
Setelah melewati siluman pengikut kami dengan seorang wanita yang cantik yang bernama nami. kami pun membawa nami dalam perjalanan menuju tempat naga ajaib.
kami berbincang bersama nami, kenapa nami ada ditempat hutan terlarang ini.
Pada saat nami bersama 4 temannya, nami tersesat. nami pun terus berteriak minta tetapi tidak siapa siapa ditempat hutan ini seperti tidak ada yang meninggali tempat ini. karena nami tidak tau tempat ini adalah tempat yang terlarang karena dia mengetahui nya teman temannya tidak memberitahu saat akan pergi ketempat hutan terlarang ini. dia hanya teringat ayahnya yang dipenjara oleh bosnya karena hutangnya yang sangat banyak. nami pun bertekat untuk mencari dan menemui tempat naga ajaib itu tinggal walau jauh. nami pun berjalan melewati dahan dahan kayu yang berserakan dimana mana. nami pun kehausan dan kelaparan untungnya nami memiliki makanan ditasnya tiba tiba ada seekor monyet dan mengambil tas yang berisi makanan nani.
Nami pun langsung mengejar tetapi dia tidak kuat untuk berjalan lagi. saat itu ada han gaon, liu sa dan kakek tua itu. dia pun tidak kelaparan dan kehausan lagi. nami pun sudah terasa enakan lagi dia pun langsung melanjutkan perjalanan bersama han gaon, liu sa dan kakek tua itu. saat dalam perjalanan liu sa memandang wajah nami yang sangat cantik dia pikir, dia belum berkenalan dengannya. " hai, nami apakah boleh berkenalan dengan aku liu sa, aku adalah temannya han gaon ucap liu sambil tersenyum. tentu, aku nami saling kenal ya ucap nami tersenyum juga.
pada saat sore hari cuaca agak mendung akan turunnya hujan dan hampir gelap. kami pun langsung mencari tempat untuk berteduh dan beristirahat saat akan turunnya hujan. bener saja hujan turun. han gaon pun melihat nami kedinginan. han gaon pun langsung memberikan jaket miliknya. " ini nami pakai saja jaket milikku agar kau tidak kedinginan lagi ucap han gaon sambil tersenyum memandangnya ? " kenapa kamu berikan jaket milikmu kepadaku, nanti kau kedinginan bagaimana ucap nami. " tidak apa apa aku ini laki laki aku pasti kuat, ini hanya hujan kecil saja tidak papah jangan khawatirkan aku nami ucap han gaon sambil tersenyum lagi.
Nami pun langsung mendekati han gaon. " kita berdua saja ya, agar kita tidak kedinginan lagi ucap nami sambil tersenyum juga. " nami, ya baiklah ucap han gaon sambil gerogi saat didekat nami. kakek tua itu pun mengeluarkan alat alat tajam untuk melawan binatang buas dan siluman nanti malam. " han gaon kita harus siap siap untuk melawan para binatang buas dan siluman ucap kakek tua itu. " baiklah kek aku siap untuk melawan para binatang buas dan siluman ucap han gaon. " melawan para binatang buas dan siluman aku tidak ikut ucap liu sa sambil takut. " kenapa kau tidak ikut kau mau disini selamanya liu sa aku tidak mau disini selamanya bisa bisa aku bisa mati ditempat ini. " iya aku takut, iya aku akan ikut melawan para binatang buas dan siluman asal kau bantu aku ucap liu sa. " baiklah liu sa aku bantu kamu sahabatku ucap han gaon sambil tersenyum. liu sa pun terharu saat mendengarkan ucapan han gaon yang berkata sahabatku dan tersenyum. kakek dan nami pun tersenyum juga saat mendengarkan ucapan han gaon.
Bersambung......