
##27
Sesampainya di dalam apartemen Desi duduk di sofa masih sibuk memainkan HP nya , aku sangat penasaran dengan siapa dia berkabar . Sampai tak menghiraukan keberadaan ku .
" Sibuk banget sih "
" Oh iya ini WhatsApp dari kak shena , ada apa pak ? " Tanya nya balik .
" Ohh aku kira sibuk chat sama cowok lain " aku mengelus dada tenang , ternyata dia sedang berkabar dengan shena .
" Pak , boleh ga saya mau ikut kejar paket C sekolah SMK ?" Tanya nya .
" Hmm ? Kenapa kamu mau sekolah lagi ? "
" Saya pengen lanjutin kuliah pak "
" Kalau sudah kuliah kamu mau bekerja di tempat lain ? " Tanya ku .
" Engga pak , saya cuma ingin punya gelar . Karena tabungan saya sudah cukup untuk mengikuti persamaan paket C "
" Sudah menemukan tempat sekolah yang bagus?"
" Belum pak , masih nyari dan tidak menggangu pekerjaan saya disini "
" Aku akan bantu cari des kamu tenang saja . Masalah biaya aku juga akan biayai kamu ."
" Gak usah pak , biarkan saya memakai uang saya sendiri . Terimakasih sebelumnya "
Desi pun pergi ke kamar nya , aku pun segera mandi dan berganti pakaian .
Sebenarnya aku ingin sekali melarang desi mengambil persamaan dan melanjutkan kuliah , aku takut dia akan pergi setelah mendapat pekerjaan yang lebih nyaman dari ada ini .
Tapi aku juga tak ingin mengecewakan desi , mungkin dengan ini aku lebih bisa meyakinkan nya bahwa dia cocok bersanding dengan ku .
Aku mencoba menelpon ibu untuk meminta pendapat nya untuk masalah ini .
Tut.... " Assalamualaikum nak "
" Waalaikumsalam bu , bu aku mau minta Pendapat tentang desi "
" Ya kenapa dengan desi ? "
" Kalau desi jadi menantu ibu ? Apa ibu setuju ? "
" Memang nya kamu sudah menyatakan perasaan mu nak ? "
" Belum secara langsung bu , ibu masalah ga sih kalau desi cuman lulusan SMP ?"
" Ah gak jadi masalah ko , asal kan dia sayang sama kianu dan kamu . Kalau ibu setuju setuju aja ki "
" Alhamdulillah bu Kalau ibu setuju , luki mau nyaai perasaan luki Sekarang sama Desi "
***
Satu minggu sudah kianu berada di rumah ibu , dan hari ini desi sudah kembali mengasuh kianu . Betapa rindunya desi terhadap anak gendut satu ini .
Siang ini desi sedang menyuapi kianu , sangat lahap di berikan menu nasi merah+ daging sapi + kacang dan keju .
" Kianu sayang , nanny seneng banget bisa bareng kamu lagi . Tempat ini sepi tanpa tawa kamu dan tangisan kamu " mengelus pipi tembem nya .
Dretttt ( anggap suara WhatsApp )
💌 Des nanti malam kita makan di luar ya .
💌 Kianu di ajak juga ?
💌 Tentu , kita ajak dia ke mall juga .
💌 Oke saya setuju
Desi pun tidur bersama dengan kianu di kasur Luki. Tak terasa hari pun sudah sore , Luki pun pulang dan melihat yang bukan ibu kandung malah lebih akrab dengan anaknya .
Desi pun duduk dan mengucek matanya .
" Maaf pak saya ketiduran disini " terdengar suara yang serak khas orang bangun tidur .
" Gapapa sayang , kamu cape banget ya . Tidur aja lagi " ucap ku lembut .
Desi yang semula lemas karena bangun tidur , dia langsung berdiri dari duduknya , terlihat matanya yang seketika membulat .
" Saya permisi dulu pak , nanti kalau kianu sudah bangun akan segera saya mandikan "
Aku hanya tersenyum menanggapi perkataan desi , aku tau dia sedang salah tingkah saat ini .
Di dalam kamar desi langsung berlalu menuju kamar , mengguyur dirinya di bawah shower air keran pun dia besar kan agar tak terdengar umpatan-umpatan nya .
" Kesel banget deh , kenapa bikin baper muluk sih . Tanpa kasih kepastian . Gak suka gak suka . Gak sukaaaaaaaa " teriak desi di kamar mandi
" Kalo aja pak luki bilang , Des aku suka sama kamu mau gak jadi ibu dari kianu ? Ahh aku gak akan banyak mikir . Aku pasti jawab mau " tak disadari bahwa desi memang sudah menyukai Luki , sejak pertama kali dia bertemu di hotel tempat dulu dia bekerja .
Setelah di rasa bersih desi menyudahi rutual mandinya , memakai baju yang di belikan luki . Kemeja yang sedikit gombrong bermotif kotak-kotak biru hitam dipadukan dengan rok span hitam panjang yang belahan bawah sampai atas lutut .
Desi melihat Luki sedang bermain dengan Luki .
" Anak daddy cakep banget sih , kamu mau ga kalau Nanny desi jadi mommy nya kamu ? . Daddy tau kamu juga berharap begitu kan . Doakan daddy ya sayang semoga mommy desi juga suka sama daddy . Kianu hanya tersenyum sambil menyemburkan air liur nya .
Ekhemmm suara deheman Desi , luki langsung menoleh ke arah suara .
" Sayang . Kamu sudah selesai mandi ? Mau mandiin kianu Sekarang ? Tanya ku sambil tersenyum kepada desi , tapi desi tak menanggapi perkataan ku yang barusan . Dia mendekati ku hanya mau menggendong kianu untuk memandikan nya .
Aku sudah bersiap mengenakan kemeja yang sama dengan desi , memang rencana ku memakai baju couple . Aku juga sudah memakai sepatu cats putih dan desi juga .
Desi menggunakan gendongan kangguru , terlihat kianu memakai kupluk tampan dan lucu sekali .
" Sudah siap sayang ? Ayo kita berangkat sekarang .
Desi hanya menatap ku penuh tanya . Aku langsung menarik lengan nya berjalan beriringan menuju bestment .
Sesampainya di restoran yang sedikit sepi dan memberi kesan romantis desi duduk , dan kianu sudah duduk di baby chair .
Mereka makan tanpa suara , desi hanya menatap ku .
" Ada apa sayang ? " Tanya ku di sela makan .
" Sayang ? " Tanya nya .
" Sudah lah . Selesai kan dulu makan mu , ada yang aku ingin bicara kan .
Aku dan desi menyelesaikan makan , setelah selesai aku mendekati desi . Menggenggam tangan nya .
" Des aku gak tau kapan perasaan ini muncul , aku harap kamu juga punya perasaan yang sama . Aku sayang sama kamu des " ucap ku sambil menatap nya dalam.
" Pak .. Maaf , saya gak bisa . Bukan saya gak sayang sama bapak atau pun kianu , tapi saya sadar posisi saya disini " jawab desi menunduk kan kepala nya .
" Hey tatap aku des , dengar . Aku tidak mempermasalahkan itu , aku ingin kamu jadi istri ku , menjadi ibu untuk kianu "
" Tapi saya..."
" Tidak ada alasan lagi des , fikirkan perkataan ku . Aku tidak memaksa , tapi aku harap kamu juga memiliki perasaan yang sama terhadap ku . Masalah kamu ingin mengikuti persamaan SMK dan kuliah aku setuju "
" Terimakasih pak , saya akan memikirkan nya . Maaf saya belum bisa beri jawaban sekarang "
Desi pun tersenyum dan langsung menggendong kianu , sebenarnya dia sangat bahagia di lamar oleh laki-laki yang ia cintai sejak pertemuan pertama nya .
Benih-benih cinta itu tumbuh dengan cepat , seiring berjalannya waktu desi pun mampu membuka hatinya sedikit demi sedikit .
Setelah pembicaraan serius itu selesai mereka memilih pulang , karena kianu seperti nya sudah mengantuk .
( Jangan lupa like dan vote ya 😘)