntia, cepatlah ia sudah menunggu" kata Reny lembut setelah ia menerima telephone dari chyntia dan segera memberitahu tommy


Tommy yang sedang mengobrol dengan andy sedikit heran ada perlu apa chyntia memanggilnya, apa karena masalah tadi pagi atau masalah tempo dulu. Tanpa berfikir lagi tommy langsung menuju ke ruangan chyntia yang berada di lantai atas.


"Tok Tok Tok" ketuk tommy pelan


Chyntia yang sedang mengetik hanya bicara singkat setelah mendengar ketukan dari arah pintu " Masuk"


Terlihat tommy membuka pintu dan masuk menuju ruangan "Direktur ada perlu apa mencariku?" tanya tommy penasaran


Chyntia yang mengetahui tommy telah datang seketika menghentikan pekerjaannya dan melihat ke arah tommy untuk menyuruhnya duduk "Duduklah"


Tommy yang mendengar ucapan itu hanya mengangguk dan berkata santai kepada chyntia "sudah seharusnya, bukan masalah besar juga"


"Apakah kamu jagoan? bagaimana bisa kamu begitu pandai bertarung...!!" tanya chyntia penasaran karena tadi pagi ia melihat dengan mata kepala sendiri kalau tommy sangat lihai melumpuhkan 8 preman itu dengan seketika.


Tommy berusaha mencari alasan yang tepat untuk masalah ini agar tidak di sangka yang aneh aneh oleh chyntia "Aku dari sejak SMA sudah ikut latihan karate jadi pandai beberapa jurus saja." jawab tommy berbohong.


"Ohhh...!!!begitu?" kata chyntia sedikit berfikir.. "Baiklah aku tidak akan banyak bicara lagi..! ambillah...!!!" sambil mengeluarkan uang 100$ kepada tommy karena tadi ia tahu kalau uang tommy sudah di ambil oleh preman jalanan tadi.


Tommy yang melihat uang itu sedikit merasa canggung dan ingin menolaknya tapi chyntia segera memotong perkataan tommy "Kalau kamu menolak maka gajimu bulan ini aku potong 100$" ancam chyntia


Karena mendengar ancaman itutommy dengan terpaksa menerima pemberian dari chyntia dan berkata :"kalau begitu aku tidak akan sungkan" kata tommy.


Melihat jam sudah hampir mendekati waktu istirahat maka chyntia pun berencana mengajak tommy untuk makan siang bersama tentu saja kali ini chyntia yang mentraktir tommy sebagai tanda terima kasih. sikap chyntia kali ini sedikit perlahan berubah kepada tommy yang awalnya membencinya setengah mati dan dingin menjadi sedikit humble kepadanya. hal ini tentu dapat dirasakan oleh tommy dan merasa ia telah mendapat tempat kepercayaan di hati chyntia.


Mereka keluar bersama dan berjalan ke arah kantin karyawan yang berada di lantai 2 khusus para staf kantor dan mengambil makanan yang di sediakan.


"Ambillah sesukamu aku yang bayar" kata chyntia pelan


Tommy yang melihat aneka menu masakan mulai dari ayam bakar, **** guling, asap ikan semua terasa nikmat, tanpa sungkan lagi tommy langsung mengambil beberapa nasi ikan asap kuah bening dan sayuran yang lumayan banyak.


Tommy pun memilih tempat duduk yang masih kosong dan tidak disangka chyntia pun ikut duduk di sampingnya yang membuat hal ini menjadi sedikit aneh karena tatapan para karyawan yang lain melihat ke arah mereka dengan heran. Andy pun ikut terheran bagaimana bisa tommy yang baru dua hari bekerja di sini bahkan bisa duduk dihampiri oleh direktur mereka sendiri dan teringat taruhannya dengan Tommy kemarin "Mampuslah aku uang gajiku pasti habis untuk mentraktirnya makan satu bulan" kata Andy memelas dalam hatinya.


Tommy sedikit tidak nyaman dengan suasana kantin saat itu dan mencoba memohon kepada chyntia agar ia pindah tempat duduk saja dari pada terjadi salah paham, namun hal itu tidak di izinkan oleh chyntia karena memang ia sengaja mentraktirnya untuk membayar jasa tommg tadi pagi.


Baru saja mereka mulai makan tiba-tiba terdengar suara menegur mereka dari belakang "hohohoooo lihatlah anak baru ini sungguh tidak punya malu duduk bersama sang direktur" kata sony kepada tommy dengan lantang agar semua orang yang ada di sana mendengarkan ucapannya.


"Apa ada masalah?" tanya tommy ke arah sony


"Ohh anak baru kamu sungguh tidak tahu malu bukankah tempatmu ada di kerumunan bawahan yang lain" kata sonny merendahkan tommy karena ia merasa pujaan hatinya telah di ganggu oleh orang lain dan mencoba merusak waktu saat dimana ia bisa bersama chyntia.


Mendengar kata-kata sony yang tidak ramah seketika chyntia merasa jenggah juga oleh perilaku sony yang selalu mempermasalahkan hal kecil. "Manager Son tenanglah aku yang mengajaknya kali ini bukan dia yang macam-macam" kata chyntia yang membuat semua orang mendengarnya menjadi terkejut. dari mana dan siapa sebenarnya lelaki ini sampai direktur mereka saja mengajaknya secara pribadi makan di sampingnya.


Mendengar kata chyntia tadi Andy malah merasa bahwa itu adalah tanda kekalahannya kepada tommy dan putus asa " Habislah sudah" kata Andy lemas membayangkan uang bulanannya akan benar-benar habis.


Manager Sony yang sebenarnya tidak percaya sedikit tidak berdaya dan hanya berusaha menutupi sikap canggungnya waktu itu "Ah kalau begitu maaf aki sudah salah paham" Sambil tertawa menahan malu kemudian ikut duduk di samping chyntia di sisi yang lain.


Sedikit ada rasa canggung yang terasa ke penjuru arah kantin saat itu melihat kejadian barusan bahkan beberapa karyawan ada yang berbisik sesama rekannya menunjukkan rasa penuh semangat melihat akan ada kompetisi yang seru kedepannya. "Lihatlah kali ini manager sombong itu menemui lawan yang sulit" bisik salah satu dari mereka sambil terus bergosip