
##30
" Assalamualaikum bu Rina " sapa desi .
" Waalaikumsalam . Eh desi , duduk des . Mau makan yaa ? " Tanya bu Rina sambil tersenyum .
" Iya nih bu , laper bu abis nyari kerjaan belum Nemu " ucap desi sambil mendaratkan bokong nya di bangku panjang .
" Mau makan apa des ? "
" Telor dadar sama capcay aja bu " jawab desi .
" Iya emang susah cari kerja disini . Nanti kalau ibu juga cariin deh buat kamu " menyodorkan satu piring nasi dan segelas air minum .
" Makasih bu "
Desi pun menyantap makan siang nya dengan lahap , betapa nikmatnya masakan ibu Rina ini .
" Warung ibu selalu rame ya " ucap desi di sela makan nya .
" Alhamdulillah , banyak mahasiswa disini des . Jadi ibu putuskan untuk buka sampai pagi . Karena paling rame di jam jam malem soalnya anak kost sering nyari warung makan " jawab bu Rina .
Desi hanya tersenyum dan melanjutkan makan siang nya . Karena ada pelanggan yang datang beberapa orang bu rina pun melanjutkan melayani mereka .
Ada empat laki-laki yang duduk berdampingan dengan desi , memandang wajah nya . Laki-laki itu pun bertanya .
" Bu Rina ini siapa ? " Tanya laki-laki .
" Tanya sendiri lah , tuh orangnya kan ada di depan kamu " jawab bu rina . Laki-laki itu tersenyum kepada desi .
" Hay gue kenalin reyno " mengulurkan tangan kepada desi dan di sambut dengan senyuman .
" Saya desi " jawab desi .
" Oh iya ini temen-temen gue , andra , Beni , dan indra " desi tersenyum kepada mereka bertiga .
Wah cantik banget nih cewek , cuman pake jeans sama kemeja doang cantekss nya maksimal . Benak reino dalam hati .
Desi pun membawa piring yang sudah kosong kedalam kedai bu Rina .
" Bu semuanya jadi berapa ? " Tanya desi .
" 12 ribu des " jawab bu Rina .
" Ini bu uang nya , makasih ya . Desi mau pamit dulu" desi pun berlalu dari kedai bu Rina , berjalan tanpa melirik Reino yang berharap di sapa oleh desi .
" Rei , kenapa lo liatin tuh cewek sampe ga ngedip gitu " seru indra .
" Ah engga engga , udah ayo makan "
" Makan apaan , Bu Rina aja belom bawa makanan kita . Kurang fokus lu hahaha " ledek Beni .
Reino hanya ikut tertawa karena merasa lucu akan tingkah laku nya . Setelah nasi mereka sampai mereka langsung menyantap makanan nya .
" Bu itu cewek siapa ? Tinggal dimana? "
" Itu anak angkat ibu , kost di kostan nya ka Kadir " jawab bu rina sambil kembali ke dalam kedai .
***
Desi berjalan menuju kosannya yang baru , menghafal jalan-jalan yang berada di kampung tersebut . Desi melihat ada beberapa wanita yang nongkrong di teras kosan . Ada yang sedang meroko dan tertawa , desi hanya tersenyum kepada mereka dan mengangguk kan kepala .
" Hey .. anak kost baru ya ? " Tanya seseorang di kumpulan itu .
" Ohh .. kenalin gue Nanda " mengulurkan tangannya .
" Saya desi mbak " jawab desi .
" Gak usah panggil mbak , panggil Nanda aja . Sini gabung , kosan disini mah bebas cowok cewek nyatu "
Nanda pun memperkenalkan desi kepada penghuni lain di kosan itu , terlihat seperti jutek tapi mereka semua sangat asik di ajak mengobrol . Mulai saat ini desi harus membiasakan diri dengan orang-orang seperti ini . Maksud nya adalah , lingkungan wanita perokok dan berbaju seksi entah apa pekerjaan mereka .
***
Luki mendatangi kediaman Ziyan dan shena , dia ingin memastikan bahwa desi ada disana . Dia melakukan mobil dengan kecepatan tinggi .
Tok..tok.. tok
" Assalamualaikum , shen .. shena " teriak Luki dari luar rumah .
" Waalaikumsalam , aden mau ketemu siapa ? " Tanya bi anah heran . Terlihat wajah nya merah padam , tiba-tiba dia masuk kedalam rumah tanpa di persilahkan bi anah .
" SHENA !!! SHENA KELUAR KAMU , KAMU SEMBUNYIKAN DESI DIMANA ? " luki fikir shena lah yang sudah menyembunyikan keberadaan Desi .
Shena pun terlihat turun dari tangga . Dia heran melihat Luki yang sangat marah .
" Ada apa Luki ? " Tanya shena heran.
" Dimana kamu menyembunyikan Desi ? " Perkataan penuh dengan penekanan .
" Desi ? Aku gak tau dimana desi . Terakhir kali aku bertemu dia waktu nengok sama kamu kesini "
" Jangan bohong kamu " emosi Luki meluap-luap , untung saja Ziyan ada di rumah saat itu .
" Ehh kampret gak usah nunjuk muka bini gue !! " Satu peringatan Ziyan kepada luki .
" Bini lo udah sembunyiin Desi , dimana lo sembunyiin dia dimana " bentak nya lagi .
Bughhhhh satu tinjuan mendarat di wajah luki .
" Lo gak usah bentak bini gue , lo tamu disini jaga sopan santun lo !!! Desi gak ada disini , dari semalem bini gue gak bisa hubungi nomornya " jelas ziyan , shena tampak syok dengan perkataan luki tadi .
Luki hanya menunduk dan memegangi ujung matanya yang lebam .
" Sorry zi , gue bingung harus cari dia kemana . Dia pergi dan gue yakin ini ada hubungannya dengan kania " ucap luki lirih , tampak nya dia menyesal atas kepergian desi .
" Terakhir gue tau tentang desi , dia pernah cerita Kalau kania selalu mendatangi nya semata-mata hanya nanyain lo . Bukan anak lo . Mungkin sekarang dia kesepian sendiri , makanya mau deketin lo lagi "
" Banyak yang gue gak tau dari dia "
" Sebaiknya lo datengin kania , tanya apa yang sebenarnya terjadi " jawab ziyan memberi saran .
" Nih minum dulu , tenangin diri lo " sambung ziyan sambil memberikan segelas air minum yang langsung di minum nya .
" Sampein maaf gue buat shena , gue gak bermaksud marah sama dia . Gue bener-bener minta maaf zi " tampak wajah luki sangat menyesal membentak shena .
" Iya iya gapapa , sorry juga gue udah mukul lo tadi '
" Gapapa zi. Makasih gue jadi sadar "
Akhirnya luki pun pamit dan berencana menemui kania hari ini , dia ingin sekali menanyakan banyak hal kepadanya .
( Jangan lupa like dan vote ya guys 😍)