
Semua orang menjadi terdiam. Mereka tidak tahu sebenarnya apa yang telah terjadi dengan Xu Lian sebenarnya. Apalagi kekuatannya meningkat sangat tinggi dalam waktu yang cepat.
"Kekuatan ini bukan milik Xu Lian!" Zhang Xiuhuan merasakan jika aura yang dikeluarkan dari Xu Lian bukanlah aura Xu Lain yang sebenarnya. Ia menatap kearah Pedang Goujian yang kini tengah digenggam oleh Xu Lian. "Pasti ada hubungannya dengan pedang tersebut.
Baik para anggota Sekte Lembah tengkorak ataupun para prajurit Kerajaan Wei mulai berjatuhan akibat serangan brutal yang dilakukan oleh Xu Lian. Bahkan ia hanya butuh satu serangan saja untuk membunuh yang lainnya.
Liao Cheng menggertakan giginya. Sudah sejak awal ia merasakan jika pedang tersebut bukanlah pedang biasa. Dan inilah hasilnya. Ia juga tahu Xu Lian tidak bisa mengontrol tubuhnya sepenuhnya. Tapi ia tetap akan kesulitan menghadapi lawan seperti Xu Lian.
Xu Lian terus saja menebaskan pedangnya keberbagai arah tanpa memandang siapa yang ia bunuh. Tatkala Pedang Goujian menyerang kearah Liao Cheng, Liao Cheng segera menahannya dengan pedang miliknya. Tapi sayang karena kekuatan yang berbeda jauh, pedang milik Liao Cheng terpotong menjadi dua. Xu Lian kembali menjalankan aksinya, ia terus menyerang Liao Cheng yang kini melawan serangannya seraya memundurkan tubuhnya. Walaupun Liao Cheng sudah kehilangan setengah pedangnya ia tetap bisa mengimbangi serangan Xu Lian yang sangat ganas.
Disisi lain Xu Kong tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan putrinya. Ia melirik kearah Zhang Xiuhuan yang kini hanya memperhatikan Xu Lian yang tengah bertarung dari tempatnya.
"Menantu! kenapa kau diam saja? cepat hentikan istrimu!" seru Xu Kong cemas.
"Ayah, aku sedang mengukur kekuatannya!" saut Zhang Xiuhuan. Xu Kong hanya bisa menghela nafas berat. Ia menginstruksikan kepada para prajuritnya untuk menjauh dari Xu Lian.
Para anggota Lembah Tengkorak yang lainnya mencoba untuk membantu Tetua mereka dalam menghadapi amukan Xu Lian. Serangan mereka hanya sia-sia, tatkala pedang mereka menghantam tubuh Xu Lian akan ada aliran listrik yang mengalir dari tubuh Xu Lian dan menyerang mereka. Sehingga mereka akan mati tersengat sebelum berhasil melukai Xu Lian.
Zhang Xiuhuan menggeleng-gelengkan kepalanya. Pantas saja Pedang Goujian sangat diincar oleh semua orang. Karena kekuatannya yang sangat besar. Tetapi sepertinya ada sisi yang tersembumyi dari Pedang Goujian tersebut, sehingga mengakibatkan Xu Lian dalam keadaan seperti ini.
Liao Cheng memutuskan untuk melarikan diri tatkala Xu Lian disibukkan oleh para anak buahnya yang lain. Dengan menggunakan tenaga dalamnya ia berusaha melarikan diri sejauh-jauhnya.
Tapi tak disangkanya Xu Lian sudah mengincarnya sejak awal. Dengan cepat Xu Lian menghabisi semua anggota Sekte Lembah Tengkorak yang tersisa sebelum ia mulai mengejar Liao Cheng yang kini tengah melirikan diri.
Karena kondisi tubuh Liao Cheng yang sudah tidak prima. Xu Lian berhasil mengejar Liao Cheng. Dengan gerakan yang cepat Xu Lian mengayunkan pedangnya kearah Liao Cheng.
Liao Cheng meringis kesakitan tatkala Xu Lian berhasil melukai punggungnya. Dengan tenaga dalam yang masih tersisa, Liao Cheng mengalirinya pada tangan kirinya. Ia mengepalkan tangannya dan melepaskan serangan pukulan. Tanpa disangka Xu Lian mengayunkan pedangnya dan memotong tangan Liao Cheng.
"ARRKKKHHH!"
Xu Lian kembali memainkan pedangnya. Kini ia menusukkan Pedang Goujian pada tubuh Liao Cheng. Dari mulut Liao Cheng mengalir darah yang cukup banyak. Ia tidak percaya jika hari ini adalah hari kematiannya.
Xu Lian mencabut Pedang Goujian dari tubuh Liao Cheng. Ia berbalik dan menatap kearah Xu Kong dan lainnya. Ia mengangkat pedangnya dan bergerak cepat kearah Xu Kong yang lainnya.
Tetapi sebelum Xu Lian berhasil menyerang ayahnya. Zhang Xiuhuan sudah terlebih dahulu menghalanginya.
"Xu Lian sadarlah! ini suamimu!" tanpa mendengarkan seruan Zhang Xiuhuan, Xu Lian terus menyerang Zhang Xiuhuan. Pertarungan diantara mereka berduapun terjadi.
Sama halnya seperti Liao Cheng, Zhang Xiuhuanpun merasakan perbedaan kekuatan antara mereka berdua. Bahkan beberapa kali tubuhnya terhempas kebelakang akibat serangan Xu Lian.
"Bantu aku bagaimana caranya menghadapi istriku?" seru Zhang Xiuhuan dalam hati.
"Aku tidak mungkin menyakiti istriku!" Zhang Xiuhuan tidak setuju jika ia harus menyerang istrinya
"Yasudah kau mati saja ditangan istrimu!"
Zhang Xiuhuan menghindar kearah samping kanan tatkala Pedang Goijian hampir melukainya. Tapi tanpa disangka Xu Lian menendangnya hingga terlempar kebelakang. Xu Lian kembali bergerak kearah Zhang Xiuhuan. Ia menebaskan pedangnya kearah Zhang Xiuhaun yang masih terbaring ditanah. Sebelum Pedang Goujian menghantam tubuh Zhang Xiuhuan, ia terlebih dahulu menahannya dengan pedang elemen miliknnya.
"Sayang sadarlah! ini aku!" seru Zhang Xiuhuan mencoba menyadarkan Xu Lian.
Zhang Xiuhuan mendorong tubuh Xu Lian dari atasnya. Mereka kembali berdua bertukar jurus. Terlihat Zhang Xiuhuan sedari tadi hanya menangkis saja tanpa ada niatan untuk melawan.
Sedangkan, Zhang Bing yang sedari tadi menonton pertarungan dari pojok istana hanya bisa diam melihat pertarungan antara kedua orang tuanya. Ia menjadi sangat tidak menyukai dengan Pedang Goujian, karena pedang tersebut ibunya menjadi tidak terkendali seperti saat ini.
Zhang Xiuhuan mengambil nafas dengan berat. Ia tidak tahu bagaimana Xu Lian bisa menjadi kuat seperti ini. Bahkan ia sudah menerima luka yang cukup parah akibat serangan Xu Lian.
Pedang Goujian dan pedang elemen saling menghantam satu sama lain. Zhang Xiuhuan mencoba mengimbangi serangannya dengan Xu Lian yang semakin brutal.
Xu Lian merubah elemen pedangnya yang awalnya petir menjadi air. Setiap pedang mereka bertemu akan menciptakan asap akibat pertemuan api dan air.
BANG!
Tubuh Zhang Xiuhuan terlempar cukup jauh ketika tubuhnya tidak kuat dengan gelombang yang keluar dari Pedang Goujian. Ia menopang tubuhnya agar tetap berdiri dengan pedang elemennya. Matanya menatap kearah Xu Lian yang kini mulai bergerak menyerang kearahnya.
Xu Lian bergerak dengan cepat. Ia mengangkat pedangnya dan sekali hentakan ia menusukkan Pedang Goujian pada perus Zhang Xiuhuan.
Semua orang membulatkan matanya melihat permandangan saat ini. Bahkan Zhang Bing hanya bisa diam mematung.
Zhang Xiuhuan tersenyum kearah Xu Lian. "Kembalilah" ucapnya pelan.
Darah Zhang Xiuhuan membasahi Pedang Goujian. Seketika tubuh Xu Lian menjadi kaku. Tidak lama kemudian tubuh Xu Lian seakan kehilangan seimbangan tetapi ia masih bisa mengimbangi tubuhnya agar tidak terjatuh.
Matanya mulai mengerjap memperlihatkan matanya telah kembali seperti semula.
Setelah pandangan Xu Lian kembali normal. Ia terkejut bukan main, melihat pedang yang kini ia genggam menusuk tubuh Zhang Xiuhuan. Sebelum Xu Lian mengatakan sesuatu, tubuh Zhang Xiuhuan mulai ambruk kedepan dan menubruk tubuh Xu Lian.
***
Pernah kepikiran buat tokoh Zhang Xiuhuan mati. Tapi entah kenapa saya tidak pernah bisa sampai saat ini, mungkin nanti. Perasaanku bimbang deh 💔🖊📕.