Just The Way You Are

Just The Way You Are
Nasib LDR



Jam sudah menunjukkan pukul delapan malam ketika Nabila dan Rita sampai di apartemen dokter cantik itu. Gurat lelah tampak di wajah keduanya namun ada rasa puas menyalurkan emosi yang terpendam di sebuah Dojo tempat Rita dulu berguru beladiri.


Nabila segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, begitu pula dengan Rita. Bik Kasih sudah menyiapkan makan malam untuk mereka bertiga.


"Rita dan bik Kasih, habis ini kalian istirahat saja. Aku juga lelah ini." ucap Nabila selesai makan malam.


"Nona Nabila besok shift pagi kan? Saya tetap mengawal nona mengingat ada tuan Bagas disana." Rita tidak mau terjadi apa-apa dengan nona mudanya ini.


"Iya Ta, bener-bener bikin bete". umpat Nabila sebal.


Rita sendiri sudah tahu ada cerita apa antara Nabila dan Bagas di masa lalu tentu saja ikutan gemas. Apalagi sesama wanita diperlakukan seperti itu. Ya, Bagas adalah kakak kelas Nabila waktu SMA. Nabila pada saat itu memang menyukai Bagas karena dia cerdas dengan fisik bagus. Mereka sempat berpacaran selama tiga bulan hingga Nabila mendapatkan vonis mengalami endometriosis sehingga harus diangkat rahimnya yang mengakibatkan Nabila tidak bisa memiliki anak. Mengetahui kondisi Nabila seperti itu, Bagas malah meninggalkan dirinya dan menyebarkan berita di sekolah dia mandul.


Tentu saja Nabila sakit hati mendengar kabar tentang dirinya disebarluaskan oleh seseorang yang dianggapnya sebagai orang yang dikasihinya. Semenjak itu, Nabila bertekad untuk membuktikan bahwa kekurangan dirinya bisa ditutupi oleh kelebihannya yaitu kepintarannya. Nabila berhasil mendapatkan beasiswa full fakultas kedokteran di sebuah universitas ternama di Amerika Serikat. Kedua orangtuanya sangat bangga atas prestasi putrinya walaupun sebenarnya mereka sendiri tidak ada masalah di finansial untuk membiayai pendidikan anak-anaknya.


Dan sekarang si biang kerok muncul tepat dimana Nabila hendak memulai pekerjaan baru. Memang bukan salah Oom dan tantenya kalau tidak mengetahui siapa Bagas, karena mereka menilai dari kinerjanya.


Suara video call membuyarkan lamunan Nabila. Tampak nama Mike Reseh di layar.


"Assalamualaikum" sapa Nabila setelah menggeser tombol hijau.


"Wa'alaikum salam sayang. Haaaahhhh sekarang disana malam, disini pagi. Aku sebal dengan LDR an seperti ini" omel wajah tampan bermata biru itu.


Nabila tersenyum. "Sabar ya sayangku, aku juga baru mulai hari pertama tapi sudah ada lebah pengganggu."


"Maksudnya gimana sayang?" tanya Mike penasaran.


Nabila menceritakan hari pertamanya dia bekerja hingga pertemuan dengan Bagas dan mengakhirinya melampiaskan emosi di Dojo bersama Rita.


"Nab, ayahmu benar dia memberikan bodyguard untukmu. Karena di Jakarta kamu lebih dikenal dibandingkan berada di luar negeri. Soal wabah itu, kamu waspada selalu sayang. Aku rasa dia ada maksud tertentu denganmu."


"Iyaaaa, tidak mungkin orang yang dulunya menghina dan membullyku, tiba-tiba ingin dekat denganku"


"Aku rasa ada udang di balik bakwan" ucap Mike dengan mimik sok serius.


Nabila melongo. Sejak kapan laki gue tau quotes begitu?


"Hehehehe kaget yaaaa. Aku kemarin bertemu dengan adik sepupumu Vivienne, dan aku tahu istilah itu dari dia."


"Dalam rangka apa Vivienne ke Edinburgh?"


"Tantemu Adinda datang kemari dan mengajakku makan siang sambil saling mengenal. Keluargamu memang gesrek yaaaa, apalagi adikmu itu. Ya ampun, cerewetnya" Nabila tertawa. Adik sepupu angkatnya itu memang level cerewetnya melebihi kecepatan cahaya padahal baru berusia 13 tahun.


Nasib Vivienne tidak secantik wajahnya. Waktu bayi, dia ditemukan di depan pagar mansion Oomnya. Tantenya yang baru saja mengalami keguguran, langsung jatuh cinta dengan bayi perempuan bermata biru itu. Setelah diselidiki, ternyata Vivienne sengaja ditinggalkan oleh neneknya di depan mansion Neville agar dirawat oleh oom dan Tante Nabila karena sang nenek tidak sanggup merawatnya, sedangkan kedua orang tua bayi itu adalah sepasang pecandu.


Bukan sesuatu yang mudah bagi Oom Alex dan Tante Nabila yang telah resmi mengadopsi Vivienne. Akibat kedua orangtuanya yang pecandu narkoba, kondisi tubuh Vivienne seperti mengalami addict. Berbagai perawatan dilakukan untuk melakukan detoksifikasi agar racun zat adiktif keluar dari tubuh bayi mungil itu. Berkat kesabaran dan ketelatenan Oom dan Tantenya beserta ketiga putra mereka, Vivienne berangsur membaik dan tumbuh menjadi anak yang cerdas, ceria dan cerewet. Apalagi ketiga kakak lelakinya sangat over protectif ke adik angkatnya.


"Kamu pasti pening yaaaa ngadepin anak cerewet itu?" senyum Nabila.


"Dia dan Sean sama saja! Sampai sampai aku dan tantemu pusing mendengar keduanya berisik"


"Tante Adinda jadi mencari lokasi disana?"


"Hu um. Makanya kemarin Tantemu datang cek lokasi bersama Vivienne, karena Oom mu masih sibuk di Manchester. Kata Vivienne kalau cocok dengan lokasinya, bakalan akan sering menggangguku dan Sean. Tampaknya aku harus segera pindah daripada mendengar ocehan adikmu itu" keluh Mike dramatis.


"Kan kamu masih terikat kontrak disana enam bulan lagi sayang. Semangat yaaaa"


"Haaaahhhh, nasib LDR begini amat ya sayangku. Rasanya ada yang kurang kalau berjalan di lorong rumah sakit tanpa menjahili dirimu Nab".


"Setelah kau selesai kontrak disana, datanglah kemari dan lamar aku ke Daddy" Nabila memberikan senyum manisnya.


Seketika Mike sumringah "Yes! Aku akan segera menyelesaikan pekerjaan disini jadi enam bulan kemudian aku pergi ke Jakarta dan menemui Oom Adrian. Wait for me ya darling."


"Yaaaa itung-itung ini cara kita menguji sejauh mana komitmen kita Mike."


"Tenang sayangku, tidak akan aku sia-siakan perjuangan mendapatkan dirimu!"


Nabila tersenyum. "Terima kasih sudah menerima ku apa adanya".


"I love you just the way you are Nabila Putri Pratomo".


***


Usai menelpon Nabila, Mike terpekur di mejanya. Hatinya tidak tenang ketika mengetahui orang yang membuat kekasihnya sakit hati berada di satu gedung. Bukannya dia meragukan perasaan Nabila padanya, tapi dia lebih memikirkan keselamatan gadisnya.


Bukan suatu hal yang tidak mungkin pria yang bernama Bagas itu memiliki niat terselubung setelah dia membuat Nabila terpuruk pada saat sekolah dulu.


Dan kini pada saat Nabila sudah menata hidupnya, mulai menikmati kebahagiaan bersama pria yang sangat mencintainya tanpa syarat, pria masa lalu itu datang dan mencoba mengusik kehidupannya.


Mike sendiri bukannya tidak bisa membayar penalti jika berhenti sebelum kontrak usai namun nama baiknya akan tercoreng. Akan sulit untuk bisa bekerja dimana saja yang dia inginkan. Namun dia cemas memikirkan Nabila.


Segera dia mengambil ponselnya.


"Halo, Bram?" sapa Mike dengan lawan bicaranya setelah mendengar salam.


"..."


"Kau tahu gadisku kan? Nabila Putri Pratomo, putri dari Adrian Pratomo arsitek terkenal. Dia punya mantan bernama Bagas Prawiraatmadja. Cari tahu pria itu, latar belakang keluarganya juga."


"..."


"Iya. Lengkap. Kalau sudah kirim ke aku. Thanks Bram"


"..."


Panggilan itu pun terputus. Mike memejamkan matanya.


Nasib LDR-an tuh gini amat yaaaa.


***


Maap author baru up.


Banyak kesibukan di dunia nyata.


tararengkyu.