
##33
Satu tahun kemudian ...
Desi yang sudah lulus persamaan dengan nilai yang bagus , memutuskan untuk memilih universitas swasta di salah satu kota Jakarta . Hari-hari nya terasa indah saat bersama Reyno laki-laki yang selalu menemani nya akhir-akhir ini . Sedikit demi sedikit dia sudah melupakan kenangan nya bersama Luki .
Karena tabungan nya sudah cukup untuk melanjutkan sekolah ke jenjang universitas , hari ini desi berencana survei kampus di kota .
Dia berjalan sebentar sampai menemukan kendaraan umum , saat Desi hendak menyebrang dia melihat Luki dan Kania satu mobil dengan Kianu duduk di pangkuan kania .
Ya tuhan sekeras mungkin aku menolak perasaan ini , ternyata aku tidak bisa . Rasa cemburu ini masih ada , rasa sayang ini semakin kuat . Ternyata Pak luki mengikuti saran ku untuk kembali bersama bu kania . Dan memang harusnya seperti itu , mereka terikat oleh anak yang tidak akan ada bekas nya . Desi duduk sebentar sambil memikirkan yang barusan dia lihat .
Desi kamu harus melupakan kenangan indah bersama nya , ada tujuan hidup mu yang harus kamu capai . Batin desi menyemangati dirinya sendiri .
Desi pun sampai di universitas yang di maksud , kampus swasta yang cukup bagus . Dia mengambil kelas karyawan yang masuk Kamis sampai dengan sabtu , jurusan psikologi . Setelah membayar biaya pendaftaran desi pun berkeliling sebentar , setelah di rasa puas desi kembali bekerja di tempat Reyno .
" Hay bang Rey " sapa desi .
" Hay des , sudah selesai daftar kuliah nya ? " Tanya Reyno .
" Sudah bang , bang rey udah makan ? " Tanya desi lagi .
" Belum , aku nunggu kamu des . Kita makan disini aja gimana? Hari ini beni sama Indra gak kesini . Ada urusan di tempat kerja nya " ujar Reyno dan langsung di setujui Desi .
Reyno pun menjalan kan motornya menuju rumah makan Bu Rina . Memesan 2 nasi bungkus untuk di makan di kebun REY flower nama toko bunga Reyno .
" Rey kenapa gak makan disini bareng desi ? Jadi dia kuliah di kampus *** ?" Tanya bu rina .
" Kebun ku gak ada yang jaga , jadi kita makan di sana aja . Jadi tadi pagi dia udah daftar bu ngambil jurusan psikologi "
" Alhamdulillah kalau begitu , gimana hubungan kamu sama desi ? Udah jadian ? Segerakan lah nanti keburu di ambil orang loh " goda bu Rina .
" Apaan sih bu , aku sama Desi udah temenan Deket banget . Gak enak lah "
" Kenapa pake gak enak ? Gapapa kan kalo temen jadi demen " ledek Bu Rina lagi.
" Udah ah kasian nih desi udah nunggu kelamaan , ini uang nya ya "
Reyno pun pergi meninggalkan kedai bu Rina dengan senyum merekah di bibir nya , dia sudah menyukai desi sejak pertemuan pertama nya dulu . Untuk mengungkapkan perasaan nya saja sangat susah .
" Des ayo makan " ajak Reyno , desi pun makan memakan makanan yang reyno bawa .
" Oh iya bang , hari lumayan juga pendapat kita . Banyak yang pesan lewat online nih "
" Wah keren tuh , gara-gara kamu pasarin lewat online . Pendapat kita meningkat pesat "
" Alhamdulillah ya bang " terlihat senyuman desi sangat manis . Membuat Reyno sangat meleleh .
" Des kamu mulai masuk kuliah kapan ? " Tanya Reyno .
" Mulai minggu depan ko bang. Masih lama . Kita masih punya banyak waktu untuk kerja bareng "
" Waktu berdua ? "
" Iya waktu berdua , aku sama Abang . Kita bisa lakuin apa aja disini , maksudnya bikin karangan buket model baru " ucap desi .
" Hahaha iya kamu bener des "
Lo mikirin apa sih Rey , gue mau nembak desi ah . Emang gue sayang banget sama dia hmmm . Gumam Reyno dalam hati .
****
Pov Luki .
Desi kamu dimana , sudah satu tahun kamu hilang bagian di telan bumi . Pencarian ku benar-benar sia-sia , memakai jasa detektif pun hasilnya nihil .
Des , kianu sudah besar sekarang . Kamu yang mengajarkan agar dia tumbuh menjadi anak yang kuat . Tanpa kamu di samping nya dia sangat rapuh dibandingkan saat di tinggal oleh kania .
Aku memilih komitmen membesarkan kianu bersama kania tanpa ikatan pernikahan lagi , dia jua sudah menemukan cinta yang baru . Tapi aku masih disini menunggu kamu , aku harap ucapan kamu terakhir di surat itu , akan terwujud . pertemuan yang entah kapan waktu nya tapi itu pasti akan terjadi .
Aku selalu menjaga hati ku untuk kamu , apa kamu juga menjaga hati mu untuk aku ? . Aku berharap dan selalu berdoa , dimana pun kamu berada bertemu lah dengan orang-orang yang baik .
Desi yang semakin dekat dengan Nanda , dia lebih sering curhat dan terbuka. Apalagi tentang hubungan nya bersama Reyno , Nanda ingin nya mereka segera meresmikan hubungan mereka , Nanda juga sudah tidak bekerja lagi di tempat karaoke karena di larang oleh Andra . Hubungan mereka juga sudah menuju ke jenjang yang serius .
Malam ini desi tengah menonton TV di kamar nanda yang berada di lantai bawah .
" Mbak Nanda , kalau cewek nembak cowok duluan malu maluin gak sih ? " Tanya desi .
" Ah enggak , emang kenapa ? " Tanya balik Nanda .
" Ya gapapa , cewek kan butuh kepastian , iya gak sih. Tapi si cowok ini kaya suka tapi gak nembak-nembak gitu "
" Gak tau juga , tapi dia baik banget nih sama cewek nya selalu nemenin dia , di posisi senang mau pun susah , sampe cewek ini bisa move one dari masalah hidup nya " jelas Desi .
" Lo lagi ngomongin siapa sih ? Reyno ya ? Haha " goda Nanda .
" Ih bukan , ini cerita teman kampus ku " jawab desi berbohong .
" Haha gue gak tau nih apa yang lo fikirin , tapi yang gue tau Reyno juga suka sama lo "
" Ih mbak nanda ini , aku kan gak ngomong bang reyno " elak desi lagi .
Tok. Tok.. tiba-tiba terdengar suara ketukan dari luar pintu , Nanda pun beranjak dari tidur nya membukakan pintu .
" Eh yaaang elo , gue kirain siapa . Sini masuk "
Ternyata yang datang adalah Andra pacar nya Nanda .
" Eh ada Desi juga " ucap Andra sambil duduk di karpet .
" Eh bang Andra , desi ganggu ya . Yaudah desi mau balik ke kamar aja " desi pun beranjak dari duduk nya .
" Mau kemana lo , udah disini aja dulu " pinta Nanda .
" Nih yang minum , nanda membuatkan teh hangat untuk andra "
" Yang si Reyno tuh homo ya ? "
" Huss jaga ucapan lo yaang , dia kalo udah sayang sama cewek pasti bucin banget . Depan desi aja dia jaim-jaim gimana gitu , sebel gue liat nya "
" Kenapa dia gak nembak desi aja sih , si desi udah suka tuh sama reyno " goda Nanda sambil meemincingkan matanya kepada Desi .
" Apaan sih mbak Nanda ini "
" Seriusan des lo suka sama Reyno? " Tanya andra tapi tak dapat respon dari desi .
" Reyno tuh cuman takut kenal lagi sama cewek , dia takut gagal nikah untuk kedua kalinya . Gue juga yakin dia suka sama lo des dari awal pertemuan lo di warung bu Rina , cuman dia takut kalau pacaran terlalu lama dia di tinggalin sama cewek nya " jelas Andra .
Ternyata banyak yang aku gak tau dari bang reyno . Gumam desi dalam hati .
" Oh gitu ya bang , yaudah desi pamit dulu ya . Takut jadi obat nyamuk nih " desi pun pamit kepada Andra dan nanda .
Desi pun kembali ke kamar nya , beristirahat di kamar yang menjadi tempat nya bernaung selama satu tahun ini .
Seminggu berlalu desi sudah mulai masuk kuliah mengikuti arahan dosen dengan baik.
Desi termasuk mahasiswi yang berprilaku baik dan cerdas . Mengambil jurusan Psikologi untuk menjadi guru di salah satu SMK , itu cita-cita sejak dulu .