
##36
Luki dan kianu sekarang sudah tinggal di rumah nya yang berada di kompleks **** . Sejak kianu menginjak Taman kanak-kanak luki memutuskan pindah dari apartemen , terlalu sakit mengingat bahwa dia dan Desi sering menghabiskan waktu bersama . Kepergian desi meninggalkan bekas yang sangat mendalam .
" Sayang hari ini mommy kania yang akan mengantar kamu ke sekolah . Apa kamu setuju ? "
" Gak .. Kianu gak mau di antar mommy kania . Mommy kania lebih sering memainkan ponsel di banding memperhatikan kianu " protes kianu terhadap luki .
" Jangan begitu . Mungkin mommy kania sedang sibuk dengan kerjaan nya "
" Terserah daddy " kianu pergi setelah mencium tangan Luki , memasukan bekal nya dan menunggu kania di liar rumah .
Tak lama mobil kania sampai.
" Sayang , ayo mommy antar kamu sekolah " Kania pun menuntun kiki sampai ke dalam mobil .
Memakan sedikit waktu yang lama karena jalanan pagi ini cukup macet . Saat di perempatan kebetulan sedang lampu merah, kianu melihat Desi sedang berada di motor dengan Reyno .
" Mommy itu ada tante cantik dan om tampan . Bisa kita menemuinya ? " Ucap kianu sambil menunjuk ke salah satu motor di depan mobil kania .
" Kianu sayang , kita sudah kesiangan loh . Lain kali kita temui tante cantik mu itu ya " ucap kania sambil melajukan mobil nya karena lampu sudah berwana hijau .
Mereka berdua pun sampai di SD terfavorit ,
" Kiki , mommy harus ke kantor . Setelah sekolah selesai kiki tunggu dulu disini ya sebelum mommy jemput kamu " tak ada jawaban dari kianu . Dia berlalu setelah mencium tangan ibu nya .
Sebel banget , kalau mau di tinggal gini mending kiki di antar bibi aja . Gumam kianu dalam hati .
***
Hari ini desi sedang berkonsultasi dengan dokter yang menangani penyakit tumor otak Reyno .
Setelah melakukan check up , Reyno dan desi duduk dan saling berhadapan dengan dokter .
" Dok bagaimana ke adaan nya ? " Tanya desi menatap dokter itu .
" Seharusnya mas Reyno harus rutin menjalani pengobatan. Karena sel tumor nya mengecil Sekarang . "
" Saya gak mau Operasi dok " ucap Reyno .
" Mas Reyno memang harus Operasi , agar sel tumor nya tidak menjadi kangker . Sewaktu waktu akan tumbuh lagi jika pengobatan nya tidak teratur . Dan akan berakibat fatal .
" Mbak , harus lebih sering mengingatkan mas Reyno untuk melakukan kemoterapi . Agar sel tumor nya tidak menjalar dan membuat penyakit baru di tubuh nya . Semua ini adalah keajaiban tuhan , tapi kita juga harus ikhtiar untuk kesembuhannya "
" Baik dok , saya akan pastikan bang Reyno tidak telat menjalan kan kemoterapi . Kalau begitu terimakasih dok kami permisi "
Desi pun membawa resep obat dan memberikan nya kepada petugas parmasi , mereka pun duduk di bangku ruang tunggu .
" Abang dengar kan , kata dokter . Kamu harus rajin melakukan kemoterapi . Supaya lekas sembuh " ucap desi sambil menggenggam tangan Reyno .
" Sayang , aku gak mau nanti lama-lama rambut ku rontok gara gara kemoterapi "
" Bang .. kesembuhan abang lebih penting dari ini. Desi gak perduli abang mau botak , atau ada perubahan fisik dari kamu. Desi lebih mementingkan kesembuhan abang " ucap desi .
" Kamu wanitaku yang paling baik , aku akan menuruti apa mau mu " Reyno pun mencium tangan desi yang berada di genggaman nya .
" Atas nama Reyno " ucap petugas parmasi .
Desi pun beranjak dan menghampiri petugas parmasi itu.
" Mbak. Ini obatnya , di minum jika kepala pasien terasa sakit , untuk obat yang ini di minum satu hari 4 kali . Minggu depan dengan jadwal yang sama , mbak kembali lagi kesini "
" Terimakasih mbak " desi pun mengambil obat yang cukup banyak di dalam kantong plastik itu .
" Kita pulang sekarang ya . Kami harus istirahat " ajak desi sambil menuntun tangan reyno .
" Tapi istirahat nya di temenin kamu ya " Reyno selalu ingin bermanja-manja bersama Desi .
Di juga berencana akan melamar desi jika waktu nya sudah tepat . Mereka berdua pun melajukan motornya sedikit pelan desi memeluk Reyno dengan sangat mesra . Betapa hatinya telah jatuh pada pelukan Reyno .
" Sayang sidang skripsi mu kapan " tanya Reyno sambil melirik desi dari spion .
" Iya aku doakan , semoga dapat dosen killer . Ehh baik maksudnya. " Canda Reyno. Desi pun mencubit perut nya .
" Aw.. aw..aw sakit beb . Kamu ih kuku nya potong tuh kaya macan aja " ucap Reyno sambil memegang perutnya yang sakit .
" Awas ya kalau bilang aku macan lagi , aku cakar aja sekalian " ucap desi dengan kesal .
" Haha mau dong di cakar sama macan cantik " goda reyno lagi .
Desi melepaskan pelukannya dari perut Reyno . Pertanda saat ini desi sedang marah .
" Yanng jangan marah dong , aku kan cuma bercanda . Sini tangan kamu nya peluk aku lagi "
Tak ada jawaban dari desi . Saat melirik ke arah kiri bahu jalan Reyno melihat anak yang tak asing baginya . Itu kiki yang sedang berjalan sambil melamun .
" Yang .. yang .. itu kiki liat deh " tapi Desi tak menghiraukan perkataan Reyno .
" Yang beneran itu kiki , pasti dia gak di jemput sama orang tuanya . Aneh kalo ada yang nyulik gimana " ucap Reyno sambil menghentikan motornya .
Saat desi melihat ke arah yang tunjukan Reyno , benar saja dia melihat kiki sedang berjalan membuka rompi sekolah nya , terlihat wajah nya sangat kesal .
Desi pun turun dari motor , dan menghampiri kiki .
" Kiki , sedang apa disini ? " Tanya desi sambil berjongkok mensejajarkan tinggi nya dengan Kiki .
" Tante cantik " kiki pun memeluk desi .
" Kiki kenapa ? Ko jalan sendiri ? Apa bibi kiki menggalkan kiki lagi ? " Tanya Desi .
" Kiki sebel sama mommy , katanya mau jemput . Kiki udah nunggu lama tapi gak jemput-jemput "
" Yaudah kita duduk di halte itu aja yang , kasian kiki kepanasan " ajak Reyno sambil memapah kiki .
Reyno pun menyebrang jalan , mencari minuman karena kiki sedang ke hausan , saat desi melihat bet nama kiki terpampang jelas sekali .
"KIANU SASTRA PRASETYA " desi membulat kan matanya . sungguh dunia ini sangat sempit . Tapi untuk meyakinkan kalau kiki adalah kianu . Desi menanyakam beberapa pertanyaan yang sedikit intens .
" Sayang , rumah mu dimana ? "
" Di kompleks jl **** . "
Oh ternya kiki tinggal di kompleks , yang ku tau pak luki tinggal di apartemen . Apa jangan-jangan ini kianu yang berbeda ? Desi bergumam dalam hati .
" Nama tante siapa ? Daddy ingin sekali bertemu Dengan Tante , katanya mau mengucapkan terimakasih kepada tante .
Untuk berjaga-jaga desi berkenalan dengan kianu . Menggunakan nama tengah nya .
" Nama tante alfy sayang. " Ucap desi sambil mengelus kepalanya.
" Iya tante alfy , Terima kasih sudah membantu kiki dua kali . Oh iya daddy juga suka cerita kalau kiki memiliki 2 ibu . "
" Oh begitu . Daddy kianu sudah menikah 2 kali ? "
" Menikah itu apa ? " Tanya kianu .
" Haha tante lupa. Yasudah itu tidak penting "
" Ki , ini minum dulu " ucap reyno sambil memberikan air mineral kepada kianu . .
****
Disekolah kianu sedang terjadi cekcok antara kania dan Luki .
" Kamu gimana sih ka , ngurus kianu sehari aja gak becus " bentak luki .
" Maaf ki , aku gak tau kalau kianu bakal pergi . Tadi di kantor sedikit sibuk "
" Udah udah cepetan cari kianu "
Mereka berdua pun segera menyusuri jalan , Setelah menyusurk jalan cukup jauh . Mereka melihat kianu sedang bersama seorang pria tinggi besar .