I Love You Nanny

I Love You Nanny
Berniat



##51


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam , Desi pun menutup toko bunganya .


Kianu memohon agar dia bisa ikut kerumah Desi . Luki sebenarnya ingin segera pulang , tapi kianu tetap merengek ingin ikut .


Akhirnya Luki pun ikut ke rumah desi , hanya memakan waktu sebentar mereka pun sampai di rumah Reyno .


" Silahkan masuk , saya buatkan minum dulu " Luki pun duduk di ruang tamu . "


Desi pun kembali dengan 3 gelas teh hangat .


" Silahkan di minum " Luki dan kiki pun meminum teh tersebut .


" Kamu tinggal dengan siapa disini? " Tanya luki .


" Sekarang aku tinggal dengan , bu Rina , mika , dan reka " ucapnya .


" Ooo .. ki , pulang sekarang yu . Kasihan tante cantik mu seperti nya lelah "


" Dad , kiki ingin menginap disini , apakah boleh ? "


" Jangan dong , Tante Desi kan sudah bukan nanny kamu lagi . Nanti dia kerepotan mengurus kamu ."


" Tapi dad , kiki ingin tidur bersama dengan tante desi " luki pun melirik ke arah desi .


" Kiki mau tidur dengan tante ? Boleh . Gapapa ko , besok kan hari Sabtu , tante tidak bekerja "


" Beneran gapapa des ? "


" Gapapa ko pak luki , besok kan bisa jemput kiki "


" Yasudah kalau kamu tidak merasa di repot kan , aku pamit ya des "


Luki pun pamit kepada desi dengan antusias nya kiki melompat lompat kegirangan . Kiki bermain sedang bermain dengan Reka , dan desi pun bergegas untuk mandi , karena hari ini rasanya lelah sekali .


Desi pun kembali ke ruang tamunya dan menghampiri kiki , mengajak nya makan malam bersama . Bu Rina yang datang menatap heran kenapa ada anak laki-laki di rumah ini . Dengan isyarat yang di beri desi mika pun mencoba menjelaskan kepada bu Rina siapa anak kecil ini . Dan setelah cukup bu Rina pun mengerti .


" Sayang , kita tidur Sekarang yu . " Ajak Desi .


" Kiki tidur bersama tante kan ? "


" Iya sayang , " desi pun menuntun masuk kedalam kamarnya . Dan menidurkan nya di kasur yang sama .


" Wah , kalau saja kiki bisa tidur bersama Daddy dan bunda , kiki pasti sangat senang "


" Sayang , ayo lekas tidur . jangan memikirkan hal-hal yang membuat kiki pusing . "


" Iya tante " kiki pun memejamkan matanya , Desi mengingat saat mengurus anak kecil ini . Tak terasa waktu begitu cepat berlalu . Dia masih tetap menyayangi kianu seperti anak kandung nya sendiri .


Keesokan harinya Desi memandikan kiki , dan memakainya pakaian yang kiki bawa di tas nya .


Desi pun membuatkan nya sarapan pagi telur dadar dan nasi goreng , kianu pun memakan nya sampai habis .


" Des , bisa kita bicara sebentar ? " Luki pun menggenggam tangan desi sampai di halaman depan .


" Ada apa pak "


" Aku rasa , aku tak bisa menahan nya lagi . Perasaan ku masih sama terhadap mu . Apa perasaan mu terhadap ku masih sama ? " Desi pun terdiam .


" Saya juga tidak tau pak , tapi semenjak kehadiran kianu . Saya yakin ini adalah takdir Allah . Dia dapat membuat saya tersenyum kembali , saya juga tidak ingin berlarut dalam kesedihan karena meninggal nya suami saya . "


" Aku ingin melamar mu , maukah kamu menjadi istri ku ? "


" Beri saya waktu pak , saya harus bicara dengan ibu angkat saya . Sesegera mungkin saya akan mengabari bapak " luki pun tersenyum mendengar jawaban desi , dia sangat berharap kalau desi akan menerima Luki menjadi suami nya .


Setelah obrolan itu Luki pun pamit pulang , kianu pun memeluk desi dengan hangat .


Reka dan mika adalah wanita muda yang memiliki paras yang manis , sabat Reyno yang bernama indra dan beni pun mendekati mereka dan sering membatu maju nya toko bunga Reyno .


Indra yang bekerja di salah satu crew Tv swasta dia mendekati mika , sedang kan Beni yang bekerja di Bank pun sedang berusaha mendekati Reka .


Kedekatan mereka pun semakin nampak , karena dua laki-laki ini pun sering mengajak nya makan atau sekedar berjalan-jalan ke mall .


Desi berjalan menuju warung bu rina dia sangat ingin menceritakan apa yang sudah bicarakan Luki tadi , tak di pungkiri semakin dewasa , dia semakin bisa melihat ketulusan seseorang .


" Assalamualaikum bu , ada yang bisa desi bantu ? "


" waalaikumsalam , anak ibu . Tidak usah hari ini tidak terlalu ramai ko , ada apa kamu ke mari ? Apa tidak sibuk? " Ucap bu Rina , sambil duduk di samping desi .


" Bu , ada yang mau Desi bicara kan kepada ibu . Dulu desi sempat bekerja sebagai baby sitter , desi sempat menaruh hati majikan desi dan dia juga begitu. Tapi karena mantan istri nya mengganggu hubungan kami , akhirnya desi pergi tanpa pamit lalu bertemu ibu disini . Bertemu bang rey dan kehidupan baru , sampai desi bisa jadi seperti sekarang . "


" Setelah kepergian bang rey desi bertemu lagi dengan mantan majikan desi , desi fikir dia rujuk dengan istrinya dan ternyata tidak bu . Tadi siang dia berniat untuk melamar desi , apa itu tidak terlalu cepat ? "


Bu rina tersenyum dan mengelus kepala desi " nak , kamu punya jawaban nya disini ( menunjuk dada desi ) kamu tau pilihan mana yang tepat . "


" Tapi , apa tidak apa-apa dengan bang Rey ? Dia kan baru saja tiada "


" Kamu ingat ga kalau di surat wasiat Reyno , kamu di persilahkan untuk menikah lagi . Asal lelaki itu mencintai kamu dengan sepenuh jiwanya "


" Aku akan fikiran baik-baik bu. Mudah-mudahan ini jodoh ku yang terakhir "


" Amiin , oh iya kamu mau makan ? Ibu masak ayam balado loh "


" Boleh boleh , aku ambil sendiri aja bu " desi pun berdiri dan mengambil nasi secukupnya .


" Oh iya , Mika dan Reka kemana ? Biasa juga mereka bubtutin kamu kesini "


" Ohh mereka , sedang Pendekatan sama Bang indra dan bang Ben . Setiap weekend pasti berangkat , aku doang yang jomblo haha" Bu Rina pun tertawa bersama desi .


Desi harus benar-benar memikirkan perkataan Luki , dia memang sangat mencintai kianu , dia juga butuh sosok seorang pelindung . Usianya kini sudah menginjak 28 tahun dan belum memiliki keluarga seutuhnya .


( Jangan lupa like dan vote ya guys 😍)