
##49
Karena waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam , desi dan para karyawan nya pun pulang . Mika dan reka pun membereskan meja dan memberikan uang hasil berjualan hari ini .
Mereka berjalan menuju mobil desi , karena tak terlalu jauh dari kebun nya , desi pun sampai di rumah nya yang lumayan besar ini .
" Kalian sudah makan malam ? " Tanya desi kepada 2 karyawan nya .
" Belum mbak " jawab Reka .
" Oke .. kalau gitu kalian mandi dan siap-siap , aku akan ajak kalian makan enak " desi pun tersenyum kepada reka dan mika , berlalu ke kamar yang masih di hiasi potret Reyno .
Dia selalu memegang kalung dan gelang yang di berikan Reyno , betapa desi sangat merindukan nya .
Setelah selesai berpakaian desi pun turun , memakai kemeja longgar milik Reyno dan celana jeans ketat , dengan rambut panjang yang di gulung keatas . Tanpa makeup sama sekali , hanya kacamata yang menghiasi wajah nya .
" Kalian sudah siap ? " Tanya desi sambil menghampiri reka dan mika.
" Sudah mbak " ucap mika antusias , desi memang di kenal sebagai bos yang baik , ramah , dan royal .
" Oke kita berangkat sekarang " desi pun berjalan menuju garasi , disusul oleh mika yang duduk di depan , dan reka duduk di belakang setelah menutup gerbang .
" Kita mau makan dimana mbak ? " Tanya reka sambil memajukan badan nya ke depan .
" Kita makan di warung seafood bang Marno aja Gimana ? Kalian bebas mau pesan apa pun asal di habis kan " ucap desi .
" Wah asik tuh , makasih ya mbak . Mbak desi baik banget sama kita , padahal kita termasuk karyawan baru disini " ucap mika lagi sambil menatap Desi .
" Sama-sama , saya juga makasih loh . Kalian sudah mau membantu kebun bunga bang Rey makin maju , kalian juga mau temenin saya tinggal di rumah . Kalian bukan hanya karyawan , tapi keluarga untuk saya " Reka dan Mika pun tersenyum , betapa bahagianya mereka memiliki bos rasa kaka untuk nya .
Tak berapa lama mereka pun sampai dan langsung duduk di kursi yang sudah tersedia . Desi pun memesan udah goreng mentega , Reka memesan cumi-cumi asam manis , dan mika memesan kepiting saus Padang . Mereka sengaja memesan menu yang berbeda , karena usul desi agar mereka bisa mencoba satu sama lain .
Sambil menunggu pesanan mereka , desi pun duduk sambil memainkan ponsel merek Reyno yang sudah
Menjadi milik nya .
" Mbak , yang kemarin berhijab itu . Kaka nya mbak?" " Tanya Mika .
" Oh kak Shena , dia itu orang baik . Dulu saya bertemu dengan nya di hotel dulu bekas saya bekerja , hubungan kami semakin baik "
" Sudah cantik ramah lagi , terus kenapa kemarin mbak kaya baru ketemu sama bu Shena itu ? " ungkap mika .
" Wah ceritanya panjang , dulu juga saya kerja sebagai baby sitter dan majikan saya baik dan ganteng haha saya sampe jatuh cinta " ucap desi tanpa ada jarak .
" Seru juga ceritanya " jawan reka .
Dringgggg ( suara ponsel Desi )
" Yang lagi di omongin telfon " Desi pun mengangkat telfon dari Luki .
" Assalamualaikum des " luki membuka suara di balik Telfon .
" Waalaikumsalam pak luki , ada apa menelfon malam-malam? " Tanya Desi .
" Emm , gapapa . Tadinya mau ngajak makan malem " ucap luki ragu .
" Oh boleh , boleh . Saya sedang di warung seafood bang marno , pak luki kesini aja "
" Oke aku segera meluncur kesna "
Desi pun mengizinkan makan malam yang di sangka luki hanya berdua dan nyatanya berempat . Makanan mereka baru sampai 2 porsi saja tinggal milik Desi yang belum .
Karena suasana warung yang sangat ramai , mereka pun menunggu lumayan lama . Sampai akhirnya luki datang , dia melihat ke arah mencari keberadaan Desi . Desi yang melihat lelaki tinggi tegap pun itu , langsung melambaikan tangan nya .
" Hay des .. ini ..? " Luki menunjuk ke arah mika dan reka .
" Ohh iya , kenalin pak . Ini karyawan saya , mika dan reka . " Luki pun berjabat tangan dengan dua karyawan mereka .
" Ayo pak luki silahkan pesan . Katanya mau makan malam " ucap desi sambil memberikan pena dan kertas.
" Kalian belum makan? " Kata luki , sambil memilih menu kesukaannya .
" Belum , tinggal nunggu pesanannya mbak desi " ucap reka.
" Yasudah saya pesan kerang asam manis saja "
Mereka pun makan malam bersama penuh dengan kehangatan . Apalagi sikap Desi yang sekarang lebih dewasa dan terbuka .
" Wah makasih mbak desi atas teraktiran nya " desi pun tersenyum kepada reka dan mika .
" Sama-sama. Ini juga kan berkat kerja keras kalian "
" Aku di traktir juga gak nih? " Desi pun menangguk sambil tersenyum .
" Haha untuk malam ini kalian aku traktir ya " ucap luki .
" Jangan pak luki , saya yang bayar aja , saya udah janji mau traktir mereka "
" Jangan dong , aku kan laki-laki jadi aku yang harus bayar " ucap luki membuat mika dan reka auto tersenyum .
" Oh iya memang kamu memiliki usaha apa des ? " Tanya luki sambil menyalakan satu batang rokok nya .
" Saya meneruskan usaha suami saya , membuka kebun bunga sekaligus toko bunga pak "
" Wah kamu hebat ya , sekarang sudah benar-benar berubah " desi pun hanya tersenyum kecut .
" Berubah bagaimana ? " Tanya nya.
" Iya sudah sukses , dan semua impian kamu sudah tercapai " desi mencobanya mengalihkan pembicaraan , dia takut kalau Luki akan membahas tentang jodoh . Jujur untuk saat ini desi belum siap memikirkan hal itu .
" Kenapa kiki gak di ajak pak ?"
" Sudah tidur dia jam segini "
Mika dan reka yang melihat keakraban mereka pun hanya tersenyum dan mengangumi mereka , wanita cantik nan baik hati . Bertemu dengan pria tampan .
Setelah selesai makan dan mengobrol banyak hal . Luki pun membayar semua pesanan nya . Mereka berempat berjalan menuju mobil nya masing-masing .
" Makasih pak , sudah Traktir kita " ucap desi kepada Luki .
" Gak masalah , kamu kan bisa traktir karyawan mu kapan saja "
" Iya , sekali lagi saya ucapkan terima makasih "
"Stop!! Panggil saya bapak. Sekarang saya buka bos kamu lagi loh " desi hanya tersenyum sambil melambaikan tangan dan masuk kedalam mobil , di susul oleh reka dan mika .
Luki pun pulang kerumahnya dengan perasaan yang entah apa ini .
Akan kah Desi dan luki kembali bersama ?
Tunggu kelanjutannya ceritanya ya .
Jangan lupa like dan komen ya guys 😍