
keesokan hari nya...
brian membuka mata nya lalu menoleh ke samping mendapati ruby sudah tidak di sampingnya..kemudian brian pun bangkit dari tempat tidurnya dan menuju ke kamar mandi akan tetapi tidak ada orang di sana..
sesaat kemudian brian melihat selembar kertas dan cincin lamaran serta gelang pemberian nya di meja yang berada di samping tempat tidur ruby
brian mendekat dan membaca isi surat tersebut
(brian ,saat kau baca surat ku ,aku sudah pergi jauh,lupa kan aku brian, maaf aku tidak bisa menikah dengan mu mungkin aku tidak cukup mencintai mu sehingga aku belum bisa menikah dan hidup bersama mu ,hidup ini terlalu panjang sehingga aku meragukan pernikahan ini.cari lah wanita yang benar benar mencintai mu dan menikah lah dengan nya..maaf atas segala nya.jaga diri mu baik baik.)
brian yang membaca nya surat ini merasa kan seperti di sambar petir..dengan acara pernikahan nya hanya tinggal hitungan hari.akan tetapi ruby memilih meninggalkan nya...
rasa marah dan sakit yang di rasakan oleh brian tidak bisa lagi di ungkapkan.surat yang di tinggalkan ruby di koyak hingga berkeping keping
ruby..."teriakan brian dengan nada memenuhi satu kediaman nya dengan mata nya yang berubah merah api...
teriakannya di dengar oleh willilam dan sean yang baru tiba ke rumah nya...
"ketua"sapa william dan sean yang melihat brian dengan mata memerah dengan tatapan membunuh
"william ,sean ,perintahkan seluruh anggota naga hitam dan klan vampir cari wanita itu sampai dapat dalam 24 jam kedepan, aku ingin melihat nya di depan mataku."perintah brian dengan nada emosi yang tinggi
"baik ketua"jawab william dan sean dengan gemetaran
"ruby, aku sudah sangat memanjakan mu,lihat saja bagaimana aku mengurus mu nanti setelah mereka membawa mu pulang,berani kau mengatakan ragu dengan pernikahan ini,aku akan membuat mu menyesal seumur hidup."gumam brian sambil mengepal tangan..
di malam hari...
wiliam dan sean kembali menghadap ketua nya di kediaman donwson..saat baru melangkah masuk kerumah itu mereka di buat kaget oleh seisi rumah yang berserakan di lantai..barang barang hancur berhamburan di mana mana....
lalu mereka melangkah mencari ketua mereka secara perlahan ..
william dan sean mencari di kamar dan ruangan lainnya tidak melihat keberadaan ketua nya..
lalu mereka pun menuju ke ruangan yang belum mereka masuk iaitu ruangan gaun pengantin..saat mereka melangkah masuk mereka melihat ketua mereka yang duduk berhadapan dengan gaun pengantin tersebut
terdengar suara tangisan dari ketua nya mereka tidak berani memanggil dan hanya berdiam diri di pintu.
5 tahun kemudian....
aarrhhgg...vampir. "teriak seorang pria yang terluka parah
"bukankah kau sangat berani?kau menganggu wilayah ku maka kau akan mati."ancam vampir itu yang menghampiri pria yang tergelak di tanah itu
"jan..jangan mendekat,brian downson kau bukan manusia?"teriak pria itu dengan ketakutan
"memang benar,aku pemilik naga hitam dan aku juga vampir. dalam lima tahun ini sudah ribuan orang yang mati di tangan ku,dan seterus nya adalah kamu."kata brian dengan mengcengkram leher pria itu lalu mengangkatnya
"jangan,brian!aku berikan semua nya pada mu ,jangan bunuh aku."kata pria itu dengan suara pelan
"jika aku mau akan ku rebut semua nya,tidak perlu kau yang memberikan pada ku."jawab brian yang menggengam kuat leher pria itu hingga patah tulang leher nya
"ketua"
"buang ke sungai beri makan ke buaya"
"baik ketua"jawab anggota klan
"ketua"sapa seluruh anggota naga hitam dan dan klan vampir
"hm"jawab brian cuek tanpa menoleh ke arah mereka
"lapor ketua"mereka semua sudah di ikat!!kata salah satu anggota mafia.
"apa yang kalian inginkan ?lepaskan kami?"teriak pemilik kumpulan kapak yang sudah di kuasai oleh brian
"buang mereka semua ke lubang buay, biarkan mereka bersatu dengan pria itu."perintah brian dengan tatapan membunuh..
selama beberapa bulan kumpulan kapak sering mencari masalah..dan mencuba menyerang wilayah naga hitam..hal ini membuat brian downson cukup marah dan turun tangan sendiri dengan menyerang kumpulan kapak dan merampas semua kepunyaan kumpulan itu tersebut..
selama lima tahun ini brian downson sendiri sangat aktif di dunia mafia dan klan vampir..dan telah membunuh ribuan musuh yang mencari masalah dengan nya ,setelah musuh di kalahkan maka semua geng di kuasai oleh brian downson
selama lima tahun kumpulan naga hitam berkembang pesat sehingga hampir keseluruh negara..mafia naga hitam berkerja sama dengan klan vampir .brian telah mengabungkan dua kelompok ini untuk bekerja sama sehingga naga hitam sangat di takuti oleh siapa pun
brian kembali ke markas naga hitam..di sambut semua anggota di sana mereka berbaris dengan rapi
"ketua, selamat kembali"sapa serentak anggota dengan hormat.
brian mengabaikan sapaan mereka dan melangkah masuk ke markas mereka..
yang di tungguin oleh william dan anggota lain nya
"ketua"sapa serentak william dan anggota lain nya dengan menunduk
"hm"jawab brian dengan cuek.
"lapor ketua"orang itu melarikan diri masih dalam pencarian akan tetapi anak buah lain nya sudah tewas."kata william dengan cepat
"aku berikan kalian seminggu cari dia sampai dapat."perintah brian dengan sikap dingin.
"baik ketua"jawab serentak anggota semua
"william"
"iya ketua"
"selesaikan tugas yang ku berikan pada mu,jangan tunda terlalu lama,jika aku ingin dia mati besok maka besok dia harus mati,dan waktu mu hanya seminggu maka seminggu dia harus mati!."bentak brian dengan tatapan kejam..
"baik ketua"jawab william dengan menunduk
"ketua,albert sudah kembali dia ingin bertemu dengan mu."lanjut william dengan suara pelan
"apa dia sudah sembuh?"
"sudah ketua,setelah menjalani perawatan lengkap sekarang kondisi tulang nya sudah membaik."jawab william dengan menunduk
"baiklah,kalau begitu lain kali bawa dia kemari."jawab brian dengan sikap dingin dan meninggalkan aula besar
"baik ketua"awab william.
"pak albert kau beruntung masih bisa bertemu dengan ketua.kalau saja di tolak tadi siapa pun tidak menolong mu untuk bertemu dengan nya."batin william.
tok tok tok....
klek
"william"sahut pria yang membuka pintu
"pak albert"
"masuklah"sahut albert
"bagaimana apa vampir tua itu ingin bertemu dengan ku?"
"mahu,jadi kapan pun anda bisa ke sana."
"baguslah, kali ini aku ingin pamitan dengan nya.jika bukan karena dia aku rasa aku sudah duduk di kursi roda seumur hidup menjadi orang yang tidak berguna."ujar albert dengan sedih
"akan tetapi,ketua sudah bukan yang dulu lagi.dia sudah banyak berubah,aku sudah tidak pernah melihat senyuman nya,yang ku lihat adalah kekejam dari mata nya."kata william dengan mengelus dada
.