
Elektra turun dari dalam taxi yang membawanya ke dragon, kemudian dia berlari memasuki dragon untuk menemui sang kakak yang saat ini dalam bahaya. Tanpa memperdulikan orang –orang yang berada disekitarnya, Elektra terus berlari menuju ruang kerja penerus dragon. Elektra menerobos masuk kedalam ruangan.
“Kakak?”
“EL-ektra?” Shena sedikit terkejut melihat kedatangan Elektra yang tiba-tiba, ia menarik ujung bibirnya tersenyum tipis pada Elektra. Shena senang bisa melihat Elektra lagi. “Elektra, kau dari mana saja? Kau baik-baik saja, kan? Nyonya Hanna mencRebecaskanmu, pulanglah.”
“Shenna di mana kakak?”Elektra bukannya menjawab semua pertanyaan Shena malah balik bertanya.
Shena menghela napas berat, jujur saja dia kecewa Elektra
mengabaikan pertanyaannya dan terkesan ingin menghindarinya. “Hart’s barusan saja keluar. Ada apa?”
Tanpa memperdulikan pertanyaan Shena, Elektra segera meninggalkan ruangan penerus dragon menyusul sang kakak. Ketika melihat Hart’s masuk kedalam lift menuju lantai utama Elektra segera belari kearahnya,namun sayang harts sudah terlanjur masuk kedalam lift dan berada dilantai dasar. Elektra berteriak memanggil sang kakak, keadaan yang begitu ramai membuat Hart’s tidak dapat mendengar
suara teriak Elektra yang mRebecanggilnya.
Elektra tidak menyerah dia terus berlari menuruni eskalator
menuju lantai bawah dan bergegas keluar dari gedung dragon. Elektra berlari disepanjang jalanan mengejar mobil Hart’s yang melaju kencang. Alan yang melihat Elektra mengejar mobil Hart’s segera berlari menghampiri Elektra yang menangis di jalanan. Alan menarik tangan Elektra ketika sebuah mobil sedang melaju kearah Elektra dengan kecepatan tinggi.
“Alan lepaskan aku. Aku harus menolong kakak,”teriak Elektra yang terus berontak melepaskan diri dari cengkeraman Alan.
“Menolong Hart’s?” Alan menaikan alisnya, ia tidak mengerti
dengan ucapan Elektra.
“Ya. Celvin merencanakan sesuatu yang buruk padak kakak dan Danil’s? Danil’s? Alan kau harus segera menyelamatkan Danil’s.”Elektra yang menyadari situasi kembali di selimuti rasa takut.
“Tapi?”
“Alan kau harus bergerak cepat. Kau tidak punya banyak waktu untuk berpikir, sebelum semuanya terlambat!” teriak Elektra.
“Baiklah. Sebaiknya kau segera kembali ke dragon. Kau lebih
aman disana dari pada berkeliaran dijalanan seperti ini.”
🍁🍁🍁🍁🍁
“Rumahmu bagus juga!”
“Kau? Mau apa kau kemari?” Rebeca tersenyum sinis
mendengar pertanyaan Elshe. Rebeca mengambil bingkai foto pernikahan Elshe dan Fernando yang berada di atas nakas.
“Kau terlihat cantik dengan gaun pengantin ini. Tapi sayang,
“Keluar dari rumahku!” Teriak Elshe
Seville yang saat itu baru saja keluar dari toilet tidak sengaja mendengar suara teriakan Elshe. Seville bergegas menemui Elshe diruang tamu, Seville nampak terkejut melihat Rebeca ada disana.
“Kau? Mau apa kau kemari wanita siluman?” tanya Seville
dengan tatapan tajam kearah Rebeca
“Kedatanganku kemari hanya ingin mengambil sesuatu yang
seharusnya menjadi milikku,” Rebeca melempar bingkai foto pernikahan Elshe dan Fernado kelantai hingga hancur.
“Milikmu? Apa yang sedang kau bicarakan?” Elshe mengepalkan tangannya, ia ingin menampar Rebeca yang sudah berani menghancurkan foto pernikahannya, tapi apa mau dikata? Kondisinya sekarang tidak memungkinkan baginya untuk membalas perbuatan Rebeca.
Rebeca mendekati Elshe, menatap sinis pada Elshe. ”Milikku
yang sudah kau ambil dariku. Aku akan mengambil Fernando kembali darimu wanita cacat.”
“Apa?” Elshe menampar Rebeca. ”Kau belum mengerti juga. Suamiku tidak pernah mencintaimu. Ada begitu banyak pria lajang di luar sana, kenapa kau begitu terobsesi pada pria beristri?”
“Aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang selama Fernando bersamamu. Fernando milikiku hanya aku yang akan memilikinya bukan wanita cacat sepertimu.” Teriak Rebeca sambil mencengkeram bahu Elshe.
“Tutup mulutmu wanita ******,” bentak Elshe
“Apa? Wanita ******?” Rebeca melayangkan tangannya kearah Elshe, namun seseorang menangkap tangannya lebih dulu dan menampar wajah Rebeca. ”Kau?”
“Elektra?”
“Wanita murahan sepertimu tidak pantas berkeliaran disini. Sebaiknya kau cari pria lain yang belum memiliki istri untuk kau cintai. Fernando tidak akan kembali padamu,” kata Elektra
“Kalian? Aku akan membalas perbuatan kalian terutama kau Elshe.” Rebeca keluar dari dalam rumah Elshe meninggalkan mereka semua.
“Aku minta maaf tidak mendengarkan ucapanmu,” Elektra
menunduk, ia tidak berani menatap Seville.
“Sudahlah lupakan saja. Aku senang kau kembali,” kata
Seville.
To Be Continued ...