Izora

Izora
episode 18. kisah baru



Zoya duduk di tepi kasur yang ada di kamar mami nya. Air mata Zoya kembali jatuh ketika mengingat semua kenangan kebersamaa antara dirinya, Zora dan juga almarhhumah mami nya di setiap sudut rumah dan kamar ini.


"Apa yang membuat mami begitu rapuh hingga mami nggak mampu bertahan lagi mi?" Gumam Zoya di dalam hati nya sambil terus menangisi kepergian sang mami yang begitu cepat.


Zoya membaringkan tubuh nya yang sangat lelah diatas kasur yang terbalut seprai berwarna putih itu. Ketika Zoya berbaring dan melihat kearah lemari yang ada di tepi kamar, Zoya tiba-tiba teringat dengan kata-kata terakhir Marni sebelum meninggal.


Zoya bangun dan langsung mencari kunci laci yang ada di dalam lemari itu di dalam vas yang ada di meja rias seperti yang dikatakan Marni. Begitu kunci di dapat Zoya langsung membuka laci itu dan mengeluarkan kotak merah yang ada di dalam sana.


Zoya hanya ingin melihat apa saja yang di simpan oleh Marni di dalam kotak itu. Zoya membuka kotak merah itu. Di dalam nya ada sebuah liontin dan ada lipatan-lipatan kertas yang terlipat terlipat dengan rapi.


Zoya membuka satu kertas yang terlihat sudah lusuh dan menguning. Di dalam nya ternyata berisi tulisan tangan seseorang tentang nama nya dan Zora, lengkap dengan tempat beserta tanggal lahir nya.


Zoya meletakkan kembali kertas itu, kemudian ia membuka satu kertas yang lain dari beberapa kertas yang tersisa yang terlihat masih baru. Setalah di buka ternyata itu adalah sebuah surat yang di tulis tangan oleh alm.Marni.


"Inikan tulisan mami?!" Kata Zoya menggumam sendiri saat melihat surat itu.


Zoya langsung membaca isi surat itu "Izora,Izoya anak ku tersayang......


Sayang jika kalian berdua sudah membaca surat ini, itu berarti mami sudah pergi jauh dan tidak lagi bisa berbicara kepada kalian sebagaimana yang biasa kita lakukan...


Sayangku maaf mami hanya bisa mengatakan semua ini melalu surat nak, karena mami tidak mampu jika harus berbicara langsung dan menatap mata kalian....


Zoya, Zora, sebenar nya kalian adalah anak kandung alm.papi kalian, namun bukan mami yang melahirkan kalian...


Melalui pertinggal yang di selipkan oleh ibu kandung kalian saat meninggalkan kalian mami mengetahui sosok ibu kandung kalian yang tidak lain adalah Nurma, adik sepupuku...


Mami menyembunyikan apa yang mami tahu dari alm.papi kalian...


Mami pergi menemui Nurma untuk menanyakan alasan mengapa ia meninggalkan kalian berdua di depan pintu rumah mami begitu saja.....


Setelah mami bertemu dan berbicara kepada nya, Nurma menceritakan segala nya kepada mami secara jujur dan berterus terang.....


Bagai tersambar petir disiang bolong mami mendengar semua kenyataan pahit yang keluar dari mulut Nurma....


Ternyata kalian berdua adalah anak hasil hubungan gelap Nurma dan alm.papi kalian...


Setelah dua tahun menikah dan tidak kunjung hamil membuat mami sempat mengalami depresi saat itu, dan saat itu keadaan mami begitu buruk....


Sampai suatu saat Nurma datang menyambangi rumah mami dan ia melihat betapa menyedikan nya keadaan mami saat itu...dan papi kalianpun langsung menceritakan segala nya kepada Nurma...


Nurma merasa prihatin begitu mengetahui tentang keadaan mami, hingga ia memutuskan akan membantu papi merawat mami hingga mami bisa melewati masa-masa sulit mami dan kembali pulih seperti semula...


Sejak saat itu Nurma selalu datang kerumah, setiap hari Nurma menemani mami, Nurma membantu mami mandi dan berganti pakaian, memask, Nurma rutin mengajak mami berjemur sambil bercerita mengingat momen-momen bahagia di masa kecil kami....


Nurma juga rutin mengajak mami beribadah sholat dan mengaji yang hingga pada akhir nya mami berangsur-angsur pulih kembali...


Perlahan mami bisa lebih ikllas menerima kenyataan jika memang perihal anak bukanlah sesuatu yang bisa dipaksakan kehadiran nya melainkan itu semata kehendak Allah dan jika memang sudah waktu nya Allah pasti akan menitipkan karunia itu kepada mami, dan tak di sangka ternyata Tuhan menitipkan kalian berdua meski kehadiran kalianĀ  berdua di dunia ini harus melalui orang lain...


Tidak mami sangka bahwa karena selalu bertemu setiap hari dan selalu menghabiskan waktu bersama untuk mengobrol dan berncanda gurau membuat tumbuh nya benih-benih cinta di antara alm.papi mu dan juga Nurma....


Tanpa sepengetahuan mami, ketika kondisi mami sudah pulih lagi dan Nurma sudah tidak lagi rutin datang ke rumah kita, secara diam-diam papi mu selalu menyambangi rumah Nurma dan bahkan terkadang dengan alasan ada proyek di luar kota papi mu sering bermalam di sana....


Yang paling membuat mami teriris hati adalah ternyata diam-diam alm.papi kalian telah menikahi Nurma secara sirih....


Hingga akhir nya singkat cerita Nurma pun mengandung kalian di dalam rahim nya...


Dan saat itulah Nurma mulai berfikir jika hubungan nya dengan alm.papi kalian adalah sebuah kesalahan yang akan menyakiti mami....


lalu Nurma memutuskan untuk pergi dan menghilang dari kehidupan mami dan alm.papi kalian begitu saja membawa kalian di dalam rahim nya tanpa memberitahukan hal itu kepada alm.papi kalian karena takut itu akan membuat hati alm.papi mu goyah....


Hingga akhir nya kalian lahir, Nurma ingin kalian memiliki orang tua yang lengkap dan Nurma tahu jika itu hanya akan bisa terwujud dengan memberikan kalian kepada ayah kandung kalian yaitu alm.papi dan juga mami karena ia berfikir bahwa ini adalah satu-satu nya cara untuk dapat menebus penghianatan nya terhadap mami....


Nurma ingin memberitahukan tentang siapa klaian berdua kepada alm.papi melalui sehuah surat dan liontin yang di tinggalkannya bersama kalian....


namun sayang semua itu bukan alm.papi kalian yang menemukan nya melainkan mamilah yang menemukannya sehingga mamilah yang datang menemui Nurma dan mendengarkan semua kisah pahit ini langsung dari mulut manis seorang penghianat bernama Nurma!


Sebagi hukuman atas segala penghiatan yang Nurma dan Alm.papi kalian lakukan, mami memutuskan akan memberi hukuman kepada mereka dengan menyiksa mereka berdua agar mereka merasakan betapa sakit nya hati mami saat mengetahui tentang penghinatan kejih yang mereka lakukan dibelakang mami....


Mami memutuskan untuk membawa kalian pergi pinda kekota ini dan itu tanpa memberitahukan Nurma kemana mamu membawa kalian pergi....


Dan mami merahasiakan segala nya tentang kalian dari alm.papi kalian sehingga dia tidak pernah mengetahui jika selama ini anak yang di besarkan nya dengan kedua tangan nya sendiri adalah putri-putri kandung nya sendiri, darah daging nya sendiri.....