DEWI NAGA TIMUR II "The Enternal Love"

DEWI NAGA TIMUR II "The Enternal Love"
Mo Lian Cheng



Dalam ruangan yang gelap, terduduk seseorang dengan jubah warna putihnya. Ia duduk disebuah batu yang berukuran besar, disamping tubuhnya terdapat sebuah lentera ukuran sedang yang menerangi ruangan tersebut. Dihadapan orang tersebut tergeletak seorang wanita yang tidak sadarkan diri, ditambah kedua tangannya dan kedua kakinya diikat oleh tali yang berwarna putih salju.


Tidak lama wanita yang diikat tersebut mengerjap-ngerjapkan matanya, ia mencoba mengelilingi pandangannya. Semua ruangan tersebut semuanya dari tanah, baik atapnya ataupun lantainya sama terbuat dari tanah. Pandangan matanya berhenti pada seseorang yang kini tengah duduk diruang bagian pojok.


Wanita tersebut yang tidak lain adalah Xu Lian, mencoba untuk melepaskan ikatan tali tersebut, tetapi walaupun dengan sekuat tenaga Xu Lian tetap tidak bisa melepaskan tali tersebut. Ia menatap heran kearah pria yang kini menatapnya balik.


"Siapa kau sebenarnya?" tanya Xu Lian lirih. Ia mencoba membuka ikatan tali tersebut dengan tenaga dalam miliknya, tetapi sialnya tenaga dalamnya terkunci.


"Kau tidak akan bisa melepaskan tali itu dengan cara apapun, karena tali itu sudah dibalut dengan Bunga Aprodith yang menjadi kelemahan bagi para Summonster" Xu Lian menghentikan gerakannya. Bunga Aprodith, pantas saja tadi ia merasakan tubuhnya mati rasa dan langsung kehilangan kesadarannya. Bunga Aprodith adalah bunga yang menjadi satu-satunya kelemahan para Summonster, bunga ini membuat para Summonster tidak bisa menggunakan tenaga dalamnnya karena terkunci.


"Aku tidak akan membunuhmu! aku hanya ingin meminta bantuan padamu!" seru pria berambut putih tersebut.


"Bantuan apa?"


"Buka segel pada Pedang Goujian untukku!" perintah pria tersebut.


Xu Lian tersenyum mengejek, siapa orang yang ada didepannya ini tetapi ia seakan harus selalu mengiyakan perintahnya. "Aku tidak mau! lagi pula aku tidak pernah mengenalmu!" seru Xu Lian dengan tajam.


"Kau sama saja dengan ibumu, keras kepala!" pria itu terkekeh pelan.


"Apa hubunganmu dengan ibuku? kenapa kau tahu semua tentang Kerajaan Shangri-La?" Xu Lian menahan nafasnya dengan berat, "Apa kau dalang dari kehancuran Kerajaan Shangri-La?" tanya Xu Lian memastikan.


Pria tersebut tersenyum lebar menanggapi semua pertanyaan Xu Lian.


"Ya itu memang benar. Biar aku perkenalkan diriku terlebih dahulu. Namaku adalah Mo Lian Cheng, aku adalah Pangeran Mahkota dari Kerajaan Shangri-La, dan ibumu adalah adikku" ucap pria berambut putih yang bernama Mo Lian Cheng.


Xu Lian membulatkan matanya tidak percaya, bagaimana mungkin ada orang yang menghancurkan sendiri keluarganya.


"Jika kau memang seorang Pangeran Mahkota, kenapa kau menghancurkan sendiri keluargamu?" tanya Xu Lian.


"Kau tidak akan tahu alasan karena kau tidak akan merasakannya".


Flashback...


Kerajaan Shang-La adalah kerajaan yang termasuk kedalam tiga kerajaan terkuat. Kerajaan ini berada pada daerah bagian Timur, yang dimana kerajaan ini berada pada daerah yang selalu turun salju walaupun bukan pada musim dingin. Ditambah juga, Kerajaan ini memiliki benda pusaka-pusaka contohnya seperti Pedang Goujian. Walaupun begitu, Kerajaan Shangri-La tidak pernah membeberkan kepada orang luar tentang harta yang mereka miliki, apalagi dengan kehadiran Sang Summonster.


Seluruh penduduk Kerajaan Shangri-La bergembira dengan kelahiran seorang putri kedua dari pemaisuri, yang diberi nama Jialin. Begitu juga dengan putra pertama yang sangat bahagia dengan kelahiran adik perempuannya.


Mo Lian Cheng selalu bersama dengan Jialin, baik berlatih, bermain ataupun makan. Mereka seperti tidak bisa dipisahkan, dimana ada Jialin disitu pasti ada Mo Lian Cheng.


Sampai ketika Jialin beranjak remaja, semuanya berubah dengan cepat. Jialin dianugrahi menjadi Summonster, sehingga ia sangat dihormati oleh seluruh penduduk Kerajaan Shangri-La dan ia juga sangat disayang dan dimanja oleh keluarga istana. Mo Lian Cheng yang sebagai Pangeran Mahkota menjadi terabaikan, keluarganya selalu mementingkan keperluan Jialin dibandingkan dirinya. Apalagi ia selalu dibanding-bandingkan dengan Jialin, baik dari keluarga ataupun penduduk kerajaan. Ia menjadi sedih yang berubah menjadi dendam. Ia juga kecewa karena ia tidak bisa menjadi Summonster yang hanya untuk seorang perempuan. Maka dari itu ia lebih memilih untuk mendapatkan sebuah pusaka langit untuk menambah kekuatannya, tetapi kaisar selalu menolak keinginannya untuk mendapatkan pusaka yang ia minta.


Mo Lian Cheng disegel pada dimensi lain yang dibuat oleh Danzi, sebelum kekacauan terjadi. Dan pada ketika Danzi telah meninggal segelnya terbuka dan kini ia bisa keluar.


Comeback...


Xu Lian menatap tidak percaya kearah Mo Lian Cheng. Ia dengan fokus mendengarkan semua cerita dari pamannya tersebut. Xu Lian pun sama sepertinya. Ia pernah dikucilkan, diabaikan bahkan diasingkan oleh keluarganya sendiri. Tetapi ia tidak melakukan seperti apa yang dilakukan oleh pamannya tersebut.


"Kau tahu, ketika aku pulang aku sangat terkejut ketika melihat rumahku sudah hancur seperti ini hahahah!" seru Mo Lian Cheng. Matanya terpancar kebencian dan kesedihan yang menjadi satu.


"Kau monster!" ucap Xu Lian.


"Kau tidak akan tahu jika berada diposisiku! kau tidak tahu rasanya diremehkan dan dikucilkan oleh semua orang!" serunya, pandangan matanya menjadi kosong.


"Sayangnya aku sudah merasakan semuanya! bahkan lebih parah dari kisahmu itu! tetapi pemikiranku denganmu itu sangat berbeda! kau hanya mementingkan nafsumu itu!!" seru Xu Lian.


"Apa maksudmu?"


"Kau tahu, kau hanya menggunakan rasa sakitmu untuk menutupi semua ambisimu!" seru Xu Lian tajam.


"HAHAHHHAHAHAHHHHH. Gadis kau tidak tahu apapun tentangku!" Mo Lian Cheng berdiri dan menghampiri Xu Lian.


"Bukakan aku segelnya atau kau ingin aku akhiri hidupmu! keponakanku tercinta!" ancamnya.


"Cih. Bukankah kau juga sama berasal dari Kerajaan Shangri-La, lalu kenapa kau tidak tahu segel keluargamu sendiri" seru Xu Lian.


"Hmm kau memang benar. Tetapi aku tidak pernah diajari tentang semua ilmu segel, hanya adikku tercinta yang mereka ajari bahkan langsung diajari oleh Danzi si alih segel. Kau tahu mereka selalu berkata, aku adalah Pangeran Kerajaan ini, maka dari itu aku harus belajar tentang bagaimana caranya menjadi seorang kaisar hahah" ucapnya lirih.


"Kaisar saja tidak ingin kau memiliki Pedang Goujian, apalagi aku!" seru Xu Lian.


"Kau mirip sekali dengan ibumu. Jadinya aku juga merindukannya!" Mo Lian Cheng menatap kearah langit-langit. "Sudah ku bilang, kau hanya memiliki dua pilihan, buka segel tersebut atau aku akan menghabisimu! bukan hanya kau saja tetapi seluruh orang yang bersamamu!" ancam Mo Lian Cheng.


*DDOOOAAARRRRRR......


DDOOOAAAARRRRR......


DDOOOAAARRRRRR*.......


Ruangan yang mereka tempati kini bergetar, akibat ledakan-ledakan yang terjadi diatas mereka berdua.


***