Izora

Izora
episode 26. Mari kita menikah



Ternyata Zaki yang pertama kali samapai. Namun tak lama berselang mobil Faaz pun tiba di rumah sikembar. Zora dan Zoya duduk bersama diikuti oleh Faaz dan Zaki yang langsung duduk di hadapan mereka.


Zoya yang tidak pandai berbasa-basi langsung memulai percakapan "Kita berdua minta kalian berdua datang ke sini karena kita mau bahas soal pernikahan kita" Zoya langsung keinti pembahasan tanpa memberikan penjelasan apapun sebelumnya.


"Pernikahan siapa? Pernikahan Zora dan Faaz?" Zaki menyela perkataan Zoya lantaran ia penasaran.


"Enggak Ki, pernikahan kita! Pernikahan lo sama Zoya dan pernikahan gue sama Faaz!" Zora langsung menjawab kebingungan Faaz dan Zaki sekaligus.


Faaz dan Zaki tercengang mendengar perkataan Zora. "Kenapa Ki? Kalau lo nggak mau nikah sama gue ya ngga masalah, jangan ada keterpaksaan diantara kita" kata Zoya ketika melihat Zaki yang sangat terkejut.


"Kalau aku ya siap bangetlah! Dari awal aku emang pengen ajak kamu nikah Zoy! Tapi aku masih ragu, soal nya saat tempo hari aku nyatain cinta aja kamu nggak mau terima cinta aku Zoy, apa lagi kalau aku ajak kamu nikah?!" Tutur Zaki lagi dengan semringah nya.


Tak mau kalah semangat dengan Zaki, spontan Faaz langsung bertanya tentang kapan pernikahan akan dilakukan "Terus kapan kita akan menikah? Apa nggak sebaiknya lebih cepat lebih baik?!" Faaz terlalu ngebet dihadapan Zaki dan sikembar.


Setelah berbincang panjang lebar, akhir nya mereka memutuskan untuk menikah dihari jumat pekan depan. "Tapi aku dan Zoya nggak mau ada perayaan kemeqahan di dalam pernikahan ini" Zora memberikan permintaan kecil untuk pelaksanaan pernikahan agar dilakukan secera sederhana saja


Zaki diam sejenak "Tapi kenapa? Apa kalian yakin nggak mau membuat sebuah perayaan untuk hari bahagia yang hanya akan dialami sekali seumur hidup?!" Zaki mencoba meyakinkan lagi akan permintaan yang disampaikan oleh Zora.


"Hmmm.... Tapi kalian berdua tiba-tiba mengambil keputusan ini apa alasannya? Kalian nggak terpaksakan? Karena aku nggak mau pernikahan ini akan membuat tersiksa karena harus terpaksa" Faaz bertanya untuk memastikan jika pernikahan yang akan dilakukannya bukanlah pernikahan terpaksa melainkan suka rela.


Malam terasa semakin larut dan mengingat di rumah Zora dan Zoya kini tidak ada lagi sosok orang tua, maka untuk menghindari pandangan buruk orang sekitar terhadap kehadiran mereka Faaz langsung berpamitan untuk pulang, dan Zaki pun mengikuti langkah yang diambil oleh Faaz.


*


Zaki tiba kembali di rumah nya dengan suasana hati yang riang gembiraa. Sangking bahagia nya Zaki hingga tak menyadari keberadaan mami nya yang tengah menantikan kepulangannya di rumah.


"Hey Ki! Kemana saja kamu? Tadi kenapa pergi buru-buru hingga mengabaikan makan malam kita tadi?" mama Zaki langsung bertanya kepada Zaki dengan tatapan mata yang tajam.


"hey Mam! sejak kapan mami di situ? kaget aku ma" Kata Zaki yang terkejut dengan kemunculan mama nya secara tiba-tiba dari arah belakangnya.


"Jawab pertanyaan mama dong, jangan malah kamu balik nanya sama mama" desakan mama nya Zaki.