
##50
Dua bulan kemudian desi semakin menikmati pekerjaan barunya , menjadi guru terfavorit dia sekolah nya . Banyak siswa siswi yang sadar setelah bertemu desi . Mungkin karena desi lulusan psikologi ia dapat memahami karakter anak-anak didik nya .
Suatu pagi desi sedang berjalan menyusuri koridor yang melewati toilet siswa laki-laki . Dia mencium bau asap rokok di dalam nya , dengan tiba tiba desi masuk ke toilet yang melihat ada 5 siswa dan satu orang siswi di toilet itu , dengan kaget dia melemparkan rokok nya ke sudut toilet .
Desi menatap semua siswa-siswi , tanpa berkata apa-apa desi pun keluar dari toilet yang bau dan kotor itu . Anak-anak itu pun saling mengalahkan satu sama lain .
" Ah lo sih berisik , jadi ketauan Bu Desi kan " ucap Andi .
" Brisik apaan , orang kita dari tadi diem diem bae . Emang asep nya keluar kali " jawab fajar .
" Aduh mana gue cewek satu-satunya lagi . Gimana dong " ucap siswi perempuan yang di ketahui nama nya Marsya .
" Kita susul Bu Desi aja deh yu ke ruang BP " usul andi .
" Gila lo ?! " Ucap Fahri .
" Gila ?! , Ya engga lah . Menurut lo ? Apa kita bisa kabur ? " Ucap fajar
" Yaudah kita ke ruang BP sekarang " Marsya pun berjalan bersama gerombolan nya .
Tok.. tok..
" Ya silahkan masuk " ucap Desi .
Mereka berenam pun berjalan masuk kedalam .
" Ibu hargai kalian berani datang kesini " desi tersenyum menyambut kedatangan anak-anak bandel ini .
" Silahkan duduk , anak-anak tercinta ku " ucap desi .
" Kalian kelas apa ? " Tanya desi lagi .
Hening sesaat " kalian tidak mau menjawab ? Baik , ibu akan hubungi wali kelas kalian " desi mencoba mengangkat ponselnya , dan akan menelfon wali kelas mereka .
" Tunggu, kita kelas XII IPS 1 " ucap mereka berbarengan .
" Oke baik , disini ibu tidak akan banyak basa basi lagi . Kalian tau kan salah kalian apa ? " Mereka pun hanya menunduk kan kepala .
" Menurut kalian ? Hukuman apa yang pantas ? Untuk siswa dan siswi yang merokok di lingkungan sekolah ? "
Tak ada jawaban .
" Hallo ibu Dennna , bisa ke ruangan saya ? " Setelah mendapat telfon dari desi , ibu denna pun turun ke ruang BP .
" Bu , maafin kita . Kita gak sengaja " ucap Andi .
" Tidak sengaja bagaimana ? Ibu melihat nya kalian enjoy merokok di dalam kamar mandi , berarti kalian sudah sering . Mungkin ibu saja belum tahu "
" Maafkan kita bu , kita janji tidak akan merokok di sekolah lagi " ucap Marsya .
" Ho? Maksud kamu tidak akan merokok di sekolah? Lalu menurut mu apa di luar sekolah boleh ? Dengar , kamu ini perempuan merokok itu tidak baik , apalagi saat mengenakan seragam . Kalian mencoreng nama sekolah kita . Kamu itu di sekolah kan disini dengan biaya tidak sedikit , apa kata orang tua mu jika mereka tau kelakuan anak nya begini ? Hmmm ? " Desi berusaha memberikan pengarahan dan pengertian , bahwa yang di lakukan mereka itu salah.
" Maaf bu desi , ada apa ,? " Denna pun masuk . Dan melihat anak-anak didik nya berada di ruang kesiswaan .
" Kalian ? Menunjuk wajah murid nya .
" Maaf bu desi ada apa ? " Tanya denna lagi .
" Bu , begini . Anak-anak ini sudah melakukan kesalahan fatal . Mereka merokok di area sekolah , di toilet laki-laki , dan ada satu siswi yang ikut merokok juga disana. " Denna hanya menahan amarah nya .
" saya pribadi mohon maaf , saya serahkan Kepada bu desi . Untuk bagaimana menghukum mereka agar ada efek jera "
" Baik kalau begitu , kalian ibu skorsing sampai dengan minggu depan , dan ibu harap Orang tua kalian bisa datang besok pagi untuk rapat "
Kepala sekolah sudah memberikan kewenangan kepada desi untuk menghukum siapa saja murid yang bersalah .
Jam pulang sekolah pun tiba , desi segera membereskan meja nya da bergegas untuk pulang .
💌 Des , apa kamu sudah pulang mengajar ? " Isi pesan dari luki .
💌 Kiki ngerengek terus , pengen ke rumah kamu . Dia pengen ketemu kamu katanya kangen .
💌 Silahkan saja pak , saya mau ke kebun bunga Sekarang . Kita bisa bertemu disana , di google map tinggal cari saja REY FLOWER . itu titik nya sudah sesuai
💌 Oke , aku jalan Sekarang ya .
Desi pun melajukan mobil nya menuju kebun , dia memarkirkan mobil putih nya di sebrang kebun .
" Mi , makanan kesukaan anak kecil apa sih ? " Tanya desi sambil menyimpan tas nya di meja .
" Emm, biasa nya anak kecil suka sama , ciki , coklat , sama permen " ucap Mika .
" Beliin aja yang menurut kamu anak kecil suka , saya nitip beli susu kotak dan minuman tea dalam kemasan ." Desi memberikan satu lembar uang kertas kepada mika .
" Mbak , emang buat siapa ? "
" Udah cepet beliin , nanti juga kamu tau " desi pun pergi ke tempat pupuk untuk mengecek stok nya .
Karena pupuk sudah menipis , desi pun segera memesan semua kebutuhan kebun yang memang kurang . Mika yang sudah kembali dari minimarket pun menghampiri desi .
" Mbak , ini belanjaan nya . Semua sudah lengkap "
" Makasih mi , oh iya kiriman bunga untuk bu Edho sudah di kirim? " Tanya desi .
" Sudah mbak tadi pagi , kalau gitu saya permisi dulu ya mbak " desi pun tersenyum .
Saat hendak duduk dia mendapat WhatsApp dari Nanda , setelah sekian lama menikah akhirnya dia hamil juga . Desi turut senang mendengar kabar baik ini . Saat desi fokus ke ponsel nya , ada teriakan yang memanggil namanya .
" Tante desi " anak itu berlari menuju desi , desi pun beranjak membentangkan kedua tangan nya menyambut kedatangan kianu .
" Wah ... Anak ganteng nya tante . Apa kabar sayang ? " Desi pun melepas pelukan nya , menatap wajah tampan kiki .
" Kabar kiki baik tante , tante apa kabar ? Kiki rindu Tante " kianu pun memeluk desi kembali .
" Wah wah wah , mentang-mentang sudah bertemu tante cantik mu , daddy di lupain deh " Luki pun buka suara , di saat kianu lebih mesra terhadap mantan pengasuh nya dulu .
" Hehe maaf daddy , kiki sangat rindu bunda eh maksudnya tante "
" Haha bunda ? Kiki panggil tante bunda ? " Desi pun tertawa .
" Kenapa tante ? Gak boleh ya " anak itu pun cemberut seketika .
" Bukan begitu , boleh saja kalau mau panggil tante bunda "
" Tapi nanti deh panggil bunda nya , kalau tante sudah menikah dengan daddy " anak ini benar-benar polos , sangat membuat desi malu .
Mika dan Reka yang mendengar perkataan Kianu hanya tersenyum melihat wajah desi memerah .
" Oh iya , tante punya banyak hadiah untuk kiki . Apa kiki mau ? " Desi mengalihkan pembicaraan .
" Wahh tante punya hadiah aa untuk kiki "
" Kita duduk disana , tante akan bawakan sesuatu " desi pun menuntun kianu untuk duduk dan memberikan bungkusan yang isi nya , permen , susu , coklat dan ciki . Itu semua memang makanan kesukaan kiki.
" Loh kok kiki diem aja ? Dimakan dong" suruh desi .
" Tapi tante , kiki gak boleh makan ini semua kata daddy . " Dia pun mengembalikan bungkusan tersebut kepada desi
" emmm tante sangat menyesal , maafkan Tante tidak tau " desi pun memasang wajah sedih .
" Kamu boleh makan itu , tapi tidak boleh terlalu banyak . Kamu bisa lanjut kan makan itu besok oke " kianu Langsung tersenyum ketika mendengar Luki berkata demikian .
" Terimakasih daddy " Desi yang sudah mendapat izin untuk memberi makanan kepada kianu pun hanya tersenyum .
Mereka pun menghabiskan sore ini dengan mengelilingi kebun bunga yang sangat indah , banyak kemajuan di toko bunga ini .
Luki memang selalu menaruh perasaan terhadap desi , namun untuk mengutarakan nya dia terlalu takut di tolak dan desi malah menjauhi nya . Sedangkan dia tau kianu tidak bisa jauh dari desi .
Sudah tak perduli akan status nya yang janda ,sejak dulu dia tak mempermasalahkan apa yang ada di diri desi . Mau seperti apa pun dia , bagaimana pun dia . Luki akan tetap mencintai nya dan menyayanginya .