
Nabila mengaduk aduk spaghetti di hadapannya. Usai melakukan dua operasi membuatnya lapar namun ketika makanan datang, seleranya hilang. Masih terngiang-ngiang ucapan Mike.
"I don't care Nabila! I just want you. Only you!"
Nabila menghela nafas panjang. Dia sendiri tidak tahu sejak kapan Mike jatuh cinta padanya sedangkan dia sendiri berusaha menutup rapat-rapat hatinya. Nabila tidak mau jatuh cinta karena tahu posisinya. Sekarang ada pria yang benar-benar menyatakan cintanya tanpa Nabila tahu sejak kapan Mike merasakan karena selama ini mereka tidak pernah akur.
Kedua orang tua Nabila tahu kondisi anaknya dan selalu mendoakan agar putri sulungnya mendapat jodoh yang menerima apa adanya.
Apakah ini jawaban doa mommy dan Daddy?
Nabila menyuap spaghetti nya.
'Lebih bahagia jika kita dicintai seseorang karena kita tahu bahwa dia benar-benar tulus perasaannya'
Nabila teringat pesan mommynya mengingat dulu daddynya yang mengejar ngejar mommynya. Niken bukanlah dari kalangan atas melainkan putri seorang petani di Solo. Namun semangat Niken membuatnya meraih beasiswa di sejak SD hingga SMA. Ketika memasuki perguruan tinggi pun, Niken lolos ke universitas negeri lewat jalur beasiswa penuh. Kecerdasan, kesederhanaan dan inner beauty yang dimiliki Niken membuat Adrian Pratomo jatuh cinta setengah mati. Nabila tersenyum mengingat cerita mommynya bagaimana daddynya menggunakan segala macam cara agar mommynya mau menerimanya.
Tapi posisi kan mom dan Daddy memiliki agama yang sama sedangkan Mike? Sudah beda agama, anak mafia pula biarpun ayahnya mau pensiun. Apa kata Daddy kalau tahu Mike anak mafia?
Nabila menghela nafas panjang sekian kalinya. Cepat-cepat dia menghabiskan makan siangnya lalu segera kembali ke ruangannya karena ada jadwal operasi lagi jam dua siang.
Ketika hendak masuk ke ruangannya, tiba-tiba Jack memanggilnya.
"Dokter Nabila". Nabila menghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya.
"Ada apa Jack?"
"Dokter diminta datang ke kamar boss besar" jawab Jack. Nabila mengangguk.
"Oke. Kita kesana".
***
Mike sudah di kamar ayahnya sejak jam 11 siang tadi. Jadwal untuk melakukan operasi masih nanti jam empat sore jadi masih banyak waktu.
Duncan sudah mengetahui keadaan Nabila dan dia bisa melihat bagaimana putranya bersungguh-sungguh mencintai gadis itu walaupun Duncan tahu Nabila tidak membalasnya.
"Alasannya tidak masuk akal Dad" keluh Mike.
"Sejak kapan kamu jatuh cinta dengan Nabila?"
"Sejak aku tidak sengaja menyerempet mobilnya" cengir Mike.
Duncan menaikkan alisnya. "Ya ampun Mike".
Flashback 3 bulan lalu
Hari ini adalah hari pertamanya Mike Cahill menjadi dokter bedah di RS Royal Infirmary dan langsung memjabat menjadi kepala divisi bedah. Sebelumnya Mike bekerja di Washington Amerika Serikat. Akibat jetlag membuatnya kesiangan dan dengan terburu-buru menyetir Range Rover nya.
Akibatnya dia menyetir tanpa memperhatikan kondisi parkiran mobil dan tiba-tiba terdengar suara...
Greeeekkk!!!
Shi****!!!
Mike merasakan mobilnya menggesrekkan sesuatu. Dilihatnya dari kaca spion, sisi kanan mobilnya telah menyerempet sebuah mobil mungil berwarna putih. Seketika Mike mengusap mukanya kasar.
Sial !!!
Mike segera membetulkan parkirannya lalu turun dari mobil untuk menghampiri si pengemudi mobil putih berjenis FIAT panda. Tak lama pengemudi FIAT pun turun. Mike terpana melihat seorang gadis berdarah Asia menatapnya seperti ingin menelannya. Untung dia bukan Titan seperti di manga Attack on Titan, bisa-bisa Mike benar-benar dimakannya.
"Heh! Mata lu dimana bambaaannggg!!!" bentak gadis itu dengan bahasa yang tidak diketahui Mike.
"Use in English lady" jawab Mike.
"Jakarta? Are you Indonesian?" tanya Mike. Pantas aku tadi tidak paham ucapannya.
Gadis itu kemudian menghampiri Mike. Aroma Jasmine lembut tercium oleh hidung Mike yang mancung.
"Kalo iya gw orang Indonesia kenapa? So what if I'm Indonesian? You Jerk, man !!! Kok bisa nyerempet mobil gw! You must pay for this !!!" bentak gadis itu dengan bahasa gado-gado.
Mike menatap gadis itu geli. Bahasanya sungguh kacau.
"Okay miss. Jangan khawatir aku akan menggantinya" senyum Mike. Biasanya perempuan akan luluh melihat senyumnya tapi tidak gadis ini, wajahnya semakin merah menahan marah.
*kita anggap aja Nabila ngomel-ngomel pakai bahasa Inggris*
"Heh Bambang! Ga usah senyum-senyum gitu, kagak mempan! Lu tuh punya mata nggak sih? Mentang-mentang mobil lu lebih Gedhe dari mobil gw yang lu anggep debu jadi seenaknya bisa nyerempet mobil gw! Brengsek lu! Pokoknya gw kagak mau tau, lu kudu ganti biaya perbaikan mobil gw!" gadis itu mengomeli Mike terus. Tanpa disadarinya, Mike semakin terpesona melihat wajah Asianya. Gadis ini semakin marah semakin cantik. "Woooiiii! Bambaaannggg!!!" bentak gadis itu setelah kesal melihat lawan bicaranya hanya senyum-senyum tidak jelas.
Mike tergagap lalu sedikit berdehem mengulurkan tangannya "Michael Cahill, bukan Bambang"
Gadis itu menaikkan sebelah alisnya yang bagus. "What?"
Mike tetap menatap gadis itu dengan tangan masih posisi mengajak kenalan "Namaku Michael Cahill, biasa dipanggil Mike bukan Bambang"
Gadis itu menerima uluran tangan Mike dan saling berjabat tangan "Nabila"
Mike tersenyum. Namanya cantik. "Maapkan saya nona Nabila" setelah mereka melepaskan jabatan tangannya "ini murni kesalahan saya dan saya akan membiayai perbaikannya bahkan kalau perlu saya menggantinya dengan yang baru."
Nabila mendengus. "Dengar tuan Cahill..."
"Mike" potong Mike.
"Whatever! Saya hanya minta anda memperbaiki mobil saya, bukan minta ganti baru. Jadi orang nggak usah belagu. Saya tidak tahu apa pekerjaan anda tapi menilik mobil anda keluaran terbaru, anda dari kalangan atas tapi bukan berarti seenaknya" tukas Nabila.
"Baiklah, saya kan hanya menawarkan kalau seandainya nona mau sekalian diganti baru." senyum Mike.
"NO! Mobil ini adalah hasil jerih payah saya selama bekerja dan saya tidak mau menggantinya. Cukup anda memperbaiki, saya sudah berterimakasih." Mike melihat gadis bernama Nabila itu benar-benar hanya ingin Mike bertanggung jawab memperbaiki. Padahal tampak gadis ini memiliki uang dilihat dari atribut branded di tubuhnya.
"Fine. Bolehkan saya minta nomor kontak nona agar mempermudah proses perbaikan mobil anda?" Mike mengeluarkan ponsel iphone-nya. Nabila menyebutkan nomor ponselnya dan tak lama suara ringtone terdengar dari tas Louis Vuitton nya. "Itu nomorku. Disimpan yaaaa nona Nabila"
Nabila mengangguk. "Anda kerja dimana tuan Cahill?" Tanyanya sambil mengambil tasnya karena dia sudah hampir terlambat dan segera mengunci mobilnya.
"Royal Infirmary" jawab Mike kalem sambil mengambil tas ransel Balenciaga nya. .
"Sebagai apa?" tanya Nabila lagi
"Dokter bedah dan ini adalah hari pertama aku kerja sudah ada kejadian seperti ini".
Nabila ternganga. "Astaga! Anda dokter baru itu?"
Mike menoleh ke Nabila. "Kenapa?"
"Tidak...tidak apa-apa." Nabila memijit pelipisnya. Sial! Dia kan kepala divisi bedah yang baru! Apes lu Nab pakai acara ngromyang tapi dia juga yang salah! "Saya duluan dokter Cahill" segera Nabila meninggalkan Mike.
"Hei!" panggil Mike namun Nabila sudah berlari menuju rumah sakit. Sudahlah yang penting sudah dapat nomor kontaknya. Mike tersenyum sendiri. Dia sangat menggemaskan dan harus menjadi milikku.
***
FIAT panda milik Nabila
Range Rover milik Mike