Hilang

Hilang
Ep 12



Di sekolah tadi Iky menghindar dari temannya dengan alasan sakit perut dan pergi ke toilet. Iky tidak benar-benar ke toilet tetapi Iky pergi ke suatu tempat di mana ayah Iky meninggal. Iky berjalan melewati Toilet tersebut dengan cepat agar temannya tidak melihatnya, dan Iky menutup salah satu pintu toilet, Iky berfikir takutnya temannya itu datang dan mencari Iky. Di gedung kantor sekolah ternyata ada gedung lama di belakang kantor sekarang yang berjarak kira-kira 20 m gedung lama itu memiliki dua ruang. Iky yang dari tadi berjalan dengan sangat hati-hati karena melewati belakang Kantor yang sekarang. Iky menyebrang dengan cara sedikit membungkuk dan berharap tidak ada guru atau siswa lain yang melihatnya,Iky berjalan maju dan Sebentar-sebentar melihat ke belakang memastikannya bila Benar-benar tidak ada yang melihat, tapi Iky merasa bila dirinya ada yang mengikuti, tapi mungkin hanya perasaan Iky saja. Akhirnya Iky sampai gedung lama itu, dan Iky yakin dulu ayahnya di ketahui meninggal di kantor ini, dan ahirnya Iky mencoba masuk lewat belakang karena jendelanya agak lumayan tinggi, Iky tidak bisa memanjat tanpa tangga, dan untungnya ada kursi usang yang lumayan masih utuh untuk Iky injak sebagai tangga, Iky memanjat dan masuk lewat jendela. Iky memasuki ruang sebelah kanan dan Iky melihat ruang dari sudut ke sudut sepertinya ayahnya meninggal di ruangan ini. Di ruangan itu sudah tidak ada apa-apa kecuali kursi dan meja yang di tumpuk dan telah usang. Iky keluar lewat jendela tadi, batin Iky tidak menemukan apa-apa. Dari jarak 10 m di belakang kantor lama itu terdapat toilet lama,toilet itu di jadikan 2 ruang. Iky melihat dari sekeliling lahan yang sudah di tumbuhi rumput liar yang Menggerombol dan di samping sebelah kiri ada pohon beringin besar dan daunnya lebat. Tanpa berfikir panjang Iky nekat mendatangi toilet lama tersebut dan melihatnya, dan sepertinya tidak ada yang aneh Iky berjalan menuju belakang toilet juga tidak ada apa-apa. Beberapa langkah langsung Iky menginjak tanah yang gempur, Iky menginjak lagi dan Iky berfikir aneh banyak rumput tapi baru sadar bila Iky menginjak tanah yang tidak di tumbuhi rumput, perasaan Iky ada yang mengganjal Iky melihat dari sekeliling tanah yang tidak di tumbuhi rumput dan terlihat seperti ada benda yang menjulang dari tanah seperti besi yang tingginya 10 senti meter, Iky berusaha mengangkatnya, ternyata itu sebuah tutup seperti tutup sumur yang terbuat dari pasir dan semen yang di buat kotak Iky berusaha mengangkat dan Menggesernya.Iky benar-benar kaget setelah di bukanya ada pintu rahasia yang terbuat dari kayu dan masih bagus. Iky berfikir selama ini tidak ada yang mengetahui tempat ini dan tidak pernah ada yang mendatangi belakang toilet tersebut, kemungkinan dulu petugas kebersihan tidak pernah membersihkan belakang toilet atau mengeceknya, dan mungkin petugas kebersihan hanya membersihkan depannya saja dan dalam toilet. Iky membuka pintu rahasia itu dengan cara membuka di geser seperti laci yang berpintu dua, dan akhirnya Iky memberanikan diri untuk masuk dan menuruni tangga bawah tanah tersebut. Dari anak tangga terakhir Iky tidak melihat apa-apa,hanya Samar-samar. Iky mengambil hpnya dari saku dan menghidupkan lampu hpnya dan di samping Iky berdiri ada saklar, dan iky mencoba menghidupkan lampu, dan tidak di sangka lampunya menyala dan masih terang, mungkin karena bangunannya yang sangat kokoh dan lampunya di kasih pelindung membuat masih terjaga dengan baik. Iky sekarang bisa melihat dengan jelas ruangan itu, ruangan yang terbuat dari 12x5m, dan herannya Iky ini tempat apa, Iky melihat foto lama yang masih tertempel di tembok.


_Bersambung_