
##31
Setelah berpamitan kepada ziyan , luki pun langsung mengendarai mobilnya menuju kantor kania . Setelah sampai Di sana Luki Langsung berjalan menuju resepsionis . .
" Sore mbak bisa saya bertemu dengan bu kania , apa dia ada di tempat ? " Tanya luki .
' apa bapak sudah membuat janji dengan bu kania "
" Sudah " jawab nya singkat
" Mari saya antar ke ruangan bu kania .
Mereka berdua pun jalan menuju ruangan kania yang berada di lantai 5 . Luki ingin segera sampai dan memastikan apa yang sudah terjadi .
Resepsionis itu pun masuk ke ruangan . Setelah keluar dia langsung mempersiapkan Luki masuk .
" Pak silahkan masuk , bu kania sudah di dalam " ucap wanita itu dan segera berlalu .
Luki pun masuk kedalam ruangan dan langsung di sambut hangat oleh kania .
" Hay luki , apa yang membuat mu kemari ? " Tanya kania sedikit manja .
" Gak usah basa-basi , kedatangan ku kesini. Aku ingin menanyakan , apa yang sudah kamu katakan kepada desi ?
" Desi ? Baby sitter kamu itu ? "
" Iya , Sekarang dia pergi entah kemana . Itu semua gara-gara ucapan kamu "
" Luki , aku tidak bicara apa pun kepada desi , aku hanya meyakinkan dia . Kalau kamu masih sayang sama aku , dan aku berencana ingin rujuk sama kamu "
" Pantas saja dia pergi , ternyata ini yang di ucapkan kania. Gumam luki dalam hati .
" Ki kamu masih sayang kan sama aku ? , Mau ya kita rujuk lagi demi kianu " ucap kania lagi .
" Hahaha rujuk ? Setelah semua yang kamu lakukan ke aku dan kianu , kamu mau rujuk? Selagi ada kesempatan kamu kemana ? Kamu sibuk dengan dunia mu , sibuk dengan obsesi mu . Ka harusnya aku sadar kalau dari awal kamu gak pernah cinta sama aku , dan memang harus nya begitu ,aku juga gaperlu mencintai kamu lagi . " Jelas luki panjang lebar .
" Ki aku mohon. Setelah perceraian kita aku kesepian , gak ada yang perhatian aku lagi . Aku cuma sendirian disini . "
" Maaf kan aku gabisa rujuk sama kamu , aku sudah menemukan cinta yang baru . "
" Siapa luki siapa ? Apa itu desi ? "
" Iya dia wanita baik , dia sayang sama kianu . Menemani nya saat kianu butuh sosok seorang ibu , justru kamu sendiri yang malah menelantarkan nya. Sekarang kalau kianu menemukan ibu baru untuk nya kamu mau apa ? Mau gantikan posisi desi ? Apa kamu yakin kianu akan mau ? " Pernyataan luki yang membuat kania bungkam.
" Aku harap kamu temukan kebahagiaan walau pun bukan dengan aku , jadikan lah pengalaman hidup kamu sebagai pelajaran . Lebih di cintai dari pada mencintai , aku tidak akan melarang mu untuk bertemu kianu , pintu apartemen ku selalu terbuka . Aku akan mencari desi untuk melengkapi kebahagiaan ku dan kianu "
Luki pun pergi dari kantor kania , dengan perasaan yang entah apa ini .. memikirkan desi berada dimana dan sedang apa , dia juga mencoba mencari desi dengan bantuan jasa detektif .
****
Desi yang sedang mengobrol dengan Nanda dan penghuni kost lain , memutuskan untuk pamit kembali ke kamar dia harus belajar untuk sekolah persamaan nya besok , Desi memilih jadwal senin sampai dengan rabu , sisa nya dia pergunakan untuk fokus bekerja .
" Mbak Nanda aku pamit ke kamar dulu ya "
" Aku ikut ke kamar kamu boleh des ? Pinta nanda .
" Boleh dong ayo . Semuanya aku pamit ya "
" Iya des " jawab penghuni kost lain .
Nanda dan desi berjalan beriringan menuju kamar nya . Nanda melihat barang-barang dan foto-foto .
" Des ini anak lo ? " Tanya nanda kepada Desi , sambil menunjukkan foto di atas meja .
" Oh bukan , itu anak majikan saya . Udah dekat banget mba , sebelumnya kan saya bekerja jadi baby sitter "
" Ohh , jadi sekarang lo gak kerja ? "
" Engga mba , susah banget nyari kerja . Apalagi saya lulusan SMP "
" Emm gue punya kerjaan , tapi kaya nya gak cocok deh buat lo "
" Kerja apa mbak? "
" Gue kerja jadi pemandu lagu di karaoke "
" Hmm saya gak bisa nyanyi " jawab desi sambil menundukan kepala .
" Eh eh tapi gue punya satu temen disini , dia punya toko bunga . Gue yakin lo bisa kerja disana .
" Boleh mba saya mau , tapi besok saya udah mulai ikut persamaan di SMA yang depan jalan raya itu "
" Lo kan bisa kerja pas abis balik sekolah "
" Nanti malem kita ke tempat temen gue gimana ? "
" Boleh mba , makasih ya . "
" Sama-sama des , gue seneng bantu lo "
Akhirnya setelah obrolan panjang bersama Desi , Nanda pun pamit kembali ke kamar kost nya . Hari ini sangat melelahkan , desi pun pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya . Menganti pakai nya dengan pakaian santai .
Nanda akan menjadi list teman Desi setelah shena , setelah desi mengingat hanya ada beberapa teman dalam hidupnya. Karena desi terlalu menutup diri untuk berteman dengan orang lain .
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 desi pun mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat Maghrib dia membaca ayat suci sampai waktu memasuki shalat isya . Setelah selesai desi mendengar ketukan pintu terdengar suara Nanda dari balik pintu .
" Eh mbak Nanda , ayo masuk " desi membuka pintu masih dengan mukena yang ia pakai .
" Des , kita ke tempat temen gue sekarang aja . Kalau kemalaman gue kan harus kerja "
" Oke mbak , Saya ganti baju dulu ya "
" Oke " jawab Nanda singkat , dia duduk di lantai yang tak beralas kan karpet .
Desi terlihat memakai celan jeans panjang , kaos polos lengkap dengan sweater panjang nya .
" Des yakin lo gak akan dandan ? Calon bos lo ganteng bett tau " canda Nanda membuat desi malu .
" Ih mbak nanda , saya gak bisa dandan . Gini aja cukup kali ya " jawab desi tersenyum simpul .
" Haha gue becanda kali , lo udah cantik meski oun gak dandan . Ayo kita pergi sekarang "
Akhirnya pun mereka berjalan kaki menuju rumah teman nya Nanda , yang tidak jauh dari tempat kost mereka . Hanya memakan waktu 5 menit mereka sampai di rumah yang lumayan besar dan sangat minimalis .
Tok..tok..tok ada seseorang membuka pintu . Seseorang yang desi kenal .
" Yaang .. ngapain lo disini ? Lo gak kerja ? " Tanya andra dari dalam rumah .
" Gue gak di suruh masuk nih ? " Ucap Nanda melipat tangan di dadanya .
" Sorry sorry . Yaudah ayo masuk " ajak andra kepada desi dan nanda .
" Oh iya Desi , kenalin ini pacar gue andra " desi oun menyalami andra dan langsung duduk di kursi sofa .
" Mau minum apa yang ? " Tanya andra .
" Kopi aja , lo mau apa des ? " Tanya nanda .
" Saya air putih aja deh mbak " jawab desi .
Andra pun segera bergegas ke dapur dan menyuruh ART di rumah itu .
" Ngomong ada apa kalian kesini ? " Tanya andra lagi .
" Temen gue butuh kerjaan nih , kalau gue ajak di tempat kerja gue gak cocok yaang " ucap Nanda .
" Ohh .. di toko bunga kan gajinya gak gede " jawab andra .
" Gapapa bang Andra , desi cuman butuh buat makan sehari-hari aja " ucap desi .
" Oke bentar ya , gue panggilin yang punya nya dulu " andra pun menaiki tangga hendak memanggil pemilik toko bunga tersebut .
Tak lama andra turun membawa laki-laki berperawakan tinggi besar , rambut nya yang rapi . Sosok yang desi kenal , saat orang itu mendekat ternya itu adalah Reyno . Laki-laki yang mengajak nya berkenalan di warung Bu Rina .
" Desi ?? " Ucap Reyno sambil menunjuk Desi .
" Iya pak " Desi tersenyum sambil berdiri .
" Duduk duduk " ucap reyno . Mereka berempat pun duduk di sofa dan saling berhadapan .
Seperti nya Dewi Fortuna berpihak kepada Reyno , dia ingin sekali dekat dengan Desi , mencari informasi tentang nya . Tapi dengan tidak sengaja Desi malah datang sendiri menemuinya .
" Nan , ko kenal Desi ? " Tanya Reyno .
" Dia anak kost baru di tempat gue , kalian udah saling kenal? "
" Tadi siang kenalan di tempat makan Bu Rina " jawab Reino .
Nanda memandang desi sambil tersenyum , dia merasakan ada bau-bau bucin antara mereka berdua .
" Mbak udah jangan bahas kita , gimana kan saya kesini mau kerja " jawab desi sedikit berbisik kepada Nanda .
" Ohh iya hampir lupa, Rey desi butuh kejaan nih . Bisa kan dia kerja di toko bunga lo ? , Kata andra lo butuh karyawan kan ? "
" Butuh sih , cuman gajinya gak besar perbulan nya hanya 800 ribu "
" Gapapa pak saya mau , saya butuh untuk sehari-hari makan dan bayar kosan " jawab desi penuh semangat .
" Oke , kapan kamu mulai kerja ? Tanya Reyno memasang wajah yang cool .
" Besok juga bisa pak . Tapi saya harus sekolah dulu sampai jam 12 . Gapapa kalau senin sampai rabu masuk jam 1 siang ? "
" Gapapa , tapi kamu pulang jam 9 malam , kalau masuk dari jam 8 pagi kamu bisa pulang jam 5 sore "
" Baik pak saya setuju "
Setelah desi mendapatkan pekerjaan di tempat reyno , desi merasa senang dan bersemangat menabung untuk masuk kuliah .
( Jangan lupa like dan komen , sementara kita akan menceritakan Desi yang sedang berusaha menjalani hidup tanpa Luki . Vote ya guys )