Hilang

Hilang
lstirahat



" Benarkah anda sama sekali tidak mengingat nya..? saya fikir luka anda tidak parah.. jadi saya tidak membawa anda ke rumah sakit.. kalau begitu kita bisa periksakan saja besok pagi.. disini rumah sakit agak jauh.. tapi kalau dokter ada kok.."


Amira sangat khwatir.. lebih tepat nya takut pria itu tidak bertanggung jawab atas mobilnya..


Cekh.. aku bahkan belum mendapat kan informasi apapun.. dia sudah akan membawaku ke dokter.. semoga saja di tempat dokter praktek nya tidak ada Ct scan.. atau alat alat yang mendukung.. setidak nya dengan begitu aku bisa mengulur waktu lagi..


" sepertinya aku hanya butuh istirahat.. kepala ku sedikit sakit.. semoga besok pagi sudah membaik.."


Byan gugup sambil memegang kepalanya..


" Ya baiklah tuan.. istirahatlah.. anda bisa menonton kalau bosan.. nanti saya kembali lagi untuk mengantar kan anda periksa.. saya ada di lantai atas jika anda membutuhkan sesuatu panggil saja.. "


Amira menyalakan televisi lalu memberikan remotnya pada Byan.. dan berlalu pergi..


"e.. euh.. baiklah.. te..terima kasih.."


cih.. akting ku buruk sekali.. aku harus lebih menyakinkan lagi.. aku harus lebih tenang.. ya aku harus lebih tenang lagi.. aku harus terlihat menyakin kan..


Byan menarik nafas dan menghembuskan nya perlahan.. menenangkan pikiran nya..


"Haahh... nyaman nya.."


Amira menjatuhkan tubuhnya dengan sedikit keras di kasur empuk nya..


hemm... ini malam yang sangat melelahkan... aku bahkan hanya tertidur dua jam saja sebelum datang barang.. di tambah kecelakaan itu.. belum lagi pria itu.. aku takut kalau dia benar benar hilang ingatan.. bagaimana aku merawat nya dengan keadaan ku seperti ini..


Amira melihat diri nya lalu pandangannya berkeliling


" haaaah... entahlah.. kepala ku pusing memikirkan nya.. aku harus istirahat.."


Amira memejamkan ke dua bola mata yang selalu lebih banyak terbuka dari pada tertutup itu.. sampai rasa kantuk benar benar menguasai seluruh kesadaran nya..


*****


Pagi ini matahari seolah enggan untuk menampakan dirinya.. gerimis kecil menghiasi sebagian alam.. bagi segelintir orang cuaca tersebut pantas untuk bermalas malasan.. tapi tidak bagi Rama pelajar kelas XII di sekolah yang lumayan ternama ini.. dia sedang berkutat di dapur membuat sesuatu yang bisa di hidang kan untuk sarapan saudaranya.. setelah mengetuk dan membuka pintu kamar wanita itu.. tampak lah wajah sendu nan lelah.. dia tidak sampai hati untuk membangun kan kakak nya itu.. di pandang lah lekat wajah itu..


Sepertinya dia baru tertidur


"Terima kasih.. selama hampir setengah hidup yang ku jalani saat ini, kamu selalu berjuang keras untuk masa depan ku.. bahkan mengabaikan mimpi mimpi mu sendiri.."


Rama memandang wajah sendu kakak nya dengan lekat.. terbersit bayangan beberapa waktu lalu di saat kakak nya sakit akibat kelelahan.. Rama bersikeras bekerja paruh waktu.. untuk membantu kakak nya dan hanya sekedar mengisi waktu luang.. lalu yang di lakukan kakak nya adalah bekerja lebih keras lagi karna berpikir Rama kekurangan uang.. padahal Rama melakukan hal itu karna tidak ingin merepotkan kakak nya dan ingin wanita itu mementingkan kebutuhan nya.. tapi wanita itu malah lebih keras bekerja... sampai akhirnya dia masuk rumah sakit.. hari itulah dimana Rama benar benar terpuruk.. dan bertekad untuk selalu dalam keadaan baik dan bahagia.. karna bagi Amira kebahagiaan Rama adalah prioritas nya..


" heeemmm... sepertinya ini sangat lezat.."


" K... kau.."


🌹🌹🌹🌹🌹


Hai Readers Readers Ku Yang Baik Hati😊😊


**Tinggalin Jejak Membaca Kalian YaπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


Dengan Cara Like Komen Vote Koin Dan Poin JugaπŸ€—πŸ€—πŸ€—


KARENA JEJAK KALIAN ASUPAN SEMANGAT BUAT KITA😍😍😍


Love you All😘😘😘


🌹🌹🌹🌹🌹**