I Love You Nanny

I Love You Nanny
Rencana Baik



##54


Hari Jum'at ini pun mereka berdua berziarah ke makam Reyno , memanjatkan doa yang di pimpin Luki , mereka berbicara dalam hati meminta restu Reyno yang benar-benar sudah tenang di sisi-Nya .


Karena waktu sudah menjelang siang , luki pun bergegas untuk melaksanakan sholat Jum'at . Desi yang sudah izin pun dia tak pergi mengajar hari ini , dia sudah meluapkan segala isi hati nya , terutama untuk hidup dengan lelaki lain , buka desi melupakan Reyno dengan begitu cepat . Tapi dia juga butuh pendamping yang selalu mengerti akan masalah hidupnya , yang mendengar keluh kesah nya .


Saat di perjalanan pun desi hanya melihat ke arah luar jendela dengan tatapan kosong , Luki yang melihat itu pun langsung menggenggam tangan nya .


" Sayang .. kenapa ? Apa kamu sakit ? " Tanya Luki sambil menatap nya .


" Ah engga ko , pak . Hari ini kita ke rumah ibu ya , sekalian bilang niatan kamu , kalau kamu memang serius "


" Iya , setelah aku selesai sholat Jum'at , kita kerumah ibu "


Luki pun memarkirkan mobil di kebun bunga , dia pun mencari Mesjid terdekat dari toko bunga . Hari ini desi memakai kemeja dan celana kulot serba hitam , hanya mengenakan sendal jepit pun tetap terlihat mempesona .


" Mbak gimana tadi ? " Tanya Reka .


" Gimana apa nya ? " Tanya balik Desi .


" Berziarah ke makam pak Reyno ? "


" Ya seperti biasa , saya berdoa meminta izin "


" Hubungan mbak sama pak luki ? "


" Baik , mungkin dalam waktu dekat ini aku berencana serius dengan nya "


" Wah Alhamdulillah dong , semoga di lancarkan segala urusan nya "


Setelah obrolan nya bersama mika , Desi pun melanjutkan mengecek semua stock bunga dan pembayaran apa saya yang belum di selesaikan . Gaji mika dan Reka pun sudah lumayan besar , ada bonus dan lembur saat bekerja di tanggal merah .


Luki pun menghampiri desi yang tengah sibuk menghitung uang penghasilan siang ini .


" Sayang sibuk ya? ," Tanya Luki yang sudah pulang dari Mesjid .


" Oh engga ko , kamu sudah makan? "


" Tadi cuman sarapan aja di rumah , sebaik nya kita ke tempat ibu Sekarang aja . Kata kamu kan ibu buka warung nasi , sekalian kita makan di sana saja? "


" Aku setuju , kita kesana nya jalan aja gimana ? "


"Boleh " Luki pun langsung menggenggam tangan desi menuju warung Bu Rina .


" Re, Desi serasi ya sama calon suaminya " ucap Indra sambil melirik ke arah Reka .


" Hmm iya , yang cantik dapet yang tampan " jawab Reka , tak mengalihkan pandangannya dari bunga yang sedang ia tanam .


" Kita juga bisa kaya gitu , ayo lah Re . Beri aku kesempatan "


" Bang Indra , aku sedang bekerja . Kalau di ajak ngobrol terus kapan selesai nya " ketus Reka .


" ..... " Indra pun tak menjawab perkataan Reka , memang betul jika terus mengobrol pekerjaan na tak akan selesai .


***


Mereka pun sampai di warung bu Rina yang cukup ramai hari ini , desi membantu ibunya membuatkan pesanan . Luki hanya duduk sambil menatap keterampilan nya menyajikan makanan untuk para pelanggan .


Bu Rina yang melihat keberadaan Luki pun tersenyum kepada Desi .


" Bu , kenapa ibu tersenyum " tanya Desi pelan .


" Apa nak Luki , akan melamar mu kepada ibu ? "


Desi pun hanya tersenyum , Karena suasana yang cukup ramai Desi pun memilih untuk makan terlebih dahulu bersama Luki . Warung pun sudah mulai sepi , segera Bu Rina menghampiri mereka berdua .


" Bu , niat saya kesini untuk meminta izin untuk melamar dan menikahi Desi " ucap Luki Langsung to the points .


" Ibu sudah tau , maaf ya nak Luki malah melamar anak perempuan ibu di warung seperti ini "


" Tidak apa bu , Luki ingin di segerakan . Mungkin awal tahun depan , ada sekitar 4 bulan lagi untuk mempersiapkan semuanya "


" Kalau masalah itu , nak Luki Langsung bicarakan saja kepada Desi . Ibu merestui hubungan kalian berdua "


" Terimakasih bu , restu ibu sangat penting untuk kami " ucap Luki menggenggam tangan desi .


" Sama-sama , terimakasih nak kamu sudah menganggap ibu seperti ibu kandung mu " bu Rina pun memeluk desi .


Setelah rencana mereka berdua , desi sudah kembali bertukar kabar dengan Bu Lisna calon mertua nya itu . Desi sungguh sangat menyadari kesalahannya pergi tanpa mengucap selamat tinggal .


Kania yang mendengar ini pun turut bahagia , karena dia juga bisa meneruskan hidup bersama pria bule pilihan nya , memang semenjak keinginan nya rujuk bersama luki di tolak , kania memiliki hubungan spesial dengan bule asal Jerman yang bernama Michael Part . Hubungan mereka memang sudah menuju jenjang serius , tapi karena kania ingin luki dulu yang menikah dia rela menunggu hari bahagia nya , karena dia berfikir dulu dia sering menyakiti luki . Apa salahnya jika Sekarang dia menebus semua itu dengan melihat luki bahagia .


Kianu yang mendengar tentang pernikahan Luki dan Desi akan di selenggarakan . Terlihat sumringah , dia ingin segera tinggal satu atap bersama ibu sambung nya itu . Bunda tersayang nya , dan ingin segera memiliki adik bayi seperti teman-teman nya .


( Jangan lupa like dan vote ya guys 😍 )