I Love You Nanny

I Love You Nanny
Ngemall Bareng Desi



##18


Satu bulan berlalu tinggal menunggu sidang terakhir , jika kania tak menghadiri persidangan maka akan di Pastikan kami resmi bercerai .


aku sudah terbiasa dengan desi , besok weekend aku berencana mengajak nya ke mall untuk yang pertama kalinya .


Waktu awal kerja pun ibu selalu mengajak nya ke mall , memberi kan barang-barang kebutuhan desi , seperti baju , sepatu , tas dan banyak lagi . Mungkin ibu teringat Laluna adik ku yang sudah meninggal , seperti menemukan sosok itu di diri Desi .


" Des besok kan hari minggu , mau gak temenin aku jalan? "


" Sama kianu juga kan pak ? " Tanya nya sambil menggendong kianu yang sedang meminum susu.


" Emm kaya nya kamu aja deh des , kianu kita titip ibu aja gimana ? " Tanya ku memancing desi .


" Ah kalau ga sama kianu saya gabisa pak , apalagi minta di titipin sama ibu . Mending bapak jalan sendiri aja " kata desi sambil berlalu ke kamar nya .


" Hahaha ya iya lah des , kita ajak kianu jalan , kasian tiap hari dia cuman di kamar liatin gedung gedung aja .


Tak sangka reaksi desi tehadap kianu , sungguh di luar dugaan . Membuat ku semakin kagum dia mengurus kianu dengan baik , Dan aku juga .




Keesokan hari nya aku berangkat menuju mall sekitar pukul 11 siang . Aku pun berjalan-jalan mencari baju kemeja dan kaos di outlet langganan ku ..



" Des kita cari baju kianu yu " kata ku sambil menggandeng tangan desi menuju toko pakaian anak.



" Kamu pilih lah yang bagus untuk kianu , yang menurut kamu bagus aku pasti suka " .



Aku pun sambil mencari-cari baju kemeja yang cocok untuk ki , desi sudah membawa satu keranjang yang isinya , kupluk bayi kaos kaki dan pakaian kianu .



" Cuma segini des ? "



" Cuma ? Ini udah banyak loh pak . Aku sengaja beli yang sedikit besar biar ke pake lama hehe " sambil tersenyum .



" Soalnya dulu , saya kalau di belikan baju sama ibu suka yang gede sekalian soalnya biar kepake lama " lanjut nya lagi , aku sedikit terdiam memikirkan perkataan desi. Mungkin lebih tepat nya agar lebih irit tak selalu membeli baju .



" Yaudah sebagai bonus , aku akan traktir kamu beli baju sepuasnya . Kamu mau baju apa ? Kemeja ? Kaos? Tas atau sepatu ? Aku bakal beliin "



Desi menatap ku " gak perlu , saya bisa beli sendiri nanti kalau udah gajian hehe "



" Cepetan aku serius des , aku bayarin "



" Ihh dari pada beliin aku baju , mending kita belanja bulanan aja . Stok di rumah beras , telur , mie instan , sabun ... Poko nya semua tinggal dikit lagi . Ayo!! "



Aku hanya menatap desi yang menarik lengan ku yang sambil mendorong stroller kianu .



Aku sangat senang , seperti memiliki istri idaman .


Desi mengambil troli belanjaan yang ku lihat , barang yang dia ambil pertama adalah popok kianu dan susu formula nya . Mengambil masing-masing 4 buah .



" Aku nyetok aja ya pak buat kianu , biar gak bulak balik ke supermarket gapapa kan?" Tanya nya menatap ku .



Aku melamun sejenak .. " halo... Pak ? Pak luki? Ih malah bengong " aku menggeleng kepala tersadar saat desi melambaikan tangan nya di wajah ku .



" sorry des , oke gapapa kamu beli aja . Apa keperluan kianu aku serahin sama kamu "



Setelah itu kami jalan menuju perlengkapan kianu , membeli sabun mandi , bedak , minyak telon , segala keperluan kianu dari ujung kepala sampai ujung kaki.



" Sekarang kita lanjut kemana ? " Tanya ku sambil mendorong stroller , Alhamdulillah kianu termasuk anak yang anteng . Hanya memainkan mainan karet nya di happy seharian .



" Oke ini .. ini semua sudah . Tinggal ke tempat sembako , detergent , dan sabun mandi "



Aku berjalan beriringan dengan desi , dia mendorong troli yang cukup penuh . Aku melirik ke lorong makanan sekilas aku melihat seperti kania . Dia pasti melihat aku bersama dengan desi .



" Biar aku yang bawa troli belanjaan nya kamu bisa gendong kianu dulu ? Seperti nya dia kehausan ingin minum susu "



Desi pun berpindah posisi menggendong kianu memberikan dot susu penuh , memang kianu kehausan . Yang kulihat kania masih memandang kami dari kejauhan .




" Biar aku lipet aja , bisa si jinjing ko des " ujar ku sambil melipat stroller kianu .



" Hahaha , seketika desi tertawa "



" Kenapa des , ada yang lucu ? " Ucap ku tanpa menoleh kepada desi "



" Ada pak hehehe , aku baru tau kalau ini bisa di lipet . Segitu kampungan nya aku hehe" kata desi sambil terus terkekeh menertawakan dirinya sendiri .



Aku mengambil barang yang di tunjuk desi setelah di rasa cukup aku pun memutuskan untuk membayar menuju kasir . aku berpapasan dengan kania . saat akan membayar dia berada tepat di depan ku membawa trolinya sendiri .



Dengan sengaja aku berbicara " Kianu tidur ?"



" Iya tidur " jawab desi sambil melirik kianu .



" Abis ini kita makan dulu di luar gimana ?" Tanya ku sedikit keras.



" Hmm kayanya jangan deh , kita makan di rumah aja kasian kianu seharian jalan-jalan pasti cape " ujar nya .



" Oke berarti kamu masak dong ?" Tanya ku lagi makin keras.



" Iya lah , setiap hari juga saya masak "



" Oke masak apa yaa ?? Ah apa aja deh. Pokok nya apa pun yang di masak kamu pasti enak dan pasti aku makan " kataku sambil mencubit hidung desi .



Desi hanya memegangi hidung nya yang memerah .


Ku lihat kania sudah selesai membayar dan pergi dengan langkah yang tergesa-gesa . Entah dia muak dengan semua perkataan ku entah cemburu . tapi aku tak berharap dia cemburu , karena itu tidak akan mungkin terjadi .



Waktu sudah menunjukkan jam 5.30 sore , dei berjalan terlebih dahulu karena menggendong kianu yang sedari tadi tertidur . Sementara aku membawa belanjaan yang begitu banyak .



Kami pun menaiki lift dan tak ada obrolan di antara kami , setelah sampai di unit desi langsung menidurkan kianu di kamar ku .



Dia bergegas ke kamar nya dan mandi , aku pun juga begitu karena badan ku terasa sangat lengket .



Aku menyiapkan pakaian ku sendiri , mungkin desi lupa . Aku melihat dia yang sedang merapikan belanjaan di dapur , dia menaiki kursi meja makan karena Lemari persediaan berada di atas .



Karena badannya yang tidak cukup tinggi di berjinjit untuk menyimpan mie instan , aaaaaaaaa desi terpeleset di kursi dengan sigap aku menangkap tubuhnya yang mungil .



" Kamu kalau perlu bantuan bilang aja " kata ku sambil menurunkan nya perlahan .



Desi hanya menunduk kepala nya , mungkin malu .


Aku pun bergegas merapikan semua belanjaan ke tempat nya .



Terlihat desi sedang memasak nasi dan menggoreng beberapa lauk untuk kami makan malam ini .



Tak menunggu lama makanan sudah terhidang , ada ayam goreng sambal dan tahu . Makanan sederhana yang sangat enak aromanya .



" Makanan nya udah jadi pak " ujar nya sambil berlalu ke kamar nya .



" Kamu mau kemana ? Makan bareng aku aja ? " Jawab ku sambil menyendok nasi .



" Aku mau tiduran dulu bentar , bapak makan duluan aja ya " ujar nya sambil pergi meninggalkan aku .



Hmm padahal aku ingin sekali makan bersama dengan nya , tapi aku juga tidak bisa memaksa nya .



( Hallo guys , aku pasti kan akan up setiap hari . Luki akan berlaku manis kepada desi . Tunggu di episode selanjutnya ya . Jangan lupa like dan vote ya Terima kasih sayang sayang akoh 😚😚)