
##40
Setelah mengantar kianu ke tempat les , luki pun bergegas ke kampus yang dia yakini desi kuliah disana . Luki melajukan mobil dengan kecepatan sedang . Tak memakan waktu lama dia pun sampai di parkiran kampus yang sedang ramai .
Dia pun bejalan menyusuri kampus dan mencari ruang TU .
" Permisi pak , apa disini ada mahasiswi yang bernama Desi ? " Tanya luki kepada pengurus kampus tersebut .
" Banyak mas , fakultas apa mas ? " Tanya si bapak .
" Saya kurang tau , apa saya bisa mendapatkan alamat orang yang bernama desi ? "
" Maaf mas , seperti nya tidak bisa . Soalnya takut terjadi sesuatu dan menyalah kan kepala pihak kami . Ada keperluan apa ya mas ? "
" Saya kehilangan jejak teman , tadi saya melihat nya disini . Apa mungkin dia berkuliah disini . "
Sial gue kan gak tau nama panjang Desi . Luki bergerutu sendiri .
" Oh begitu , banyak sih mas yang namanya Desi . Kecuali mas tau nama panjang nya "
" Yasudah saya permisi pak " luki pun pamit , ternyata memang sulit mencari orang tanpa informasi yang jelas .
Dia pun berjalan menuju parkiran yang melewati segerombolan wanita dan pria yang sedang berkumpul . Dia pun menanyakan perihal Desi pada mereka .
" Sorry ganggu nih , ada yang tau orang ini gak ? Namanya Desi " luki pun memperlihatkan foto kepada mereka .
" Lo kenal ga ? " Ucap si Pria Kepada salah satu wanita di sana .
" Gak kenal , cuman tau aja . Namanya desi alfy wirawan . Dia ngambil jurusan psikologi umum " ucap si wanita .
" Oh. Apa kalian tau alamat rumah nya ? " Tanya luki .
" Kita gak tau mas , dia sangat tertutup . Dia juga mengambil kelas karyawan . Jadi kita jarang ketemu " ucap si wanita .
" Yaudah makasih ya atas infonya " luki pun kembali kedalam mobil nya , karena sebentar lagi waktu nya kianu pulang .
" Hmm desi alfy . Yang membantu kianu juga namanya alfy . Apa jangan-jangan tante alfy yang di maksud adalah desi ? Aku harus benar-benar menyelediki ini semua " ucap luki di dalam mobil , dia pun melajukan mobil nya menuju tempat les kianu .
Luki pun memarkirkan mobilnya di pinggir gedung , terlihat kianu jalan menghampiri mobil kianu. Dan masuk .
" Hay Daddy , sudah menunggu lama ? " Tanya bocah kecil itu .
" Ihh daddy rambut kiki kan jadi berantakan " ucap nya sambil cemberut , tampak sekali wajah tampan dari anak ini .
" Sorry sorry deh . Oh iya kita makan di luar ya hari ini " ucap luki sambil menjalankan mobil nya .
" Asikkk , kita makan di KFC aja ya " ucap kianu sambil memasang wajah ceria seketika .
Mereka pun menyusuri jalan sambil Sesekali berbicara , tentang sekolah kianu dan membahas pelajaran .
" Dad , kiki pengen banget ketemu lagi sama Tante alfy "
" Ohh . Dimana kita bisa bertemu dengan tante cantik mu itu ? "
" Kiki juga gak tau dad. Kiki kan bertemu tidak sengaja . Kiki gak pernah tanya alamat nya "
" Yasudah , kita berdoa saja . Semoga kita bisa bertemu lagi dengan tante cantik mu itu . "
Akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan mereka . Memesan makanan kesukaan masing-masing .
Di sela-sela makan nya luki menanyakan perihal kiki masih marah atau tidak terhadap kania .
" Sayang . Apa kamu masih marah sama mommy kania ? "
" Hmm kiki gak marah kok dad , hanya kiki malas bertemu mommy . Mommy selalu janji untuk jadi yang terbaik untuk kiki , tapi mommy selalu ingkar terus . Daddy tau kan kalau kiki gak suka dengar kata-kata janji " anak ini benar-benar polos . Jawabannya memang tulus dari hati .
" Kamu gaboleh bilang seperti itu , Daddy tidak pernah mengajarkan kamu berbicara seperti itu sayang " ucap luki lembut .
" Emang daddy gapernah ajarin kiki bicara seperti itu kepada siapa pun , tapi mommy yang selalu buat kiki seperti ini . " Memang ada benar nya ucapan anak ini. Sejak kecil dia tak menemukan itu di diri kania . Seolah ingin membahagiakan tapi bullshit .
" Kiki masih mau kan bertemu dengan mommy ? "
" Mommy kan ibu nya kiki , kenapa engga . Tapi nanti aja kalau kiki udah ga kesel sama mommy "
" Yasudah , sekarang habiskan makanan nya ya . Habis ini daddy antar kamu pulang . "
Mereka pun menghabiskan makanan nya , dengan perasaan Luki yang campur aduk begini . Membuatnya tak bersemangat . Bagaimana tidak , setelah bertahun-tahun di tinggal kan desi itu bagai hantaman keras untuk nya . Menata hati dengan sangat susah payah , sekarang tanpa sengaja desi muncul , membuat hatinya yang sudah rapih hancur kembali . Ada rasa bahagia dalam batin nya , tapi jika desi sudah menemukan kehidupan baru dengan orang lain betapa sia-sia waktu nya . Menunggu orang yang tak pernah peduli akan hati dan perasaan nya .
( Maaf kan author , rencananya aku mau crazy up . Tapi karena author sudah mulai bekerja. Mohon bersabar ya dengan episode barunya . Tapi author usahakan akan up setiap hari ya guys 😍🙏🏻)