I Love You Nanny

I Love You Nanny
Resmi Bercerai



##19


Hari ini sidang putusan perceraian ku dengan kania , aku yakin dia sudah menerima surat sari pengadilan . sejak sidang pertama dia tak pernah hadir di pengadilan , dengan mudah aku bisa membeberkan bukti kepada hakim dan jaksa saat itu juga . Karena kesalahan ada di pihak kania , hak asuh kianu jatuh ke tangan ku , mengingat apa yang dia lakukan terhadap darah daging nya sendiri .


Hakim sudah memutuskan kalau aku dan kania sudah resmi bercerai .


Aku sudah menyandang status Duda Keren hehehe , ibu dan ayah yang menemani persidangan ku sejak awal , hanya memeluk ku penuh kesedihan.


Sebentar nya aku tau , bukan ini yang mereka harapkan dari pernikahan ku dengan kania . Tapi apa mau di kata semua sudah berjalan dengan semestinya , aku pun lega dengan status baru ku ini .


Dalam perjalanan pulang aku sedikit tersenyum , mengingat desi nanny nya , kianu . Apa mungkin aku bahagia bercerai dengan kania? Karena sudah ada obat yaitu desi ? Ah entah lah yang pasti aku bahagia terlepas dari cinta yang rumit . Kaya judul lagi 😂


" Bu , ayah . Maafin luki ya . Bikin ayah dan ibu malu dengan status luki sekarang " kata ku sambil berjalan beriringan menuju parkiran .


Kami bertiga sudah berada di dalam mobil , aku menyetir mobil dan ayah duduk di depan .


" Gapapa luki , mungkin ini takdir dari allah . Dan teguran atas apa yang kamu lakukan . Kamu harus lebih memilih untuk kedepannya . Apalagi kianu butuh sosok seorang ibu yang baik " ucap ayah sambil mengalihkan pemandangan nya keluar kaca mobil. .


" Kaya nya sih udah nemu ya ki " ucap ibu membuat aya menoleh ke belakang .


" Apa maksud ibu ? " Tanya ayah ku heran .


" Ayah belum tau ya , pengasuh kianu yang sekarang kan canti masih muda . Cocok jadi calon ibu nya kianu , nanti ibu kenalkan ."


Aku pun tak menanggapi perkataan ibu , tapi aku senang. Setidaknya ibu menyukai desi Karena kepribadian nya yang baik .


Kami pun sampai di apartemen dan berjalan menuju unit kamar ku. Aku membuka pintu seketika ayah bengong melihat desi tengah menggendong kianu .


" Bu ini siapa ? Apa ini pengasuh kianu yang tadi ibu bicarakan ?"


" Iya " jawab ibu singkat .


" Des , kenalin ini ayah " ucap ku kepada desi .


Desi mencium tangan ayah lembut .


" Perkenalkan nama saya Desi pak " suara lembut desi , ayah menyambut desi dengan baik .


" Wahh ki pasti betah di asuh sama kamu desi " ujar ayah .


" Oh iya bu , aku sudah masak banyak untuk makan siang , ibu makan disini ya " pinta desi .


" Wahh masak apa nih , kayanya enak . Yah kita makan disini aja ya . "


Ayah hanya mengangguk dan duduk di kursi meja makan . " Desi makan juga bareng kita ya " seru ayah . Desi beranjak menidurkan kianu di kamar luki .


Kami pun makan siang bersama , sesekali ibu dan ayah memuji masakan nya yang memang enak .


" Masakan kamu enak juga " puji ibu sambil melahap makanan nya.


" Makasih bu , Alhamdulillah " desi tersenyum menatap ku . Aku tau yang di fikirkan nya , dia pasti malu bertemu ayah karena ini untuk pertama kalinya .


" Des apa kamu tidak tertarik kepada luki? " Tanya ayah yang membuat desi langsung tersedak .


" Uhuk. ..uhuk " desi terbatuk beberapa kali .


" Maaf pak saya lebih tertarik kepada kianu hehe " jawaban desi membuat ku sedikit kecewa .


" Ayah ini apaan sih , aku baru saja menyandang status duda . Lagian desi juga mana mau sama duda anak satu. Iya kan des ? " Aku menepis perkataan ayah barusan , seperti nya itu sangat menggangu desi .


" Ahh ayah hanya berandai saja , desi single kamu juga . Seperti nya Desi sayang sama kianu , kenapa engga . Iya kan des ? "


Desi hanya tersenyum mendengar semua perkataan Ayah yang terkesan menjodohkan kami .


Selesai makan desi pun bergegas mencuci piring .


" Des gaji mu bulan ini. Besok aku transfer ya " ucap ku sambil menatap wajah desi .


" Oh iya pak , di potong aja gaji nya kemarin saya membeli beberapa kebutuhan saya . Kurang lebih 300 setelah saya hitung "


" Ohh iya gapapa , pokok nya keperluan kamu , aku yang tanggung . Jadi gaji kamu utuh , kalau mau apa-apa tinggal bilang aja "


" Tapi pak .." belum sempat dia menjawab aku sudah memotong perkataan nya.


" Sudah lah gak usah pake tapi , saya gak keberatan kok "


Ayah dan ibu melihat ke arah ku dan ke arah desi , mereka menaruh curiga pada ku , pasti mereka beranggapan aku akan berbuat macam-macam pada desi setelah mereka gak ada .


" Ingat loh , kalian bukan muhrim tinggal satu atap "


" Iya iya bu , kita tau batasan . Lagian desi bekerja dengan baik ko . Tapi kalau aku suka beneran sama desi gak masalah kan ?"


" Iya gak masalah lah , desi baik dan juga cantik . Tapi kalau memang kamu suka sama desi jangan di pendam terlalu lama segera nikahi " kata ayah sambil beranjak pergi .


Ayah dan ibu pun pamit pulang , ada acara dengan teman-teman . Aku mengantar mereka sampai lobby dan meninggalkan desi .


Aduhh kenapa ayah dan ibu nya pak luki bicara seperti itu yaaa ? Aku jadi bingung . Apalagi pak luki kelewat baik sama gue . Gumam nya dalam hati .


***


Aku pun masuk menuju kamar ku .


" Des maaf kan perkataan ibu dan ayah ku tadi ya " kata ku sambil mendaratkan bokong di sofa empuk .


" Gapapa pak , itu cuman bercanda kan ? " Jawab nya polos .


" Kalau aku suka beneran sama kamu gimana? "


" Hahaha bapak ini lucu ya , sama kaya ibu dan ayah bapak suka becanda . Mana mungkin bapak suka sama saya , saya ini hanya pengasuh kianu gak selevel lah sama bapak " dia berkata sambil tertawa dengan keras , memilih pergi menuju kamar nya .


Memang aku yakin desi akan berbicara seperti itu , desi pasti berfikir kalau dia akan di manfaatkan oleh ku . Sulit untuk meyakinkan desi bagaimana perasaan ku terhadap nya .


Mungkin karena ke dudukan nya jauh Dengan ku , tapi jika dia sedikit saja membuka hati untuk ku . Dia pasti akan merasa kan bahwa perhatian ku tak main-main .


Aku juga sulit mengakui perasaan ku , mengakui aku cinta desi , karena pertemuan kita yang sebentar membuat aku ragu . Aku buka ragu karena desi tak akan mencintai ku tapi aku ragu akan diri ku sendiri . Aku takut perasaan ini hanya obsesi ku untuk melupakan kania , dengan cara mendekati desi .


Aku ingin lebih banyak tau tentang si cewek kulkas ini , cewek yang terkesan apa ada nya . Tapi lebih sering nyakitin dengan segala tingkah dingin nya .


Mungkin itu juga yang membuat nya menjadi wanita kuat , dia tak mudah percaya dengan orang yang berusaha baik kepadanya . Aku yakin suatu Saat dia akan menyadari bahwa aku tak pernah main-main dengan perkataan dan perasaan .


" Menurut kalian gimana episode ini , mudah-mudahan kalian suka ya , Jangan lupa like ya kan gratis hehe dan vote sebanyak-banyak nya love ,❤️❤️)