
##6
Hari ini aku mulai rutinitas ku bekerja , kania dia masih tak mau bicara pada ku . Aku bangun membuat kan nya sarapan dan pergi bekerja .
Dimana seharusnya istri yang melayani suami ini malah sebaliknya. Tapi tak masalah untuk ku , aku ingin kania nyaman disini dan tak mau membebaninya dengan pekerjaan rumah.
" Ka gue pergi dulu , gue udah siapin sarapan buat lo . Kalo lo mau belanja gue simpen kartu kredit di meja makan ya "
Tak ada jawaban dari kania , mungkin dia masih tidur . Aku langsung melajukan mobil menuju kantor .
Pov kania .
Hari ini hari pertama aku menyandang status sebagai nyonya Luki .tak ada raut bahagia yang terpancar dari wajah ku .
Kami berteman begitu lama , membuat aku kaku dengan status baru ku , jika mengingat hal menjijikkan itu aku sangat marah , aku sangat kecewa pada diri ku sendiri , kebodohan ku yang tidak bisa menjaga kesucian yang harusnya aku kasih ke ziyan .
Aku mendengar bahwa adik ziyan , yang bernama zacky akan melangsungkan pernikahan minggu ini. Tapi tak ada tanda aku di undang.
Satu minggu berlalu aku masih tetap di rumah , aku masih tak mau berbicara dengan luki. Terkecuali ada ibu datang dan aku mulai bersandiwara lagi.
Aku memiliki ibu mertua yang baik , dia menerima ku dengan tangan terbuka , tapi sulit sekali untuk belajar mencintai luki.
Aku punya rencana untuk mendekati istrinya ziyan dan akan merebut ziyan kembali ke pelukan ku. Aku mencoba mencari akun Instagram nya yang aku tau dia bernama shena .
Aku memfollow Instagram nya dan mencoba meminta kontak nya , dia memberikan nomor telfon nya dan aku langsung menghubungi shena. kami sedikit berbincang lewat WhatsApp tapi respon nya kurang baik , dia jarang membalas chat ku , mungkin di larang juga oleh suami nya.
Aku melihat kabar dia tengah hamil saat ini , apakah ziyan sudah mencintai wanita itu? Pertanyaan itu memenuhi fikiran ku .
Sore pun menjelang aku masih berkeliling di mall menghabiskan limit kartu kredit yang luki kasih . Membeli barang-barang yang aku mau , perut ku semakin terlihat buncit usia kandungan sekitar 5 bulan.
****
" Kania ? Lo dimana ? " Aku pulang tapi tak menemukan kania di dalam rumah .
Aku mencoba menghubungi nya lewat telfon dan langsung di angkat .
" Ka lo dimana? " Tanya ku .
" Gue lagi di mall , lagi belanja "
" Oh , lo udah makan? Mau gue masakin apa? Tawarku , karena selama ini aku yang selalu memasak untuk kania .
" Terserah lo aja " jawab nya singkat .
" Mau gue jemput gak? "
" Gak usah , gue bawa mobil "
Kania langsung mematikan sambungan telfon nya , aku tak bisa memaksa nya .
Aku mandi dan memasak untuk kania , aku menjadi suami yang sholeh untuk istri ku . Terdengar lucu tapi aku menikmati ini . Aku mendengar ada yang masuk segera aku menghampiri nya .
" Hay ka , lo mau makan atau mandi dulu? " Tanyaku .
" Gue mandi dulu ki , nih " Dia memberikan tas jinjingan yang banyak , aku tak masalah kania berbelanja banyak yang penting dia senang dan bahagia .
Dia berlalu ke kamar tanpa menatap atau bertanya pada ku , aku kembali mengetuk pintu .
Tok..tok..tok
" Ka mandi nya udah selesai? Ayo makan Bareng sama gue " tawarku .
" Gue belom laper , lo duluan aja "
" Tapi gue pengen makan bareng lo " nada ku sedikit memaksa , tak ada jawaban dari dalam kamar .
Seperti biasa aku makan sendiri disini .
Ziyan menelfon ku malam itu .karena kebetulan malam itu malam minggu.
" Halo ki besok gue adain acara lo bisa dateng? " Suara ziyan di balik telfon .
" Acara apa zi ? Oke bisa lagian besok weekend "
" Acara syukuran rumah baru dan ngerayain kehamilan istri gue "
" Thanks ya zi lo udah undang gue , gue pasti dateng "
Ziyan menutup telfonnya , aku pun langsung melanjutkan makan malam ku yang hambar . Kania keluar menuju ruang tv dan duduk. Aku menghampiri nya " ka besok ziyan ngadain acara syukuran , lo bisa dateng temenin gue?
" Bisa bisa ki , gue makan dulu ."
Mendengar kata ziyan dia sangat bahagia , dan langsung setuju di ajak kesana .
Keesokan harinya kami sudah bersiap untuk berangkat ke tempat ziyan , kania memakai dres cukup pendek memperlihatkan paha mulus nya , meskipun tengah hamil dia tak lepas dari high heels nya padahal dokter sudah melarang .
Saat di acara aku mencari keberadaan ziyan dia sedang menyambut tamu lain yang merupakan kolega nya , dia menyambut kami dengan baik . Orang tua ziyan juga baik terhadap ku dan kania , aku rasa mami nya ziyan begitu . Karena kania tak jadi menikah dengan ziyan .
Kania pergi meninggalkan ku dan menuju ke kerumunan perempuan ada istri ziyan dan para istri pengusaha lain nya .
Entah bagaimana ceritanya istri ku kania di tampar telak oleh ami istri dari adik nya ziyan . Sontak aku kaget dan mendekati mereka entah apa permasalahan nya .
Kania mendekati shena yang sedang mengobrol dengan para istri teman ziyan dan tiba-tiba kania ikut nimbrung sok kenal dengan gaya yang so asik .
Pov shena
Aku sedang berkumpul dan mengobrol dengan istri-istri para pengusaha , tiba-tiba datang kania menyapa kami .
" Hay , lagi pada ngobrolin apa nih boleh gabung gak?" Menghampiri ku.
" Ohh silahkan mba kania " jawab ku sambil menepuk sofa kosong di sebelah ku .
Memang rekan bisnis aa itu berbeda jauh umur nya , dan aa itu termasuk pengusaha sukses termuda di antara yang lain . Tak heran kalau istri mereka yang kenal dengan ku kebanyakan sudah ibu-ibu .
" Perkenalkan saya kania , istri dari luki Prasetya . Mantan pacar nya ziyan yang sekarang suami shena " kania benar-benar membuat ku malu , seolah-olah aku adalah pelakor.
" Maksud kamu ? Kamu mantan pacar pak ziyan begitu?" Tanya bu selvi salah satu teman ku dengan nada sinis nya.
" Kalian ingin tau ? Dia ini (sambil menujuk ke arah ku ) yang merebut ziyan dari aku . Harusnya aku yang dapat posisi ini bukan dia " kania berkata dengan halus agar yang lain tidak mendengar nya.
Aku tau maksud nya ingin membuat ku malu.
" Ish..ishh iss tidak tau malu ya kamu , menujuk wajar tuan rumah " kata bu Silvi lagi .
Aku hanya diam , aku juga tidak mengklarifikasi kepada teman-teman ku itu. Karena aku tau akan jadi masalah besar jika aku melawan kania .
" Kamu , kalau mau jadi biang rusuh. Jangan disini sana pergi !! Lagian kita juga gak mau ada dia disini. Benar kan ibu ibu ? " Kata ami membuat kania makin kesal.
" Kamu juga , haahaha dasar wanita murahan. Setelah di pakai resky sekarang menikah dengan zacky . Apa gak malu kamu?" Kania mengucapkan kata-kata itu kepada ami penuh dengan penekanan , berusaha menjelek-jelekkan aku dan ami .
" Apa maksud kamu? Kamu nyinyir Banget ya , seperti nya kamu tau betul tentang kehidupan ku ? Gak ada kerjaan lain emang ? Selain kepoin hidup orang? " Pertikaian di antara mereka tak terelakan lagi .
" Hahha kenapa ? Emang bener kan kamu itu perempuan murahan . Sama kaya shena . Kalian berdua emang cocok sahabatan karena sama-sama murahan hahaha " kania tertawa dengan kencang dan ami yang sedari tadi diam dia beranjak dan. ..
Plak..plak...plak
Dia menampar kania tanpa ampun , dan membuat perhatian yang lain tertuju padanya , zacky melihat ami yang penuh emosi langsung melerai nya dia tau kalau istrinya tidak mungkin melakukan itu kalau tidak ada sebab .
Adik ipar ku zacky langsung menghampiri kami .
" Hey ami sayang ada apa ini ? Kak shena tolong jawab " zacky bertanya kepada ami dan aku.
" Aa harus tanya sama wanita ini langsung , aku itu orang nya bereaksi bukan beraksi macam dia " Ami menunjuk wajah Kania yang jadi memerah karena tamparan nya yang keras.
Kania hanya menangis seolah-olah dia yang paling tersakiti disini , yang lain juga tau kalau dia yang mulai disini . Luki pun menegur zacky langsung.
" Za lo ajarin dong istri lo , jangan buat kasar kaya gini kasian kan istri gue mana lagi hamil " kata luki sambil memeluk kania.
" Sorry bang gue juga gak tau masalah nya apa , coba kita obrolin di tempat lain " kata zacky dan mengajak ke ruang tv milik ziyan .
Aa hanya memandang ku yang sedari tadi menangis dan memapah nya menuju ruang tv , bu Silvi dan yang lain pun ikut karena ingin memberikan keterangan perihal penamparan kania .
" Coba jelas kan sayang , kepada kita. Sebenarnya apa yang terjadi ?" Tanya zacky dengan suara lembut .
" Gini a , saat aku tengah mengobrol sama ibu-ibu dan kak shena , tiba-tiba cewek ini dateng dan memperkenalkan dirinya dan berkata bahwa dia mantan kekasih a ziyan . Dia juga bilang kalau kak shena telah merebut a ziyan . Dan mengata-ngatai kami dengan sebutan wanita murahan "
" Pantas saja ki , ami nampar bini lo. Ternyata bini lo yang bikin masalah . Makanya punya bini tuh ajarin yang bener dong , sekolah aja tinggi tapi tingkah nya ahh gak banget haha " aa berkata semacam meledek Luki dan kania .
Seketika wajah Luki memerah karena malu atas kelakuan istrinya kania , dia hanya bisa meminta maaf kepada ziyan dan zacky karena telah mengacaukan acara ziyan.
" Mending lo bawa balik aja deh bini lo , dari pada dia bikin rusuh disini . Lain kali kalo gue adain acara lo aja yang dateng dia mah jangan " aa menunjukkan wajah kania dengan tampang yang meledek.
" Lagian kamu juga tau kania , yang murahan disini tuh siapa. Jangan suka maling teriak maling . " Ziyan berkata penuh dengan amarah yang dia tahan sejak dari tadi .
Kania hanya terdiam , karena usahanya kali ini gagal lagi untuk mempermalukan ku , dan malah dapat tamparan dari ami. Mereka pun pulang karena luki merasa tidak enak kepada ziyan , acaranya berantakan di sebabkan oleh kania ...
" Jangan lupa like dan vote ya "