DRAGON

DRAGON
Chapter 47 : The End



Hart's dan Danil's melakukan pengejaran pada Celvin yang membawa Elektra pergi. Melihat mobil milik Hart's, Alan segera mengejarnya. Tuan Gerald menarik Fernando masuk kedalam mobilnya melihat kedatangan polisi. sementara itu dijalan raya mereka saring mengejar satu sama lain.Tuan Imanuel mmenembak ban mobil yang di kendarai oleh Danil's. Danil's kehilangan keseimbangan, mobilnya terbalik.


Danil's berusaha keluar dari dalam mobil itu sebelum mobil meledak. Celvin menghentikan mobilnya ditepi hutan dan menyeret Elektra masuk kedalam hutan. Di atas tebing?


“Kau tidak bisa lari kemanapun. Lepaskan adikku.”


“Tidak semudah itu, Hart's!" Celvin menodongkan senjatanya ke Elektra


“Hart's!" triak Alan


“Kakak!” teriak Seville


“Bagus kau datang kemari. Aku bisa menghabisi kalian


berdua," pekik Hart's


Fernando menghentikan mobilnya ketika melihat mobil Hart's dan Celvin di tepi hutan.


“Mereka ada diatas tebing!" teriak Fernando begitu melihat mobil yang lain berdatangan.


Mereka segera keluar dari dalam mobil menyusul mereka. Tidak lama setelah kepergian mereka


Danil's tiba di sana bersama Shena juga Elshe.Terdengar suara tembakan di dalam hutan.


“Danil's?”


“Kita akan pergi ke sana melalui jalan umum.” Danil's langsung membanting setirnya.


Danil's menelusuri jalan umum menuju atas tebing. Alan melihat Charles hendak menyerang Hart's dengan pisaunya. Alan segera berlari kearah Hart's. Hart's yang mengira Alan akan menyerangnya langsung melepaskan tembakan kearah Alan.


“Alan!” teriak Seville dan Elektra serentak.


“Putraku.”


Elektra menggigit pergelangan tangan Celvin dan berlari kearah Tuan Gerlad dan yang lainnya. Fernando buru-buru melepaskan tembakan kearah Celvin, Celvin yang menyadari serangan Fernando langsung menghindari peluru itu. Tuan Imanuel yang berada tepat di belakang celvin tidak dapat menghindari peluru itu sehingga peluru itu menebus dadanya dan dia terjatuh kedalam jurang. Celvin yang melihat Seville berdiri tidak jauh darinya langsung mencengkeram Seville dan membawanya ketepi jurang.


“Haha. Sekarang apa yang bisa kalian lakukan?”


Alan berusaha untuk berdiri. Alan mencabut paksa pisau yang tertancap diperutnya dan memberikan isyarat pada Danils's untuk mengalihkan perhatian Celvin. Danil's yang mengerti akan isyarat dari alan segera menurunkan Elshe dan mendekati Celvin.


“Tetap di sana, Danil's. Aku akan menembaknya jika kau berani mendekat.”


“Ciuh. Kau ingin membunuhnya? Lakukan saja. Kau sudah diterjebak, pada akhirnya kau akan mati ditangan kami.”


Ketika Celvin terfokus dengan Danil's, Alan segera menusuk Celvin dan mendorong seville menjauh. Danil's


langsung mengeluarkan pistolnya dan menembak Celvin hingga tubuh Celvin terjatuh kedalam jurang. Seville segera menangkap tubuh Alan yang saat itu hendak terjatuh.


Tuan Imanuel yang saat itu terluka mencoba meraih pistol yang berada tidak jauh dari tempatnya dan mengarahkan pistol itu kearah Seville. Alan yang melihat Tuan Imanuel mengarahkan senjatanya ke arah Seville langsung berdiri dan mendorong tubuh Seville ketepi, sehingga peluru itu mengenai tubuh Alan.


“Tidak! Alan!”


“Kakak!"


Alan tersenyum kecil menatap mereka semua dan kemudian terjatuh kedalam jurang. Danil's, Hart's dan Fernando langsung menembak Tuan Imanuel hingga tewas. Mereka semua hanya bisa menangisi kepergian Alan. Alan menempati janjinya pada Hart’s dan Tuan Gerlad untuk menjaga kedua putri kecil mereka


dengan baik. Namun, alan tidak bisa menempati janjinya pada orang tuannya untuk menemukan dan membawa Alderick pulang kerumah mereka.


THE END