I Love You Nanny

I Love You Nanny
#1 Pengenalan



Dalam hidup cinta adalah misteri kapan dia datang dan kapan dia pergi , pada siapa ia akan berlabuh , itu lah yang ada dalam fikiran ku saat ini .


Aku Luki Prasetya Aku tumbuh jadi lelaki yang sedikit kaku dan cuek , aku bersekolah di salah satu SMK Negeri di Jakarta bersama Dua sahabat ku Ziyan Erlingga dan Resky Sebastian .


mayoritas siswa di sini adalah laki-laki karena ini adalah SMK khusus teknik gambar dan pemetaan , awal masuk sekolah kami bertiga bosan karena tak ada siswi perempuan sama sekali kecuali ibu guru .


tiba-tiba saat aku memperhatikan guru yang sedang menjelaskan pelajaran tiba-tiba ada yang mengetuk pintu itu dari guru BP mengantar siswi perempuan satu-satunya di kelas kami .


" pak maaf ini ada satu siswi yang telat masuk hari ini " ujar bu Friska guru terfavorit kamu.


" silahkan masuk , perkenalkan dirimu." perintah pak Hadi guru teknik dasar gambar .


" Hay semuanya Nama gue Kania Sastraindah gue berasal dari SMP tunas bakti "


" ya silahkan duduk , cari bangku kosong " ucap pak hari dingin .


kania pun mencari bangku kosong dan sialnya hanya bangku ziyan yang kosong , " nyesel gue duduk sama resky" batin hue dalam hati "


" gue boleh duduk disini? " tanyanya kepada Ziyan .


Ziyan hanya mengangguk menatap lekat kania , ziyan termasuk laki-laki yang pendiam di antara kami . memang dia paling tampan di antara kami bertiga .


tak jarang kalau merek jalan bersama ziyan lah yang menjadi pusat perhatian para cewek-cewek . akhirnya aku kania , Resky , dan Ziyan kami berteman ke kantin , ke perpustakaan kami selalu berempat .


Kania satu-satunya siswi perempuan di sekolah ku banyak laki-laki yang mendekat nya , ada yg ingin menjadi pacar nya ada juga yang hanya ngefens .


aku menyadari itu , perasaan ku terhadap kania aku menyukainya karena kita sudah terlalu lama berteman membuat ku sedikit canggung menyatakan nya .


aku berencana akan mengutarakan nya setelah kelulusan nanti , tapi entah bagaimana ceritanya aku dapat kabar dari Resky . bahwa kania dan ziyan sudah berpacaran , setahu ku ziyan tak pernah melakukan pendekatan dengan kania .


aku sangat sakit mendengar kabar itu , bagaimana bisa aku menjalani hidup bersama selama setahun ini , menghadapi 2 manusia yang sedang jatuh cinta apalagi aku sangat mencintai wanita itu . tak apalah tersisa waktu hanya satu tahun hingga kita lulus .


aku malas berlama-lama jika sedang berkumpul dengan mereka , mereka berdua selalu memamerkan kemesraan di depan ku . aku dan resky hanya menjadi obat nyamuk .


satu tahun berlalu aku melakukan ujian nasional untuk kelulusan , aku harus dapat nilai bagus di banding teman-teman ku yang lain . kami berempat memang slengean tapi kalau masalah pelajaran itu nomor satu , kami berempat juga bersaing dalam pelajaran kami selalu mendapat ranking ziyan yang selalu menenpati posisi pertama di kelas.


aku selalu menjadi yang kedua , ziyan termasuk siswa tercerdas di sekolah ku .


Ibu mengusulkan aku untuk kuliah di salah satu fakultas teknik , bekas kampus ayah ku dulu . aku sengaja tidak memilih kampus yang sama dengan kania , ziyan , dan resky .


tapi entah ini sudah di atur tuhan , kania berkuliah di fakultas teknik mengambil jurusan elektro sama dengan ku.


karena dia mencoba daftar bersama ziyan dan resky tapi tidak di terima , ziyan berkuliah mengambil jurusan Teknis Arsitektur sedang kan Resky mengambil jurusan Manajemen Bisnis .


aku menjalani hari-hari bersama kania , ke kantin belajar , ke perpustakaan pun kami selalu bersama . membuat aku senang , jika mengingat kalau ziyan adalah pacarnya dan sekaligus sahabat ku . aku merasa telah mengkhianati dia dengan menyukai kania diam-diam .


bertahun-tahun aku menutupi perasaan ku , hingga kami lulus kuliah dan bekerja di perusahaan yang di pimpin oleh keluarga kami masing-masing .


kania masih tetap dengan ziyan. hubungan mereka semakin hangat terlihat keseriusan di mata ziyan ada ketulusan hinga membuat mereka terbuai indah nya cinta .


aku mencoba mendekati wanita lain , memperkenalkan kepada ibu karena beliau meminta ku untuk mengenalkan pada nya . tapi semakin aku mencoba semakin akh terbelenggu oleh rasa ku sendiri. rasa yang aku pendam rasa cinta yang menyiksa hari-hari ku .


aku masih berteman baik dengan ziyan , mereka sahabat bagi ku aku sering bertemu mereka jika malam minggu . hanya menghabiskan uang di club malam , mabuk dan di temani perempuan malam.


aku semacam tidak memiliki hasrat sama sekali terhadap wanita-wanita itu hanya ada kania yang menari-nari di fikiran ku , entah apa yang merasuki fikiran dan hati ini aku pun tak tau .


berbeda dengan resky dia selalu melanjutkan obrolan dengan para wanita malam yang berujung cinta satu malam di hotel .


ziyan dan kania mereka sering minum bersama , setelah itu ziyan pulang ke rumah kania . entah apa yang mereka lakukan sesama orang dewasa berdua di rumah yang kosong tidak mungkin hanya bermain kartu remi kan .


suatu aku dapat telfon dari kania sekitar pukul 7 malam , aku mengangkat telfonnya " hallo kania ada apa ?" tanya ku lembut.


" ki bisa temenin gue ga ? di taman kota sekarang " terdengar suara sambil menangis .


aku segera menincak gas dengan cepat, aku khawatir terjadi apa-apa kepada kania , sesampainya disana aku langsung memarkirkan mobil ku , mencari keberadaan kania . aku melihat dia sedang duduk dan menangis aku berusaha menenangkan membawa sebotol air mineral .


" minum dulu " memberi sebotol air mineral.


" makasih ki , lu emang sahabat tebaik gue" ujar kania di sela menangis nya.


" ada apa lo suruh gue kesini?" tanya ku penasaran .


" ada yang mau gue ceritain , tadi sore untuk pertama kalinya gue di ajak kerumah ziyan dia mau ngenalin gue sama mami nya , dan lo tau gue melakukan hal yang bodoh . aku membuat mami nya tak menyukai ku luki "


tangisan kania pecah dia memeluk ku , aku coba menenangkan nya coba bertanya lagi .


flashback On


" sayang hari ini kita ke rumah ya , aku mau kenalan kamu sama mami kita kan udah pacaran lama aku mau serius sama kamu " ajak ziyan kepada kania .


" aku mau sayang , semoga mami kamu ga jutek ha hehe aku harus berpakaian seperti apa sayang ?" tanya kania .


" pakaian rapi saja tidak terlalu formal ini , tapi aku tak bisa menjemput nanti , adik ku meminta bantuan untuk tugas akhir kuliah nya " ujar Ziyan .


" its oke nanti aku datang ke rumah sekitar jam 4 ya " mereka pulang ke kediaman masing-masing .


kania berdandan secantik mungkin , dia mengenakan dress berwarna putih di bawah lutut , setelah selesai dia segera melajukan mobil nya menuju kediaman ziyan . setelah sampai kania pun turun dari mobil .


" ziyan nya ada ?" tanya kania dengan menenteng tas mewah nya .


" ada , maaf dengan siapa?" tanya mami kebetulan mami siska waktu itu pakai baju santai dan tidak berdandan .


" ada tamu kok ga di ajak masuk , bawain tas aku " kania memerintah mami siska dengan angkuh .


" silahkan masuk , mau minum apa?" tanya mami .


" ice cappucino Gak pake lama oke " kania memerintah seolah dia pemilik rumah.


tak berapa lama mami siska pun kembali dengan segelas capuccino dingin , saat di minum kania menyemburkan ke sembarang tempat .


" apaan nih ko rasa nya gak enak , kalau bos kamu tau kerjaan nya gak becus gini . dia pasti pecat kamu "


tiba-tiba ziyan turun dan berkata " ada ribut-ribut apa ini? tanya ziyan


" gapapa ko sayang " jawab kania sambil bergelayut manja di lengan ziyan .


" oh iya mi perkenalkan ini Kania pacar ziyan "


" ohh iya mami sudah kenal , benar begitu kania?" mami berucap penuh penekanan .


muka kania merah padam , dan seketika menjadi pucat pasi . dia merasa bersalah sekali kepada mami siska .


***flashback off


mudah-mudahan kalian suka dengan karya baru ku , Jangan lupa like dan vote***