FAIRY IN LOVE

FAIRY IN LOVE
Part 34 Reinkarnasi.



Satu minggu kemudian Anna selalu duduk di pinggir pulau sambil menatap dan memikirkan Rangga yang ada di dekat rumah Haruto. Wajah Anna begitu masih muram dan terlihat kesepian semenjak Rangga hilang ditelan ombak besar waktu menuju ke rumah kakek Haruto yang ada di Pulau Udo.


"Anna kemarilah. Lihat cuaca sangat panas nih!" Teriak Haruto menyuruh Anna untuk berteduh di rumahnya.


"Aku tidak peduli dengan cuacanya. Aku sudah terbiasa." Teriak Anna sambil membuang bunga-bunga ke air itu.


"Rangga....aku merindukan kamu Ran!" Batin Anna.


Haruto pergi mendekati Anna sambil membawa payung yang agak besar lalu menusuknya ke tanah.


"Payung mu sangat besar kawan. Terima kasih ternyata selama ini kamu masih perhatian ke aku." Kata Anna ke Haruto.


"Tenang aja kawan. Kuharap kamu berhenti kesini lagi untuk memandang pulau ini kenapa? Aku khawatir muka kamu jadi item hahaha... Maaf aku bercanda kawan." Kata Haruto si tukang bercanda sedangkan Anna si tukang jahil.


"Haruto, apa kamu tahu apa yang aku pikirkan ketika aku duduk di sini?" Tanya Anna.


"Tentu saja. Pasti kamu tidak berhenti memikirkan Rangga. Iya kan?" Tanya balik Haruto ke Anna wajahnya terlihat sedikit cemburu.


"Benar! Setiap detik, menit, jam, dan setiap hari aku selalu memikirkan Rangga." Jawab Anna lalu menundukkan kepalanya.


"Hey kawan, kuat lah jangan selalu sedih bentar lagi musim akan berganti ke musim semi."


"Lihat semua orang mulai menikmati taman dan pulau Jeju. Sebentar lagi kita akan ketahuan." Kata Anna.


"Ketahuan apanya. Kita ini persis manusia kok. Bedanya cuma kalau mengubah diri kita jadi mungil, itu kecilnya hampir seperti burung kicau hahaha." Haruto.


"Sudahlah....jangan bahas tentang kita lagi. Oh iya aku hampir lupa aghs. Kenapa kamu kaget waktu itu kamu pertama kali melihat Rangga?" Tanya Anna serius.


"Apayah....menurutku Rangga itu, kurasa seumuran dengan kita." Jawab Haruto dengan nada yang pelan.


Anna terkejut. "Apa apaan sih kamu. Kamu ngomong apa sih Haruto. Rangga itu baru saia umurnya masuk 21 tahun!"


"Hah benarkah! Tapi dulu aku punya teman mirip banget sama dia An! Cuma namanya yang beda bukan Rangga tapi Yuta."


"Apa...Yuta. Hiks aku baru mengingatnya. Benar! Rangga mirip banget sama Yuta." Kata Anna kaget dan baru saja mengingat teman lamanya.


"Yuta hilang di pulau ini juga kan Anna! Dia hilang karena dia.....selalu banyak menipu kita. Aku masih simpan dendam dengan Yuta si tukang tipu dan pembohong."


"Benar, aku juga benci dia semenjak kutahu bahwa dia si penipu dan pembohong aghs. Tapi jangan pikir bahwa dia adalah Rangga."


"Aku tahu, Anna. Apa jangan-jangan Rangga itu Reinkarnasi. kamu tahu kan apa itu reinkarnas?." Tanya Haruto.


"Tentu sajalah....Reinkarnasi (dari bahasa latin untuk 'lahir kembali' atau 'kelahiran semula',) merujuk kepada kepercayaan bahwa seseorang itu akan mati dan dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. ... Yang lahir kembali itu adalah jiwa orang tersebut yang kemudian mengambil wujud tertentu sesuai dengan hasil pebuatannya terdahulu." Jawan Anna.


"Iya kamu jenius banget An!"


"Kamsa Hamnidah Haruto. Oh iya aku tahu! Kamu si peri air..... dengan julukan Asrais - kecil , lembut , peri laki-laki . Tidak boleh terkena sinar matahari langsung ; selain itu mereka akan bergabung ke dalam kolam air."


"Aku tahu kok An! Dah lama aku mengetahuinya dan itulah aku benci disinari matahari kenapa? Karena aku mudah mati sama seperti ikan tanpa air maka itu akan mati." Kata Haruto tersipu malu. "Kalau julukan kamu itu apa An?" Tanya Haruto lalu menatap wajah Anna.


"Ak aku.... Banshee 'peri wanita' ; jiwa yang melekat pada keluarga keturunan tertentu . Ketika seorang anggota keluarga sedang sekarat, keluarga itu akan mendengar banshee menangis. Tidak selalu menakutkan." Kata Anna wajahnya tiba-tiba terlihat bahagia karena Haruto selalu datang menghiburnya.


"Kupikir Yuta itu julukanya adalah Goblins. Kamu tahu apa itu goblins?" Tanya Haruto si tukang tanya ke Anna.


"Tentu saja kawan. Goblins itu.....Adalah nama yang digunakan bagi spesies peri yang buruk. Tubuhnya kecil dan jahat, dan biasanya bergerombol karena akan kehilangan kemampuannya jika bertindak sendirian. Mereka biasanya dikendalikan oleh sebuah Mage untuk maksud-maksud jahat. Tapi....Yuta terlihat baik jika berubah seperti manusia kan!"


"Iya namanya juga baik didepan kita dan menjelekkan kita dari belakang aghs." Kata haruto masih kesal dengan teman lamanya.


"Anna....sudah-sudahlah kamu selalu melempar batu ke air nanti batu itu terkena ikan-ikan ku"


"Baiklah, maaf. Uh aku akan kembali ke rumahku cuacanya sangat panas!" Kata Haruto lalu beranjak kerumahnya.


"Baiklah. Kasihan kamu jadi pari air yang mudah haus dan susah terkena cahaya matahari."


"Haruto, kamu lupa mengambil payungmu!" Teriak Anna.


"Nanti saja." Teriak Haruto ke Anna lalu masuk ke rumahnya.


"Dasar dia....padahal aku suka panas-panasan di bawah teriknya matahari." Batin Anna lalu melempar batu lagi ke air itu.


"Rangga aku merindukamu....," Teriak Anna dengan keras lalu beranjak ke rumahnya.


"Andaikan Yuta masih hidup. Mungkin saja aku menginginkan Rangga meskipun mereka kembar. Rangga kamu reinkarnasi!" Batin Anna. "aghs aku pulang, hiks padah tadi Haruto datang menghiburku!"


Sampailah Anna dirumahnya. Anna kaget karena rumahnya di penuhi tamu wisatawan karena Jinny. Anna melototi Jinny karena tamunya semua laki-laki yang terlihat begitu tampan.


Para laki-laki tampan itu ada tujuh orang mereka begitu terkenal sekali diseluruh dunia. Mereka sedang duduk sambil mengambil foto di ruang tamu rumah Anna.


"Astaga, Jinny kok kamu bawa 7 pria ke rumah kita. Mau dimarahin sama ayah yah!" Kata Anna mengomelin adiknya.


....


"Dia terlihat cantik yah. Coba lihat wajahnya begitu bersinar!" Kata laki-laki tampan itu ke temanya sambil melihat Anna dengan adiknya.


"Kurasa aku pernah melihat dia makan di restoran ayahku dan aku juga memberinya tanda tangan."


"Hah cewek itu pelupa banget. padahal kita selalu tampil di TV apalagi di HP" Bisik laki-laki itu lagi ke temanya sambil tersenyum.


....


"Aduh.....akhir-akhir ini kakak kebanyakan lupa sih. Lihat mereka dengan baik pastikan kakak fokus ke wajahnya lalu itu kakak benar-benar pasti akan terkejut." Kata Jinny ke kakaknya.


Anna memperhatikan dengan teliti wajah mereka selama lima menit.


"Aduh siapa mereka? Kurasa aku pernah melihat mereka di keramaian dan aku juga pernah menontonya. Tapi kapan?" Batin Anna.


"Kakak belum tahu yah mereka?" Bisik Jinny ke Anna.


"Belum juga sih, tanya aku saja deh soalnya pikiran aku kacau karena Rangga. Dipikiranku Rangga terus dan aku begitu masih mengkhawatirkan dia." Kata Anna ke adiknya begitu terlihat bingun.


"Hiks, lupakan saja dia. Ingat mereka. Aku sengaja memanggil mereka masuk kerumahku karena kakak pernah bilang bahwa Aku begitu mengidolakanya." Kata Jinny ke Anna dan akhirnya Anna sudah mengetahui siapa mereka


"Aku tahu mereka. Mereka adalah Bangtan Sonyeondan!!" Kata Anna lalu mendekati member BTS.


"Welcome my house. I Love All. Anyeong Haseyo. Eh salah anyeong imnida Aku Anna si penggemar berat kalian. Tidak kusangaka akhirnya kalian datang ke rumahku!" Ucap Anna tiba-tiba bahagia sekali.


"Semoga kakak melupakan Rangga hiks." Batin Jinny.


"Kakak bicara yang sopan doang." Kata Jinny ke Kakanya.


Please Jangan lupa Like, Rate, Vote, dan komen yah All...🙏