I Love You Nanny

I Love You Nanny
Pemakaman



##43


Desi mencoba tetap kuat , berdiri tegak di kakinya . Sekarang desi hanya bisa meratapi nasibnya menjadi seorang istri sekaligus janda dalam waktu yang bersamaan .


Wajah Reyno sudah di tutup kapas dan kain kafan . Desi sudah tidak boleh memeluk nya . Karena jenazah yang sudah di mandi kan .


Waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi . Desi segera mengurus semua biaya operasi dan perawatan Reyno selama di rumah sakit . Kebetulan semua di backup asuransi , dan hanya memakan biaya sedikit .


" Bu .. sebentar lagi jenazah akan di pulangkan . Apa di rumah sudah siap ? " Tanya petugas rumah sakit itu .


" Sudah pak , silahkan " ucap desi sambil menahan kesedihannya .


" Mari ikut saya bu "


Desi dan bu Rina pun mengikuti langkah petugas RS . Yang akan mengemudikan ambulan yang berisi jenazah Reyno , Desi dan Bu Rina yang duduk di kursi belakang hanya bisa menatap Reyno yang sedang terbujur kaku .


Suasana duka pun menyelimuti kediaman Reyno , sesaat mereka pun sampai di rumah dan di sambut oleh para pelayad , termasuk teman-teman Reyno .


" Andra , apa lo tau tentang penyakit Rey ? " Tanya Indra .


" Gue tau , kenapa viona tinggalin rey juga gue tau "


" Kenapa lo gak ngasi tau kita sih? " Timpa beni yang tidak terima kalau hanya Andra yang tau permasalahan Reyno .


" Sorry semua , Reyno yang bilang . Kalau sedikit orang yang tau . Makin bagus , dia gak mau ngerepotin semua orang cuman buat ngurusin dia . Dia juga gak mau di kasihani sama orang . Gara-gara penyakit nya " ucap andra .


Para pelayad berdatangan menyalami desi dan mengucap turut berbela sungkawa . Rencana jenazah akan di ke bumi kan pukul 8 pagi ini .


" Yang sabar ya mbak desi , semoga mas Reyno di terima di sisi Allah "


" Mbak desi harus kuat ya "


Itu lah perkataan perkataan ibu ibu yang melayad kepada Desi , mereka mencoba menguatkan Desi , para pengantar Pun sudah siap , karena sudah tidak ada yang di tunggu . Jenazah Reyno pun di masukan kedalam ambulan dan akan di kebumikan .


Tangisan mengiringi prosesi pemakaman Reyno , para sahabat nya terutama Desi . Dia hanya bisa menahan tangis nya . Hanya air mata yang terus mengalir .


Akhirnya proses pemakaman pun berjalan lancar , di perkirakan selesai pukul 10 . Satu persatu orang orang meninggal kompleks pemakaman , Desi masih terduduk di samping pusara suami nya . Memanjat doa dengan khusyu di temani para sahabat nya dan bu rina .


" Des sebaiknya kita pulang , udah gelap keburu hujan . Besok kita bisa kesini lagi " ucap Nanda sambil memapah Desi berdiri .


Sesampainya di rumah sudah ada pengacara yang menunggu kedatangan desi . Mereka semua pun duduk dan mendengarkan pembicaraan pengacara yang bernama pak haris .


" Begini bu desi , karena almarhum pak Reyno tidak memiliki saudara sekandung . Dan tente , om nya sudah memiliki rumah dan harta yang cukup . Mereka memilih ibu Desi lah menjadi hak waris selaku istri sah nya . "


Desi pun membaca surat tersebut , dan benar semua aset yang di miliki Reyno akan menjadi milik nya . Mulai dari rumah , mobil , motor sampai toko bunga milik nya .


" Bu .. ibu bisa tanda tangan ini . Dan simpan semua nya di tempat aman " ucap pak Haris lagi .


" Terimakasih pak " ucap desi sendu .


" Kalau begitu , semuanya sudah selesai ya bu . Kalau ada yang ingin ibu tanyakan , bisa hubungi saya ini kartu nama saya . Saya permisi dulu " pak haris pun pergi setelah menjelaskan semuanya .


" Bu ibu mau kan tinggal disini temani desi ? " Tanya desi kepada bu Rina .


" Iya des ibu akan temani kamu. Tapi mungkin sesekali ibu harus pulang dan buka warung " jawab bu rina .


" Mba nanda sama bang andra tinggal disini juga ya " pinta desi.


" Iya des sampai 7 hari Reyno kita disini "


Luki dan Beni pun turut menemani desi , dan masih ingin mengenang kebersamaan mereka sejak dulu di rumah ini . Desi pun masuk kedalam kamar Reyno yang berada di lantai 2 , seharusnya ini adalah malam pertama mereka , tempat tidur yang harusnya nya di tinggali bersama . Tapi pada kenyataannya Desi harus tidur di kamar ini sendiri , melalui hari-hari tanpa seorang suami .


Desi melihat sekeliling kamar Reyno , warna merah dan nevy yang mendominasi , terlihat ada sebuah frame foto yang berisi foto mereka berdua . Dan ada satu kotak yang mencurigakan . Kotak yang lebih mirip kaleng .


" Apa ini " desi pun membuka kotak tersebut , di dalam nya terdapat satu amplop , foto , dan satu set perhiasan emas putih . Karena penasaran Desi pun membuka isi dari amplop tersebut .


" Desi .. jika kamu membaca surat ini . Aku pastikan lagi , bahwa aku sudah meninggal kan dunia ini untuk selama-lamanya . Aku ingin minta maaf , Karena ku kamu jadi menderita seperti ini . Maaf kan aku yang singgah lalu pergi , sebenarnya aku ingin sekali menghabiskan waktu bersama mu . Menghabiskan masa tua kita bersama anak-anak kita .


Tapi takdir ku berkata lain , aku sudah di panggil allah . Kamu adalah sumber bahagia ku , hingga aku bertahan selama ini .


Ini lah yang aku takutkan , viona mengambil langkah benar , dia meninggal kan ku karena dia takut bernasib seperti mu . Menangisi ku yang sudah pergi untuk selamanya .


Kamu wanita baik , aku yakin kamu bisa bangkit tanpa aku . Cari lah pria yang baik , yang dapat mencintai nu dengan sepenuh jiwa nya .


Aku akan tetap mencintai mu dari jauh , ini adalah hadiah untuk mu tolong pakai lah . Aku akan selalu ada di dekat mu , kalung dan anting-anting ini anggap lah pelukan untuk mu . Gelang dan cincin ini anggap lah genggaman ku untuk mu.


- salam Reyno -


Setelah membacanya Desi kembali mengingat Reyno . Dia menangis , ingin rasanya dia menggali lagi liang lahat nya , mengambil jasad Reyno memeluk nya erat . Betapa perlakuan nya dan usaha nya membuat desi tak bisa berpaling untuk saat ini .


Dia pun memakai perhiasan yang berada di dalam kotak tersebut , dia mengecup liontin yang bertulis kan R&D . Mengenakan semua , agar dia tetap merasakan sentuhan Reyno .


Setelah perasaan nya nyaman dia akan mencoba mencari pekerjaan . Agar beban hidup nya hilang , dan tidak terlalu memikirkan Reyno . Dia juga butuh karyawan baru untuk membantu nya berjualan di kebun bunga nya .


( Jangan lupa like dan vote ya guys . Komentar nya juga kencengin ya gengs. Meskipun aku gak bales. Tetapi aku juga tetap baca dan like dan komen . Kalau ada yang mau di vote dan rating 5 silahkan follow . Aku juga akan kasih rating yang sama 😉😉)