I Love You Nanny

I Love You Nanny
Pertemuan



##35


Setelah resmi menjalin kasih dengan Reyno , desi kian semangat membuat Reyno sembuh . Jika bahagia Reyno adalah dirinya . Itu berarti desi harus bertekad membuat nya sembuh dan selalu tersenyum .


Setelah mengetahui penyakit yang di derita Reyno , desi tak berniat untuk meninggalkan nya walau hanya satu langkah pun .


Hari itu desi sedang berjalan-jalan bersama Reyno di sebuah taman . Saat itu Reyno mengusulkan untuk makan ice cream dan dia pun membelikan nya . Desi yang sedang duduk di bangku panjang taman pun melihat anak yang sedang terduduk mengenakan seragam SD sedang menangis .


Desi pun menghampiri anak laki-laki tersebut .


" Sayang , kenapa kamu menangis ? " Tanya desi sambil membantunya bangun .


" Tan..tante kiki tersesat , tadi pengasuh kiki sedang ke toilet . Tapi sampai sekarang belum kembali " jawab anak itu sambil terus menangis .


" Sini tante peluk , ohh nama kamu kiki . Dimana rumah mu ? Apa kamu ingat alamat nya ? "


Kiki hanya menggeleng kepalanya .


" Beb siapa ini " tanya Reyno kepada Desi yang terlihat sedang memeluk Anak laki-laki itu .


" Ini bang , anak ini tersesat . Pengasuh nya lagi ke toilet kita temenin sebentar ya disini "


" Oke , reyno pun mensejajarkan tinggi dengan kiki . Jangan nangis lagi om temenin kamu disini sampai pengasuh mu kembali . Om punya ice cream , kamu mau gak ? Tapi janji Jangan nangis lagi ya " ucap Reyno penuh perhatian , Desi yang melihat itu sangat kagum .


Pantas saja dia bisa bertahan selama ini , dia sangat menikmati hidup nya padahal dia tau , sekarang hidup nya sedang di seret waktu . Decak kagum desi tak henti untuk Reyno .


" Ayo sayang duduk disana " ajak desi sambil menggandeng tangan Kiki .


" Tante , bisa pinjam ponsel tante untuk menelfon daddy ? " Tanya kiki kepada Desi .


" tentu Boleh , silahkan sayang " desi pun memberikan ponselnya kepada kiki .


Anak ini berusia sekitar 6 tahun , memiliki paras tampan dan gigi yang sangat rapi .


" Hallo daddy , kiki lagi di taman sama bibi , tapi kiki nyasar disini . Bibi gak tau kemana , Daddy bisa menelfon bibi untuk menjemput ku di dekat toko ice cream "


" ...... "


" Kiki sedang bersama om tampan dan tante cantik disini dad . Mereka sangat baik , mereka juga memberikan kiki ice cream .


" .... "


" Tante daddy ingin bicara dengan tante " ucap kiki sambil memberikan ponsel kepada desi .


" Hallo , terimakasih sudah menjaga anak ku , tolong jaga dia dulu sebelum pengasuh nya kembali . Saya tidak bisa menjemput nya , sedang ada meeting penting " ucap seseorang yang katanya daddy dari anak yang bernama kiki itu . Belum sempat desi menjawab sambungan telepon nya sudah di tutup oleh ayah si anak m


" Bibi " teriak kiki sambil memeluk pengasuh nya , yang usianya sekitar 45 tahun .


" Non Terima kasih sudah menjaga den kiki , saya hampir gila mencari nya di taman seluas ini " ucap bibi itu kepada Desi .


" Sama-sama bu , lain kali harus berhati-hati ya " ucap desi .


" Sayang , lain kali kamu harus hati-hati gak boleh jauh dari pengasuh mu " ucap desi sambil mengelus pipi tembem kiki .


" Iya tante , kiki janji tidak akan mengulangi nya lagi " jawab kiki menunduk kan kepalanya .


" Iya , janji mu juga harus di ucapkan kepada bibi pengasuh mu ya " ucap desi lagi .


" Bi kiki janji tidak akan mengulangi nya lagi " ucap kiki memegang tangan pengasuh nya .


" Iya den , tidak apa-apa . Sekarang kita pulang ya . Supir daddy sudah menunggu Disana "


" Non kalau begitu bibi pamit ya , den terimakasih banyak " bibi itu pun mengangguk kepada Desi dan Reyno .


Desi melihat kiki dan melambaikan tangan kepada nya . Desi sangat familiar dengan suara ayah kiki . Sangat sering mendengar nya , tapi dia tidak berfikir macam-macam mungkin suara seseorang itu hanya kebetulan .


Desi pun segera menggandeng pergelangan kekar Reyno dan berjalan beriringan menuju parkiran .


" Lucu ya kalau kita punya anak seperti kiki " ucap desi kepada Reyno manja .


" Iya .. sangat tampan , terbuat dari apa ya orang tua dia haha " canda Reyno kepada desi . Dengan refleks desi memukul lengan nya .


" Aww sakit tau yang " protes Reyno .


" Abis nya kamu ini , mereka terbuat dari apa . Emang nya kue apa " tawa desi terdengar di tahan .


" Iya iya becanda doang yang " ucap Reyno sambil memberikan helm kepada desi .


Mereka pun menikmati perjalan siang menuju sore , dengan cuaca yang tidak terlalu panas .


***


Di kediaman Luki .


Malam ini kianu sedang mengunci diri dikamar , karena kesibukan Luki yang tak kunjung usai . Dia sangat kesal terhadap ayahnya ini yang mementingkan pekerjaan di Banding dirinya .


" Pak hari ini kianu gak mau makan , mogok belajar juga kalau bapak belum mempunyai waktu luang " ucap pengasuh nya yang tampak khawatir .


" Kenapa gak di paksa bi , saya selalu sibuk dengan meeting yang memang tidak bisa di tunda . " Ucap Luki sambil berlalu ke kamar kianu .


" Tok.. tok.. tok.. sayang buka pintunya Daddy mau bicara . Tolong buka " ucap luki dari luar kamar .


" Gak .. daddy gak boleh masuk . Kianu benci sama daddy "


" Dengerin daddy dulu dong , buka pintunya "


Akhirnya kianu pun membuka pintunya dan langsung berlari menuju kasur , luki pun mendekat ke arah kianu .


" Sayang jangan seperti ini , daddy melakukan semua ini kan demi kamu . Demi masa depan kamu "


" Gak daddy gak mommy kania , bilang nya selalu begitu . Semua ini demi kebaikan dan masa depan kianu . Tapi bukan ini yang aku mau dad " ucap kianu sedih .


" Maafkan daddy sayang , daddy janji kalau urusan daddy sudah selesai . Daddy akan habiskan waktu bersama dengan kamu "


" Daddy hanya bisa bilang janji aja , kianu gak suka " jawab kianu sambil melipat kedua tangannya di dada .


" Oh iya tadi di taman bertemu tante cantik ? Siapa namanya ? " Tanya luki mengalihkan pembicaraan .


" Tadi kianu bertemu dengan tante itu , tapi gak nanya namanya . Orang nya baik banget dad , waktu kianu di peluk dia . Rasanya nyaman Banget , beda sama pelukan mommy kania ."


" Ohh begitu , kalau nanti bertemu lagi , tanya siapa namanya dan kenalkan kepada daddy . Daddy ingin berterima kasih padanya "


" Oke " jawab kianu singkat .


" Daddy .. kapan kita bertemu dengan bunda Desi yang sering Daddy ceritakan kepada ku ? " Tanya kianu .


" Daddy sedang berusaha mencari nya , kalau sudah bertemu Daddy pasti akan pertemukan kalian " jawab luki sambil memeluk anak semata wayangnya itu .


" Makasih ya daddy " kianu pun membalas pelukan dari ayah nya .


" Yasudah sekarang kamu tidur , besok kan sekolah "


Kianu pun tertidur di kasur , setelah nyenyak Luki pun pergi meninggalkan kianu menuju kamar nya .


Desi , kianu sekarang benar-benar sudah besar . Doa sering menanyakan dimana keberadaan mu , apa kamu tidak akan kembali kepada ku ? Berilah tanda jika kamu berada di dekat ku . Yallah aku memohon kepada mu jika dia jodohku tolong dekatkanlah . Aku tidak sanggup menderita terlalu lama seperti ini .


( Like dan komen nya guys jangan lupa , inget jangan di baca aja . Author minta bantuan nya dengan cara like dan vote thanks . Jangan lupa follow author ya . ) 🙏🙏