FAIRY IN LOVE

FAIRY IN LOVE
Part 40 Asal mula mereka menjadi peri! Part 2.



300 tahun kemudian. Anna sudah mengelilingi sebagian negara-negara favoritnya termasuk indonesia. Sekarang Anna sudah kembali ke asalnya yaitu korea selatan.


"Ayah aku sudah datang!" Ucap Anna ke Tuan Haejoon.


"Kamu habis dari mana aja sampai-sampai lupa pulang." Kata Tuan Haejon hampir saja memarahi Anna.


"Maafkan aku ayah, aku janji tidak mengulanginya lagi. Ayah aku ingin menunjukkan sesuatu." Kata Anna sedikit gugup ke Tuan Haejon.


Tiba-tiba Jinny langsung menampakkan dirinya di depan Tuan Haejoon.


"Hay! Perkenalkan namaku Jinny." Kata Jinny begitu sangat ceria dan bahagia.


Tuan Haejoon langsung kaget kedatangan Jinny di rumahnya, "Kamu juga peri! Sejak kapan kamu menjadi peri?" Tanya Tuan Haejoon ke Jinny.


"Tiga hari yang lalu. Tuan, aku juga butuh ayah, jadi... bolehkah kamu menganggap aku juga adalah anakmu seperti Nuna Eun Ji." Jawab Jinny lalu tiiba-tiba matanya berkaca-kaca. Nama asli Anna dahulu Adalah Tae Eun Ji.


"Baiklah, hari ini aku menganggap kamu adalah anak keduaku." Kata Tuan Haejoon ke Jinny.


Jinny toba-tiba menangis lalu memeluk Tuan Haejoon. "Terima kasih Ayah. Kuharap kamu tidak seperti ayah dan ibuku."


"Memangnya orangtua kamu kenapa?" Tanya Tuan Haejoon lalu mengelus rambut Jinny.


"Orangtuaku mengusirku sampai kehutan dalam, kenapa? Karena, aku punya kekurangan. Dulu aku tuli dari lahir dan juga ayahku pernah bilang kalau dia tidak suka punya anak perempuan." Jawab Jinny lalu terlepas dari pelukan Tuan Haejoon kemudian menghapus air matanya sendiri sambil tersenyum.


"Jangan sedih. Mari kita hidup damai." Ucap Tuan Haejoon lalu memeluk Anna dan Jinny.


Ke esokan harinya siang sudah tiba, anna kehilangan kucingnya yang pernah diberikan oleh Tuan Haejoon.


"Jinny apakah kamu melihat kucingku?" Tanya Anna ke Jinny.


"Tidak, aku hanya melihatnya tadi malam. Kupikir dia keluar dari rumah." Jawab Jinny ke Anna.


Tiba-tiba Tuan Haejoon datang.


"Aku melihatnya waktu pagi, kucing kamu sedang berlari keluar dari rumah ini." Kata Tuan Haejoon ke Anna.


Anna terkejut. "Apa kucingku keluar dari rumah. Parah, aku harus mencarinya." Kata Anna lalu beranjak keluar dari rumahnya untuk mencari kucing kesayanganya.


Anna mencari kucing kesayanganya sampai dipinggir Pulau Jeju.


"Meong meong....kamu dimana?"


"Aduuuh dimana dia perginya! Hiks, susah juga memelihara kucing." Batin Anna lalu duduk di pinggir pulau itu.


Anna mencari kucingnya sampai sore di pinggir pulau Jeju. Tiba-tiba pada akhirnya Anna berhasil menemukan kucingnya ternyata berada di teras rumah Haruto. Nama asli Haruto dahulu adalah Lee Eun Joo. Kucing Anna sedang tidur di pangkuan Haruto dan Haruto sedang memainkan alat musik gayageum.


Anna langsung mendekati Haruto lalu mengambil kucing miliknya. "Ternyata kamu ada disini! Ayo pulang. Lain kali jangan kabur lagi." Kata Anna ke kucingnya lalu beranjak pergi.


"Tunggu...," kata Haruto ke Anna kemudian menyuruhnya berhenti. "Kemarilah! Kamu seharusnya berterima kasih kepadaku."


Anna kembali mendekati Haruto. "Memangnya kamu yang menemukan kucingku atau kucingku yang datang kepadamu?" Tanya Anna terlihat sedikit sombong dihadapan Haruto.


"Tadi...kucing kamu hampir saja tenggelam kenapa? Karena dia ingin memakan ikan kesayanganku."


Anna terkejut. "Apa! Benarkah, kalau begitu terima kasih telah menolong kucingku." Kata Anna lalu menghormati Haruto.


"Baguslah. Seharusnya kucing kamu harus di beri nama. Agar dia juga datang mendekatimu saat memanggil namanya." Kata Haruto ke Anna sambil memainkan Alat musiknya.


"Repot banget! Hewan pun di beri nama." Kata Anna lalu duduk di dekat Haruto."


"Wah bunyinya bagus banget. Itu menambah semangat setiap hari jika selalu mendengarnya." Batin Anna lalu menikmati suara alat musik itu yang sedang dimainkan Haruto.


"Eh kenapa kamu tinggal duduk! Seharusnya kamu pulang aja sana." Kata Haruto lalu berhenti memainkan alat musiknya.


"Hiks, baiklah... tunggu apa ikan kesayanganmu punya nama panggilan?" Tanya Anna.


"Tentu saja!"


"YulJoooo, Jimkiii, Vivi........" Teriak Haruto memanggil Ikanya.


"Lihat...."


"Wow....aku juga harus memberi nama untuk kucingku."


Tiba-tiba kucing Anna lepas dari gendonganya karena melihat ikan-ikan kesayangan Haruto bermunculan. Anna tidak sengaja terjatuh dan langsung menyentuh alat musik milik Haruto.


Prok.....


"Tidaaaaaak!" Teriak Haruto lalu mengambil alat musiknya rusak karena Anna.


"Ini adalah satu-satunya hadiah yang paling berharga dari kakekku, dah rusak duh parahnya ya ampuuun. Ini semua karena kamu." Kata Haruto marah besar ke Anna.


"Maaf, aku tidak sengaja karena kucingku tadi lompat. Astaga alat musikmu jadi rusak parah." Ucap Anna terkejut dan gugup.


"Aku ingin punyaku utuh kembali."


Anna langsung menyihir milih haruto yang rusak menjadi utuh dan membuat haruto terkejut.


"Wah apa apaan ini. Apakah kamu juga adalah peri?" Tanya Haruto kaget.


"Benar, aku adalah peri Hutan. Kenapa kamu langsung menebaknya, bahwa aku adalah peri." Anna.


"Sebenarnya, aku ini...juga adalah peri air."


"Benarkah!"


"Iya!" ucap Haruto langsung berbaik hati ke Anna.


"Mulai hari ini mari kita berteman dengan baik! Jangan lagi saling bertengkar." Kata Anna.


"Benar! Kita lebih baik bersahabat."


"Terserah kamu teman, kawan atau sahabat sama saja, yang penting tergantung cara kita berbuat baik dan saling mendukung apa lagi saling menolong dalam duka maupun suka." Ucap Anna ke Haruto.


"Kata kamu benar sekali! Itu membuatku langsung tersentuh. Tapi....aku punya teman namanya Yuta. Dia baru saja berangkat ke negara lain. Kupikir dia akan pulang minggu depan. Bisakah kita menganggap dia juga sahabat." Rangga.


"Tentu saja. Oh iya kalau begitu mari kita sama-sama memikirkan lalu memberi nama untuk kucingku juga." Kata Anna lalu mengambil kucingnya.


"Emmm...bagaimana kalau namanya adalah Wendy!"


"Wendy, kedengaranya bagus. Yah aku suka aku suka. Terima kasih sudah memberi nama yang cantik buat kucingku." Ucap Anna ke Haruto.


"Sama-sama. Kamu tinggal dimana dan siapa namamu?" Tanya Haruto.


"Aku tinggal di hutan sekitar pulau ini. Terus nama aku Tae Eun Ji." Jawab Anna. "Kalau nama kamu siapa?" Tanya balik Anna ke Haruto.


"ooow. Namaku Lee Eun Joo. Emm nama kita hampir sama. Apakah kamu tinggal sendirian?" Tanya Haruto. "Anggap saja aku tidak punya nama. Aku benci nama itu karena nama ayahku tidak sama dengan namaku. Panggil saja aku hey!"


"Tidak apa-apa. Aku tinggal bersama ayahku Tuan HaeJoon dan adikku Jinny."


"Kenapa nama kalian berbeda. Oh aku tahu ini, tidak usah dijelaskan karena dulu aku dan kakekku berbeda. Dulu aku dan kakekku bukan keluargaku juga karena sebelum aku dan kakekku menjadi peri." Kata Rangga ke Anna. "Kakekku tinggal di pulau bagian sana! karena dia suka sendiri."


"Aku juga. Oh iya kalau begitu aku pulang karena sekarang hampir gelap. Sampai jumpa besok daah." Ucap Jinny lalu beranjak pulang ke rumahnya.


"Hati-hati kawan!" Teriak Haruto ke Anna.


.............


Anna puas menceritakan asal mulanya menjadi peri ke Rangga sampai-sampai lupa waktu.


"Oooow jadi seperti itu yah." Kata Rangga.


"Astaga Ran! Dah mau gelap. Ayo kita pulang, kuoikir Tuan Wong mencari kita dari tadi."


Bersambung....


please jangan lupa Like, Vote, Rate, Komen Yah....🙏🙏🙏