DRAGON

DRAGON
Chapter 46 : Aku tidak bisa membunuh mereka



Fernando masuk kedalam kamarnya, memandangi Elshe yang tertidur pulas diatas tempat tidur. Fernando membelai wajah cantik sang istri. Fernando tidak tahu harus menjelaskan apa pada Elshe mengenai Alan. Elshe berteriak memanggil kakaknya.


“Kau kenapa?”


“Fernando, aku mimpi buruk mengenai kakak."


“Itu hanya mimpi. Kau tidak perlu memikirkannya. Tidurlah, aku akan menemanimu.” Fernando memeluk Elshe, mengusap kepala Elshe dengan lembut.


“Aku takut Fernando. Aku takut kakak akan pergi meninggalkanku lagi.”


“Tidak ada yang perlu kau takutkan. Tidak akan terjadi sesuatu pada Alan. Alan akan baik-baik saja. Kau tidak perlu memikirkan sesuatu yang buruk yang tidak akan mungkin terjadi.”


Elshe kembali tidur didalam pelukan hangat sang suami. Fernando menatap wajah istrinya.


'Maaf, aku membohongimu. Aku hanya tidak ingin membuatmu khawatir pada Alan. Tidurlah saat kau bangun besok pagi semuanya telah selesai. Aku akan menolong Alan semampuku. Aku juga tidak ingin kehilangan Alan sama sepertimu.' batin Fernando


🍁🍁🍁🍁🍁


Seville membuka matanya, memperhatikan keadaan sekelilingnya. Seville berusaha mengingat apa yang terjadi pada dirinya. Seville mendengar Hart's dan Danil's sedang berbicara diluar kamarnya.


“Kau gila Hart's! akau tidak bisa melakukan ini pada Alan.” Danil's memukul dinding didekatnya.


“Kenapa? Alan menghianati kita juga dragon. Tidak ada alasan bagi kita untuk membiarkannya tetap hidup.”


“Tapi Alan-”


“Lupakan persahabatan kita dengannya!" Hart's menyela perkataan Danil's. "Jika kau membantunya itu sama saja kau menghianati dragon dan aku tidak akan membiarkan kau menolongnya. Aku tidak ingin membunuhmu.”


Sementara itu dikediaman Tuan Gerald.


“Kau ingin membunuhnya?”


“Ya.”


“Gerald pikirkan lagi tindakanmu ini. Alan Angel, kau ingin membunuhnya?"


“Hanna, aku juga tidak ingin membunuhnya. Aku harus melakukan tugasku sebagai pemimpin dragon.” Tuan Gerald mengambil pistolnya didalam laci mejanya. "Aku mohon Hanna berhentilah menghalangiku.”


“Gerald, aku sudah banyak kehilangan orang-orang yang


kucintai. Kehilangan putriku, edi, Angel juga Andin. Aku tidak sanggup jika harus kehilangan kau juga anak-anak. Aku tidak bisa membiarkan kalian pergi meninggalkan aku seperti mereka. Sudah cukup semua ini! Jangan teruskan lagi. Mereka menyandera putriku.Kau dan Hart's harus membunuh Alan dan penghianat itu. Aku tidak sanggup jika harus kehilangan kalian,” tngis Nyonya Hanna


“Hanna, kau tidak akan kehilangan putrimu lagi seperti


dulu. Kau tidak akan kehilangan kami.”


🍁🍁🍁🍁🍁


“Apa kau serius dengan ucapanmu?" anya Tuan Victor


“Alan selesaikan tugasmu hanya itu yang harus dan boleh kau lakukan.”


“Aku tidak bisa melakukannya.”


“Kita sudah memutuskannya Alan. Kau seorang polisi sudah kewajibanmu menghukum penjahat-penjahat itu.”


“Paman, mereka bukan penjahat seperti yang paman katakan. Sebelum aku menjadi seorang polisi aku adalah bagaian dragon!" kata Alan tegas, dia menentang keras keputusan Tuan Victor yang memaksanya memasukkan sahabatnya kedalan jeruji.


“Itu masa lalu, Alan!" teriak Tuan Victor


“Masa lalu dan masa depan tidak ada bedanya untukku.”


“Alan!" Seville belari menghampiri Aan dan Tuan Victor yang sedang berbicara dihalaman depan. Alan membawa


Seville masuk kedalam rumahnya.


“Ada apa? Untuk apa kau kemari?”


“Kakak akan membunuhmu. Kau harus segera pergi dari sini. Aku mohon Alan tinggalkan kota ini.”


“Aku tidak akan pergi kemanapun!" tiba-tiba terdengar suara tembakan menyerang kediaman Alan. Mereka segera bersembunyi menghindari peluru-peluru itu. Sebuah peluru berhasil melukai lengan Tuan Victor. ”Paman!”


Alan mengambil pistolnya yang ada diatas meja dan membalas tembakan mereka. Sementara itu Fernando dan para pengikut dragon berhadapan dengan Gemo dan anak buahnya. Perkelahian tidak dapat dihindari lagi. disepanjang jalan terjadi perkelahian antar mafia dari dragon.


“Kau masih bisa bertahan dari peluruku.”


“Aku tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengirimmu keneraka.”


“Kau terlalu percaya diri Gerald. Lihatlah siapa yang


kubawa?” Tuan Imanuel menampar Elektra dihadapan Tuan Gerald membuat Tuan Gerald murka. Tuan Gerald


menghajar siapa saja yang menghalanginya untuk menolong putrinya. Elektra hanya bisa menanggis melihat sang ayah berjuang menahan pukulan untuk dirinya. Charles kembali mendorong Elektra masuk kedalam mobil bersama Celvin. Tuan Imanuel menembak kaki Tuan Gerald.


“Ketua!”


“Ayah!”


“Fernando lindungi ketua," teriak Danil's


Fernando segera berlari sambil terus menembaki musuhnya untuk melindungi Tuan Gerald. Gemo mengambil pedang kesayangannya dan memburu Fernando dengan katana miliknya. Tubuh Fernando berlumuran darah tercabik-cabik katana Gemo.Tuan Gerald mengeluarkan pisau kecil yang diselipkan dikakinya dan melemparnya kearah Gemo membuat katana ditangan gemo terlepas.


Fernando langsung mengambil katana itu dan membalas serangan Gemo. Fernando terbayang perbuatan gemo pada wajah kesakitan Elshe yang membuatnya harus kehilangan bayinya. Amarah Fernando semakin meningkat setiap kali mengingat kejadian itu, dengan sadisnya Fernando mencabik tubuh Gemo.


To Be Continued ....