I Love You Nanny

I Love You Nanny
Ulah Kania



##12


Pov kania .


Aku sudah pulang ke rumah , setelah insiden itu aku harap pernikahan ziyan dan shena hancur , dan ziyan akan kembali ke dalam pelukan ku . Sekarang aku merasa tak ada penghalang di antara ku dan ziyan .


Aku sudah melahirkan dan shena pasti sekarang dia akan menggugat cerai suaminya itu .


Aku sangat yakin dengan tindakan ku kali ini , aku tinggal menunggu perkembangan nya saja .


Sekalian aku mau perkenalkan diri ku ya guys



Semoga cocok dengan karakter kania Sastraindah , kalau menurut author sih cocok-cocok aja . Soalnya foto teteh ini memang cantekss 😍😍 happy reading.


***


Hari ini aku pulang sedikit larut , karena ada sedikit masalah di kantor . Aku mencoba menghubungi mbak Lastri menanyakan kabar baby ki .


" Assalamualaikum mba Lastri ?"


" Waalaikumsalam pak luki "


" Mbak belum pulang ya ? Maaf nih saya pulang telat . Mba gapapa lembur? "


" Saya sih gapape pak , cuman anak saya lagi sakit . Maaf kira-kira bapak balik jam berapa?"


" Owh begitu , maafin saya mba . Sekarang juga saya pulang . Tunggu bentar gapapa kan ?"


" Gapapa pak santai aja , saya juga lagi nidurin baby ki nih "


" Kania ada kan mba? "


" Ada di kamar pak , "


" Yasudah saya pulang sekolah , assalamualaikum "


" Waalaikumsalam " aku pun mematikan telfon nya dan membereskan pekerjaan ku ada juga yang sebagian di bawa ke rumah .


Tak berapa lama aku sampai di apartemen , dan masuk menghampiri mba Lastri .


" Mba sorry ya nunggu lama , nih uang lemburnya " aku memberi uang lembur .


Sekarang kianu sedang tertidur di kamar ku , aku mencoba mengetuk pintu kamar kania .


Tok...tok....tok .


" Ka buka pintu nya, gue pengen ngomong sama lo "


Dia langsung membuka pintu berdiri tepat di depan ku .


" Ka .. kenapa sih lo kalo mbak Lastri mau pulang lo gamau gendong ki bentar aja , sampe gue balik . Kasian kan mba lastri , perjanjian awal dia jaga kianu sampe 5 sore , sekarang udah jam 7 malem .


" Kenapa sih lo selalu nyuruh gue buat gendong dan urus dia ? Hah? "


Astaga ingin aku meluapkan kekesalan ku .


" Lo ini gimana sih , kianu kan anak kita . Harus nya lo gendong lah bentar . Dari semenjak dia lahir lo gapernah nyentuh dia "


" Emang gue gak mau nyentuh dia , sampe kapan pun gue gak bakal sentuh dia . Puas lo?


Di membanting pintu di hadapan ku dengan keras .


Argggghh aku ingin marah , ingin memaki diri ku sendiri . Dan berkata kalau ini pilihan yang salah . Mencintai orang yang tak pernah mencintai ku .


Dua hari berlalu aku menjalani aktivitas seperti biasanya , aku selalu menyelesaikan pekerjaan ku sebelum jam 4 sore . Karena ada perasaan tidak enak ketika mba Lastri harus lembur setiap hari .


Saat aku sudah berada di rumah kianu sedang tertidur di kamar ku , saat yang bersamaan ziyan menelfon ku .


" Halo zi , tumben lo telfon gue ada apa ?" Tanya ku di balik telfon .


" Ki gue pengen ketemu , pengen nongkrong lagi kusut nih "


" Lo lagi dimana? Gue kesana sekarang mumpung anak gue tidur "


" Sekarang gue share lok skrg "


Ziyan menelfon dengan nada serius membuat ku penasaran ingin menemui nya .


***


" Ogah , gak mau gue itu kan anak lo " .


" Ka , lo kan yang lahirin kianu tapi ko malah gak sayang , aneh gue ."


Kania hanya terdiam , aku pun langsung berlalu menuju parkiran dan langsung melaju ke titik lokasi yang di kirim ziyan .


Di hotel ***


Aku keluar dari mobil dan berjalan sambil membetulkan jaket yang sedang ku pakai , tiba-tiba BRUKKK... Aku menabrak seorang wanita yang sedang membawa nasi goreng .


" Aduh mas , kalau jalan lihat-lihat dong . Nasi goreng saya tumpah tuh , mana buat yang ngidam lagi "


Aku hanya menatap wajah ayu wanita itu.


" Mas .. mass . Hallooo? Dih Malah bengong lagi , gimana nih nasi goreng saya tanggung jawab!!"


" Aduh sorry banget mba , gue gak sengaja . Tadi gue buru-buru . Iya iya gue ganti " jawab ku sambil menatap wajah gadis itu .


" Yaudah ayo , kita beli sekarang . Kasian temen saya udah nungguin "


Aku pun mengantar wanita itu pergi ke tempat nasi goreng yang tak jauh dari hotel tersebut , katanya itu untuk teman nya yang sedang hamil ingin makan nasi goreng anglo .


" Kamu nginep disini?" Tanya ku mencairkan suasana .


" Iya " jawab wanita itu singkat .


Aku pun hanya terdiam , aku merasa aneh dimana kalau wanita lain di tatap seperti itu akan meleleh . Tapi tidak untuk wanita ini. Dia tetap dingin dan merasa tak nyaman di tatap oleh ku .


Kata orang aku memang tampan tapi aku hanya mencintai kania seorang , banyak wanita yang ingin singgah tapi aku menolak mentah oleh ku .


Aku pun membayar nasi goreng tersebut dan menatap wanita itu lagi .


" Gue udah tanggung jawab dan ganti nasi goreng lu. Jadi udah gak ada masalah kan ? " tanya ku .


" Iya , makasih " wanita itu langsung pergi meninggalkan aku yang masih berdiri di depan grobak nasi goreng .


" Gila . Baru kali ini gue di cuekin sama cewe. Yang gak gue kenal lagi sialan !!!" Aku pun menyebrang jalan dan langsung menuju food court .


Di food court


" Aduh ki , lo lama banget sih . Bilang otw tapi gak nyampe nyampe " protes ziyan .


" Sori zi , tadi ada insiden dikit. Gue nabrak orang dia minta ganti rugi " jawab ku sambil mendaratkan bokong nya di kursi .


" Hah ko bisa? Lo kaya orang yang baru bisa nyetir aja "


" Bukan bukan zi , tadi gue nabrak cewe pas jalan yang bawa nasi goreng buat temen nya yang lagi hamil . Jadi gue gantiin nasi goreng nya " jawab ku .


" Ohh , ya ya ya " ziyan menjawab singkat .


" Ngomong-ngomong ada apa nih tumben lo ngajak gue nongkrong , setelah nikah lo gapernah ada waktu " tanya ku langsung .


" Haha iya , ada yang mau gue omongin sama lu . Soal kania "


" Apa? Dia berulah lagi ?" Tanya ku penasaran .


Ziyan memperlihatkan Vidio CCTV yang menampilkan kania sedang mengendap-endap memasukan obat tidur di kopi yang ziyan minum.


Dan melakukan hal yang tidak sepantasnya , seolah-olah mereka berdua melakukan hal terlarang .


" Gila ya dia , tega bikin gue gak punya muka di depan lo " aku merasa malu sekali terhadap ziyan .


" Ya emang gila bini lo , bini gue minggat dari rumah gak tau kemana , mana lagi hamil besar lagi , itu tuh gara-gara bini lo " jelasnya yang membuat aku semakin merasa bersalah .


" Gue minta maaf atas nama pribadi gue , gue dikir kemarin-kemarin dia baikin gue tulus tapi malah bikin kecewa gue . gue kira cinta bakal datang dengan sendirinya , tapi kali ini gue sadar kalau cinta gabisa di paksain " ucap ku lesu .


" Ya lo tau lah harus gimana sekarang . Nih minum dulu " ziyan menyodorkan satu botol beer kecil kepada ku .


" Istri lo pergi karena kania , gue bakal bantu cari zi " ucap ku sambil meminum botol beer itu .


Akhirnya aku pulang menuju ke apartemen , aku takut terjadi apa-apa dengan kianu . Merasa kania tak akan mengurus nya dengan baik aku sesegera mungkin melajukan mobil ku menuju Apartemen .


( Jangan lupa like dan komen ya guys . Happy reading vote yang banyak ya author kinta dukungan nya 🙏😍❤️)