
Beberapa jam kemudian setelah Kayla di periksa oleh dokter. Rangga terkejut dan juga ayahnya yang merasa bersalah.
"Apa! Kayla keguguran." Kata Rangga terkejut.
"Huh kenapa hari ini semakin buruk saja. Hiks kenapa harus keguguran dibalik sahnya pernikahanku dengan Kayla!" Batin Rangga.
Beberapa jam kemudian setelah kayla dioperasi. Kayla akhirnya sadar lalu menangis histeris karena bayinya sudah tiada.
"Jangan menangis. Itu bukan salah kamu Kayla!" Kata Rangga sambil menyentuh tangan Kayla.
"Ran! kupikir waktu itu....ayahku tidak mendorongku sampai terjatuh. Ini aneh waktu itu aku tiba-tiba terjatuh begitu saja." Kata Kayla sambil menangis.
"Benarkah!!! Mungkin...."
"Aku pikir pasti semua ini adalah ulah Anna. Apa jangan-jangan Anna datang ke indonesia! Hah Anna pasti marah aduh ketahuan." Batin Rangga sambil melamun ke arah jendela kamar rumah sakit.
"Ran, Rangga.... kok kamu ngelamun lagi sih." Kata Kayla lalu mengelus wajah Rangga.
"Aku pergi dulu yah. Tunggu aku sebentar saja!" Kata Rangga lalu tiba-tiba pergi meninggalkan Kayla.
"Aku harus pergi ke rumah Kayla, kupikir Anna ada disana!" Batin Rangga.
"Ran Rangga kok kamu tega sekali meninggalkan aku hiks." Teriak Kayla. "Aku harus menelfon Bima hiks."
Kayla menelfon Bima karena Rangga pergi dan akhirnya Bima mengangkat telfonya dari Kayla.
Kayla: "Halo Bim. Bima, kamu dimana?"
Bima: "Aku baru saja akan pulang dari rumahmu. Kenapa? Ada apa?" (Tiba-tiba Bima melihat Rangga menuju ke rumah Kayla) Tunggu aku melihat Rangga."
Kayla: "Apa (Kayla terkejut) sudah kuduga. Pasti dia mencari Anna. Bim aku minta tolong sama kamu. Aku ingin kamu tembak aja sih Rangga itu lalu buang dia jauh-jauh kehutan."
Bima: "Aku tahu. Peri itu yang kamu bilang ternyata muncul huuh."
Kayla: "Pokoknya tembak aja sih Rangga itu. Dan jangan sampai ayah tahu kalau kamu yang hamilin aku."
Bima: "hahahah Kamu juga ingat itu. Jika ayahmu mengetahui tentang kita! Akupun akan menhabisimu Kayla!"
Kayla: "Aku tidak takut dibunuh olehmu Bima. Aku memang ingin mencari mati kenapa? Karena Aku melihat ayahku sedang menguntit di depan pintu kamarku ini dari tadi." Kata Kayla lalu mematikan telefonya.
Ayah Kayla langsung masuk lalu menampar wajah anaknya dengan keras.
Prok.....
"Dasar kamu aghs. Jadi kamu.....dihamilin oleh Bima hah lalu menikahi Rangga. Sekarang kamu telefon Bima katakan bahwa jangan tembak Rangga. Cepat....." Kata ayahnya begitu tegas dan sangat marah ke putrinya.
"Tidak aku tidak mau ayah." Kata Kayla lalu melempar HPnya keluar ke jendela kamarnya.
"Aghs kenapa Bima memperlakukanmu seperti itu hah?" Tanya ayahnya lalu meninju dinding kamar Kayla dimana dia dirawat.
"Bima balas dendam ke aku karena ayah tidak peduli ke saat waktu itu ayah Bima saat dia penjara. Ayah Bima mati kelaparan karena salah ayah hah" Kayla mengadu ke ayahnya sambil menangis. "Bima memperlakukanku seperti itu karena salah ayah yang membuat Ayah Bima mati kelaparan di dalam penjara."
"Dasar kamu membuat ayah ingin mati saja. Aku lupa meberitahumu kalau ayah ini mengidap penyakit mematikan."
Kayla terkejut. "Ap Apa....Ayah sakit apa?"
Tiba-tiba Ayah Kayla terjatuh sambil menyentuh dadanya, "Aduh jantungku sakit sekali." Kata Tuan Han lalu pingsan.
"Ayah.....ayah bangun ayah. Ayaaaaaah"
"Dokter tolong ayahku..." Teriak Kayla ketakutan melihat ayahnya pingsan.
Kayla menjatuhkan dirinya dari tempat tidurnya lalu menyentuh ayahnya. "Ayah bangun ayah..." kata Kayla lalu memeriksa nadi di penggelangan tangan ayahnya.
"Ayah.......jangan tinggalkan Kayla ayah...." Kata Kayla sambil menangis lalu memeluk ayahnya.
"Ayah...Haruskah aku mati juga." Batin Kayla. Kayla mengambil gunting lalu menusuk berulang kali bekas lukanya yang habis dioperasi sampai Kayla tidak sadar.
Beberapa jam kemudian Rangga sudah sampai di rumah Kayla.
"Anna apa kamu ada disini?" Teriak Rangga didepan rumah Kayla.
"Anna muncul lah. Aku pikir kamu pasti ada disini An." Kata Rangga lalu berlutut di pelaminan pernikahanya yang terletak di depan rumah Kayla.
Hujan turun tiba-tiba begitu deras di iringi angin dan membuat hiasan pernikahanya begitu juga bunga-bunga jadi hancur.
Tibalah Anna datang membawa payung lalu mempayungi Rangga.
"Berdirilah! Aku tidak suka lihat kamu berlutut di depanku." Kata Anna ke Rangga dengan raut wajahnya begitu sedih dan muram.
"Anna........ sudah kuduga kamu ternyata ada disini." Kata Rangga lalu memeluk Anna.
"Kamu mau sakit yah! Ngapain hujan-hujan, ayo kita beteduh di rumah istrimu." Kata Anna dan matanya begitu berkaca-kaca.
"Maafkan aku An!"
Anna langsung melepaskan pelukanya dari Rangga lalu menangis di bawah payung yang sama. "Huuh apa yah! Jujur saja aku pulang karena ayahku sakit dan aku kembali kesini karena aku sangat rindu sama kamu Ran. Tapi... kamu sudah punya Kayla." Kata Anna lalu menhapus air matanya di pipinya sendiri.
"Aku dan Kayla tidak merasakan cinta sama sekali Anna. Aku benar-benar masih mencintaimu dan aku juga sangat rindu sama kamu An!!!"
Anna langsung mebelakangi Rangga lalu menangis. "Ohiya aku tahu, kamu suka Kayla karena....dia cantik, dan juga.....kamu dan Kayla sama-sama manusia. sedangkan aku adalah si peri hutan yang suka mebuatmu marah juga suka jahilin kamu."
"Tidak.....jangan berkata seperti itu. Itu sama sekali tidak benar. Kamu kan bisa membaca pikiranku agar kamu tidak salah paham An!" Kata Rangga lalu menyentuh pundak Anna dari belakang.
"Jangan sentuh aku lagi! Kenapa? Karena ayahku sudah menghapus kekuatanku yang bisa membaca pikiran manusia." Kata Anna tiba-tiba menangis begitu tersedu-sedu.
"Mengapa hatiku sakit seperti tertusuk hah." Batin Anna lalu menyentuh dadanya.
"Ap apa....kenapa?" Tanya Rangga terkejut.
"Karena ayahku marah! Baiklah hari ini....aku harus kembali lagi ke Korea dimana aku tinggal." Kata Anna lalu berbalik ke Rangga. "Jagalah istrimu dan maafkan aku karena aku yang membuat Kayla keguguran. Kenapa? Karena di bukan anakmu."
"Ap apa...." kata Rangga terkejut.
"Kamu benar-benar bodoh Ran! Aghs.....kenapa kamu mempercayai apa kata Kayla kepadamu. Aku pikir Kayla benar-benar ingin memilikimu dan mencintaimu, kenapa? Sebelum aku kembali ke korea waktu itu. Aku membaca pikiranya bahwa dia akan melakukan cara agar Kayla bisa memilikimu. Sudahlah aku muak sama kamu. Ini membuatku sakit dan menjauhlah dariku!" Kata Anna lalu mengubah dirinya menjadi Peri lalu terbang.
Tiba-tiba Rangga di tembak pakai pistol oleh Bima dari belakang.
Dorr....
Anna berbalik ke belakang lalu terkejut melihat Rangga. "Rangga...."
Anna langsung mendekati Rangga lalu terkejut melihat darah yang keluar dari perut Rangga.
"Rangga....."
Anna sangat marah melihat Bima lalu menyirhinya menjadi Merpati hitam. "Dasar kamu! Rasakanlah Sihirku ini."
"Terbanglah kau pergi sejauh mungkin dan awas jika kita bertemu akan kubunuh kamu!" Batin Anna melihat Bima yang sudah disihir menjadi Merpati.
"Ma maafkan ak aku Anna." Kata Rangga terbata-bata karena kesakitan habis ditembak oleh Bima.
"Aku memaafkan kamu Rangga. Bertahanlah! tatap aku dan kumohon bertahanlah." Kata Anna lalu menutupi luka Rangga sambil menangis.
"Apa yang harus kulakukan bagaimana cara agar Rangga bisa dirawat ke rumah sakit. Haruskah aku membawanya ke Korea bersamaku...?"
"Rangga! Apakah kamu masih mencintaiku?" Tanya Anna ke Rangga padahal Rangga sudah tidak sadar tapi tetap saja Rangga mengenggam tangan Anna dengan keras.
"Bertahanlah dan mari kita ke korea terbang bersama!"
Huja telah berhenti beberapa menit kemudian tiba-tiba ayah Anna dan adiknya Jinny datang menemui Anna yang sedang sedih melihat Rangga.
"Appa, kakak ada di bawah sana bersama seorang laki-laki!" Jinny.
"Ayo!!!" Kata Ayahnya lalu mendarat mendekati Anna dan Rangga.
Anna panik melihat Ayahnya datang dan juga Jinny.
"Ayah, Jinny. Kok kalian bisa saja menemui keberadaanku disini?" Tanya Anna ke mereka.
"Ada apa dengan laki-laki itu? apa kamu baru saja membunuhnya?" Tanya Ayahnya.
"Tidak ayah. Ayah kumohon. bawa Rangga ke rumah, jujur saja bahwa aku mencinta dia!!!"
"Kamu terlalu jujur ke Ayah! Apa pria itu benar-benar mencintaimu padahal kamu adalah peri?" Kata Jinny. "Astaga lukanya parah. Ayah ayo kita bawa ke rumah!"
"Dia benar-benar mencintaiku Ayah." Kata Anna.
Jangan Lupa Like, Vote, Rate dan Komentarnya Yah!!!😊*