
~ Flashback ~
Lanjutan pembicaraan Kwangmin dan Yesung setengah tahun yang lalu,,,
“Di dunia ini ada manusia yang diberi anugrah untuk bisa melihat dunia kita… Kau harus menemukan perempuan yang memiliki anugrah itu sebelum waktu tambahanmu habis. Wanita dan saudara kembarmu harus saling mencintai. Cinta mereka akan membuatmu hidup kembali…” tutur Yesung.
Kwangmin menahan nafas. Ia merasa cara itu sangat aneh dan menggelikan. “Cinta mereka membuatku hidup kembali??”
Yesung mengekeh, “Atau lebih tepatnya wanita itulah yang membuka pintu bagimu untuk hidup kembali. Kau akan kembali ke masa sebelum kau meninggal karna kecelakaan. Dan seperti magic, kecelakaan itu tidak akan menimpamu…”
Jantung Kwangmin berdebar-debar mendengarnya. Dia akan kembali hidup dan kembali ke masa setahun yang lalu sebelum dia kecelakaan?? Dan dia akan kembali menjadi manusia… hidup bersama dengan Youngmin..??
“Tapi…” Yesung menunjukkan senyum liciknya, “Menemukan wanita yang memiliki anugrah seperti itu tidak mudah… karna tidak banyak manusia yang memiliki indra keenam seperti itu. Bahkan ada yang menyembunyikannya hingga kita para hantu tidak menyadarinya. Apalagi…” Yesung memandang tajam pada Kwangmin, “… membuat perempuan itu dan saudara kembarmu saling mencintai. Kau kira mudah?”
Kwangmin menelan ludah.
“Itulah sebabnya Andrew tidak menyebutkan hal ini. Lagipula hal seperti itu pasti akan mengganggu keseimbangan dunia manusia.”
Kwangmin mengepalkan tangannya. “Aku… pasti akan menemukan wanita itu… dan membuat hidupku kembali menjadi manusia…………”
“HAHAHA.” Yesung terbahak keras sekali membuat Kwangmin menoleh terkejut. Bayi yang berada dalam rumah pun tiba-tiba menangis. “Itu bergantung pada keberuntunganmu. Lagipula…” Wajah Yesung langsung serius dan senyumnya semakin licik, “Membuat dirimu menjadi manusia kembali tentu saja akan memberikan pengaruh buruk pada wanita yang bersangkutan.”
Kwangmin menatap Yesung sambil mengernyit.
“Aku kan sudah bilang hal seperti itu akan mengganggu keseimbangan dunia manusia. Kau mau tau apa? Perempuan itu akan mati!”
Mata Kwangmin membesar.
“Hidupmu akan menggantikan hidupnya. Saat saudara kembarmu dan wanita itu sudah saling mencintai, maka wanita itu akan melewati 7 tahap sebelum akhirnya akan mati. Wanita itu memiliki waktu 7 minggu sampai akhirnya dia benar-benar mati…”
Kwangmin menelan ludah. “A-apa maksudmu?”
“Nyawanya menjadi nyawamu… cintanya akan menjadi cintamu… Kau dan saudara kembarmu akan kembali bahagia, namun wanita itu yang akan dikorbankan. Menyedihkan bukan? Banyak yang bilang ini hanya legenda, tapi dulu seribu tahun yang lalu ada yang bilang hal seperti ini pernah terjadi.”
“Ja-jadi maksudmu—?”
Entah kenapa Kwangmin mendadak tegang dan merinding mendengar semua ini. Wanita berkemampuan khusus itu akan mati?
“Tapi itu pun kalau saudara kembarmu memang mencintainya…” lanjut Yesung sambil memperhatikan wajah Kwangmin dengan seksama. “Semakin banyak skinship di antara mereka, semakin mempercepat tahap kematian wanita itu. Kau tau, wanita itu akan merasakan kesakitan mengerikan di tubuhnya.”
Kwangmin menunduk. Bagaimana kalau hal itu benar-benar terjadi? Wanita itu akan mati begitu saja??
“Saat wanita itu mati…” tutur Yesung lagi, “…semua ingatan mengenai dirinya akan dihapus dari dunia ini. Dan dia akan dianggap tidak pernah ada dan tidak pernah dilahirkan di dunia ini.”
Kwangmin tersenyum tipis. Itu adalah konsekuensi yang sama yang akan ia terima saat waktunya berakhir nanti sebagai malaikat penjaga Youngmin.
“Bukankah itu yang kau mau?” tukas Yesung pedas, “Demi keegoisanmu seorang manusia akan mati…”
Kwangmin menggeram. “Aku juga ingin hidup! Karna… kalau tidak, hyungku pun akan menyusulku dan menghadapi kematian. Aku harus berusaha hidup dan bersama dengan saudara kembarku!”
Yesung tersenyum tipis. “Kau benar… Lagipula kesempatan saudara kembarmu untuk mencintai wanita hanya 1 % selama kau masih menjadi malaikat penjaganya. Jadi tetap akan sangat mustahil kau bisa berhasil dan kembali menjadi manusia.”
Kwangmin menunduk. Wajahnya mengeras dan air matanya kembali mengalir. Apakah salah kalau dia ingin hidup menjadi manusia? Apakah salah kalau dia ingin selalu bersama dengan Youngmin?? Dan waktunya pun… tinggal sedikit lagi untuk bisa bersama dengan Youngmin……
“Yeah berusahalah semampu kau bisa…” ucap Yesung pada akhirnya, “Peluangmu adalah 1 %. Pertama, kau harus mencari dulu wanita yang memiliki anugrah khusus itu.” Yesung menunjukkan seringainya, “Baru-baru ini aku mendengar ada beberapa manusia yang memiliki anugrah seperti itu di kota ini…”
Kwangmin mengangkat kepalanya.
“Temukanlah salah satu dari mereka yang merupakan perempuan,, sebelum waktumu habis.”
Kwangmin menghapus air matanya dalam-dalam. Dia pasti akan menemukan wanita itu.
~ Flashback end ~
-kwangmin