
##38
Tok..tok..tok .
" Kianu sayang , bisa buka kan daddy pintu ? " Suara Luki terdengar dari luar .
" Apa , mommy Kania sudah pulang ? " Tanya kianu dari dalam kamar .
" Sudah , ayo buka " pinta Luki sambil mendorong pintu , segera kianu membuka kunci .
" Kenapa kamu gak mau ketemu mommy ? " Tanya Luki sembari duduk di kursi sofa yang berada di dalam kamar.
" Dad , sebenarnya mommy kania itu , mommy nya kiki bukan sih ? " Tanya kianu , karena tak merasakan ikatan batin antara mereka berdua .
" Ki .. kamu gaboleh bilang gitu . Mommy kania itu memang ibu kamu , yang mengandung selama sembilan bulan lamanya "
" Daddy , Daddy kan sering cerita kalau kiki punya dua ibu . Mommy dan bunda , kata tante alfy apa daddy menikah 2 kali ? " Luki menatap kianu , sangat sulit menjelaskan kepada anak sekecil kianu .
" Yaallah , gimana ya daddy menceritakan semuanya kepada kamu . Kamu itu terlalu kecil untuk mengetahui semuanya . Tapi daddy akan pastikan jika usia mu sudah cukup , daddy akan menceritakan semuanya . Siapa itu bunda desi . "
" Masalah orang dewasa itu sangat rumit , kianu gak suka " ucap nya lucu sambil memanyunkan bibirnya .
" Haha kiki , suatu saat kamu itu akan tumbuh dewasa juga . " Ucap Luki sambil terkekeh .
" Hari ini daddy free . Kita mau kemana ? " Tanya Luki .
" Daddy temani kianu berenang saja ya . Sudah lama kianu tidak berenang dengan daddy "
" Yasudah sekarang kamu makan siang dulu ya , setelah itu ganti pakaian mu , daddy mau ke kamar dulu "
Luki pun berlalu menuju kamar nya , sebetulnya hari-hari luki sedang sibuk sekali tapi dia mencoba tidak mengganggu mood kianu . Dia sudah menelfon sekretaris pribadi nya untuk mengerjakan semua yang harus luki kerjakan .
****
Pov desi .
Malam ini aku sedang tertidur di kasur yang kecil . Sudah 4 tahun lebih aku tinggal disini , membagi berkeluh kesah di kamar ini . Ku harap pilihan ku ini tidak salah . Jika benar kianu yang ku tolong adalah kianu anak nya pak luki , sungguh sempit dunia ini . Betapa ingin aku menghindar , tapi malah aku yang menolong nya , seperti di takdir kan untuk bertemu kembali . Aku sudah ingin membangun masa depan ku sendiri .
Bersama laki-laki yang aku cintai . Laki-laki yang selalu menemani ku , dalam segala keadaan. Aku selalu berdoa untuk kebahagiaan ku bersama bang Reyno , kesembuhan nya sangat aku nanti . Semoga pilihan ku tidak salah , Reyno adalah orang baik . Aku tak ingin mengecewakan nya .
Minggu depan aku sudah melaksanakan sudang skripsi , semoga berjalan dengan semestinya . Aku berencana untuk melamar pekerjaan di salah satu SMK swasta favorit di kota ini.
💌 Bang Rey , sudah makan. ?
💌 Belum sayang .
💌 Bang Rey dimana , aku bawain nasi ya dari warung bu Rina .
💌 Oke aku lagi di rumah , kamu bawakan nasi dengan capcay 😉
" Assalamualaikum bu " sapa desi kepada bu Rina .
" Desi .. mau makan apa des ? " Tanya bu Rina .
" Nasi dua bungkus , pake capcay sama ayam ya bu "
" Hubungan mu dengan Reyno susah sampai mana ? "
" Idih bu Rina ini kepo yaa haha " canda desi .
" Iya ibu kepo . Akhir-akhir ini kamu lebih sering tertawa . Sudah jadian kan kamu? "
" Sudah bu , kami juga berencana menikah dengan bang Rey " ucap desi .
" Alhamdulillah dong , segera kan ya . Gak baik terlalu lama pacaran "
" Iya bu , insyaallah . Doakan saja ya . Semoga di segera kan .
" Yasudah Desi pamit , ini uang nya ya bu makasih , assalamualaikum " ucap desi kepada bu Rina .
Karena desi sudah menganggap bu rina seperti ibu nya sendiri .
Desi pun berjalan menuju rumah Reyno yang tidak terlalu jauh dari tempat bu Rina .
Desi pun mencoba mengeruk pintu , namun tidak ada jawaban dari dalam . Desi sangat khawatir , desi pun masuk dan melihat Reyno sedang mengaduh kesakitan memegang kepalanya .
Sambil berlari desi menghampiri Reyno " bang... Abang kenapa ? Pasti telat minum obat lagi kan "
" Sakit des sakit astagfirullah " ucap Reyno lirih .
" Abang minum obat nya ya " Desi pun memberikan obat yang di berikan dokter kemarin .
Setelah Reyno meminum obat nya , Reyno pun melemas dan berbaring di sofa .
" Bang sudah baikan " tanya desi lembut sambil mengusap wajah nya .
" Lumayan , yang maafin aku ya . Aku malah selalu merepotkan mu " ucap Reyno pelan .
" Bang , Desi tidak merasa di repot kan ko . Pokonya abang harus sehat , Sekarang Abang makan desi yang suapi ya "
Reyno pun menurut setelah desi menyuapi nya , desi tak berani meninggalkan Reyno berada di rumah sendirian seperti ini . Akhirnya dia mengawasi Reyno dan terjaga sepanjang malam .
jangan lupa like dan komen ya .
dukung author dengan cara vote ya sayang sayang nya akuhh ,😍😍