DEWI NAGA TIMUR II "The Enternal Love"

DEWI NAGA TIMUR II "The Enternal Love"
Siluman Harimau



Setelah bermalam didesa yang dikunjungi oleh Zhang Xiuhuan dan juga istri dan anaknya, mereka bertiga melanjutkan perjalanannya. Kali ini mereka bertiga memilih untuk berjalan kaki.


"Tempat-tempat disini sangat berbeda sekarang. Tidak seperti dulu lagi" Xu Lian mengelilingi pandangannya kejalanan yang mereka lewati.


"Tentu saja. Kita sudah beberapa tahun tidak keluar dari istana bukan, ditambah kita lebih memilih untuk tinggal menjauh" timpal Zhang Xiuhuan. Xu Lian hanya mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.


Setelah dirasa cukup jauh dari pandangan desa, Xu Lian memilih untuk mengeluarkan Nang'er. Tetapi aksinya dihentikan tatkala pandangannya menangkap segerombolan prajurit dengan sebuah kereta kuda yang mewah. Xu Lian dan begitu juga Zhang Xiuhuan memundurkan tubuhnya tatkala rombongan itu melewati jalan setapak yang dipijaki oleh mereka bertiga. Diatas kereta kuda terpampang sebuh bendera, yang menunjukan identitas mereka adalah dari Kerajaan Saharan. Rombongan itu lewat begitu saja tanpa memperdulikan keberadaan Xu Lian dan Zhang Xiuhuan.


"Mereka itu apa?" tanya Zhang Bing. Ketika melihat rombongan yang cukup banyak dan ditambah dengan kehadiran para pendekar yang cukup banyak.


"Mereka itu manusia!" seru Zhang Xiuhuan santai. Zhang Xiuhuan mengaduh kesakitan tatkala kepalanya dipukul oleh Xu Lian.


"Kau didiklah anakmu dengan benar. Lalu jika mereka manusia, kau apa? SILUMAN" bentak Xu Lian. Zhang Xiuhuan hanya menggerutu kesal tanpa berniat melawan Xu Lian.


"Aku baru tahu jika ayah adalah siluman" ucap Zhang Bing.


Xu Lian mengaduh kesakitan tatkala Zhang Xiuhuan mencubit pipinya dengan keras.


"Nah, dan sekarang kau yang mendidik anakmu yang tidak benar. Kau mau menikah dengan siluman" gerutu Zhang Xiuhuan.


"Kalian ini mau menjawab pertanyaanku atau malah mau berantem. Sekalian saja sampai baku hantam!" Zhang Bing memanyunkan bibirnya ketika melihat kelakuan orang tuannya.


"Bing'er mereka adalah orang-orang dari kerajaan seperti kita. Bedanya mereka bepergian secara rombongan" seru Nang'er yang kasihan melihat Zhang Bing.


"Tapi kenapa rombongan Kerajaan Saharan bisa melewati tempat ini. Padahal jarak dari kerajaan mereka cukup jauh dari sini" Xu Lian mengetuk-ngetukkan jarinya diatas dagunya.


"Mungkin mereka punya urusan. Dan kenapa kita malah membahas mereka? Yasudahlah ayo kita lanjutkan perjalanannya" seru Zhang Xiuhuan. Xu Lian menganggukkan kepalanya dan berjalan beriringan dengan Zhang Bing.


"Tri, katanya kau akan melanjutkan perjalanannya dengan menunggangi Nang'er?" tanya Zhang Xiuhuan.


(Istri: disingkat menjadi Tri)


"Kenapa? kau sudah lelah? DASAR TUA!" ucap Xu Lian penuh tekanan pada akhir kalimat. Ia melanjutkan langkahnya yang diikuti oleh Zhang Bing.


Sekarang Zhang Xiuhuan bisa menyimpulkan jika, Betina tidak pernah salah. Ia mengikuti langkah istrinya dari belakang sambil menggerutu tidak jelas.


Mereka bertiga melanjutkan perjalanannya tanpa ada hambatan apapun, kini mereka berjalan ditengah hutan yang cukup rindang, hanya terdengar hewan melata dan burung-burung yang bersautan.


"Ahhhhhhhh" dari arah depan, cukup jauh dengan Xu Lian dan Zhang Xiuhuan terdengar suara teriakan yang bersusulan.


"Aku juga tidak tahu. Ayo cepat kita kesana!" saut Zhang Xiuhuan. Zhang Xiuhuan menggendong Zhang Bing pada punggungnya supaya mereka bertiga bisa sampai dengan cepat diarah sumber suara.


Pandangan mereka bertiga disambut dengan pemandangan yang cukup mengerikan, tatkala mereka melihat beberapa tubuh dari prajurit yang tadi sebelumnya lewat tengah dicabik-cabik oleh Siluman Harimau. Bahkan bukan hanya satu siluman tetapi sekelompok Siluman Harimau yang berjumlah 8 anggota. Siluman Harimau tersebut memiliki ukuran dua kali lipat dari siluman biasanya dan mereka juga memiliki warna bulu yang berwarna putih dengan sebuah tanduk diatas kepala mereka. Para Siluman Harimau itu menyerang secara membabi buta para prajurit dari rombongan tersebut.


Zhang Xiuhuan segera menurunkan Zhang Bing dari gendongannya. "Nang'er kau jagalah Zhang Bing", Nang'er hanya menganggukan kepalanya lalu tubuhnya beralih terbang kepada Zhang Bing.


Para Siluman Harimau yang merasakan kehadiran orang lain segera memindahkan pandangannya kearah Zhang Xiuhuan dan Xu Lian yang sedang bergerak kearah mereka. Beberapa Siluman Harimau memilih bergerak menyerang Xu Lian dan Zhang Xiuhaun, dan meninggalkan mangsanya.


Zhang Xiuhuan menggeser tubuhnya tatkala salah satu Siluman Harimau akan menerkamnya, Sebelum itu ia mengaliri tenaga dalamnya pada telapak tangannya. Siluman Harimau itu kembali berbalik kearah Zhang Xiuhuan menggunakan tanduknya, Zhang Xiuhuan termundur beberapa langkah ketika ia menahan tanduk Siluman Harimau tersebut yang ingin menyerangnya. Tanpa perhitungan dari Zhang Xiuhuan, dari arah belakangnya satu Siluman Harimau menyerangnya. Zhang Xiuhuan yang tahu keadaannya tidak menguntungkan, mencoba mengaliri tenaga dalamnya lebih banyak lagi dan melepaskan sebuah pukulan pada wajah Siluman Harimau dihadapannya. Siluman Harimau tersebut terpental cukup jauh hingga tubuhnya menghantam sebuah pohon didalam hutan tersebut. Zhang Xiuhuan kembali melancarkan aksinya dengan memutar tubuhnya dan melepaskan pukulan pada tubuh Siluman Harimau yang melompat kearahnya.


Disisi lain pertempuran, Xu Lian juga tengah fokus dengan Siluman Harimau yang kini tengah dilawannya. Siluman Harimau menyerang kearah Xu Lian, bukannya Xu Lian menghindari serangan Siluman Harimau ia lebih memilih untuk menyerang juga Siluman Harimau dengan menggunakan tinjuannya.


Bommm...


Tanduk Siluman Harimau dan tinjuan Xu Lian yang saling bertemu menghasilkan ledakan, sehingga membuat tubuh mereka berdua terdorong kebelakang. Xu Lian kembali menjalankan aksinya dengan menyerangnya terlebih dahulu, Xu Lian melepaskan pukulannya ketika Siluman Harimau tersebut melompat kearahnya. Tubuh Siluman Harimau terpental keatas tetapi secepat mungkin Xu Lian terbang keatas tubuh Siluman Harimau tersebut dan kembali melepaskan sebuah pukulan yang cukup keras. Tubuh Siluman Harimau tersebut menghantam tanah dengan keras sehingga menerbangkan tanah pasir dan juga daun kering. Siluman Harimau itu kini tidak bergerak sedikitpun.


Para Siluman Harimau yang melihat kawanannya dihabisi oleh Zhang Xiuhuan dan Xu Lian dengan mudah, bersiap untuk menyerang mereka berdua secara bersamaan.


Zhang Xiuhuan dan Xu Lian saling memunggungi ketika kelima Siluman Harimau tersebut mengelilingi mereka berdua. Salah satu Siluman Harimau menggeram kesakitan tatkala ada beberapa batu yang dialiri tenaga dalam menyerangnya sehingga meninggalkan luka yang cukup serius karena ketajaman batu tersebut. Matanya menatap nyalang kearah bocah yang sedang memunguti batu ditanah. Begitu juga dengan Xu Lian dan Zhang Xiuhuan yang mengalihkan pandangannya sebentar kearah putranya.


"Sedang apa anak itu?" gerutu Xu Lian.


"Kau tidak lihat dia sedang melemparkan batu!" saut Zhang Xiuhuan.


"Aku tahu itu bodoh! maksudku kenapa ia menyerang Siluman Harimau ini? bagaimana jika para Siluman Harimau ini menyerangnya" seru Xu Lian geram.


"Oh begitu, APA! BING BING HENTIKAN APA YANG KAU LAKUKAN!!" teriak Zhang Xiuhuan heboh.


"Xiuxiu satu serangan datang!" seru Pete dalam benaknya. Tetapi gagal, Zhang Xiuhuan tidak menyadari serangan yang datang dari salah satu Siluman Harimau, sehingga tubuhnya terjatuh dan mencoba untuk diterkam oleh Siluman Harimau, untung saja Zhang Xiuhuan masih menahan kedua cakar Siluman Harimau menggunakan tangannya. Xu Lian hanya menggerutu ketika melihat Zhang Xiuhuan, ia tidak memperdulikan keadaan Zhang Xiuhuan dan lebih memilih untuk menyerang dua siluman yang bergerak menyerangnya. Tetapi pandangannya teralihkan tatkala dua Siluman Harimau yang lainnya bergerak kearah Zhang Bing.


Nang'er mencoba membesarkan tubuhnya ketika melihat dua Siluman Harimau yang bergerak kearah Zhang Bing, tetapi waktunya tidak cukup karena kedua Siluman Harimau tersebut bergerak dengan cepat kearah Zhang Bing.


"BING BING!!!" teriak Xu Lian.


***