
nicholas nama panggilan nya nicho yang juga utusan brian yang bernama jims untuk mendekati samuel.demi mau menghancurkan kumpulan harimau putih..
perkataan valencia membuat nicho sadar akan satu hal...jims yang selama berbulan bulan tinggal di markas kumpulan harimau putih dengan niat ingin mengetahui semua jumlah anggota samuel giswen..akan tetapi baginya tetap tidak menyangka bila samuel akan menikahi tunangan dari ketua nya...
klek...
bunyi pintu kamar samuel
"samuel,samuel kau ada di mana?"suara valencia yang masuk ke kamar samuel .dengan melihat sekeliling akan tetapi samuel tidak berada di kamar...
kemudian valencia melihat amplop besar yang berada di meja samping kasur .dengan penasaran valencia pun tanpa ragu untuk membuka dan membaca nya..saat membaca nya mata ruby membulat besar dengan tertegun...
"ini laporan ku yang dari dokter."gumam valencia sambil membaca sehingga habis dengan perasaan tidak percaya dan terkejut.
"valencia."suara samuel yang baru masuk ke kamar
"samuel tolong jelaskan padaku?"kata valencia dengan menunjukan kertas laporan pada samuel.
"sayang,ini tidak penting."jawab samuel dengan mendekati gadis itu!!!
"apa benar jika aku tidak akan hamil ?"tanya valencia dengan menatap samuel
"sayang,ini tidak penting bagiku."bujuk samuel dengan memeluk valencia..
"rumah tangga tanpa kehadiran anak apa mungkin bisa bahagia?"
"sayang,kalau masalah anak itu gampang,aku bisa mencari beberapa wanita melahirkan anak ku setelah itu kita beri uang pada mereka dan kemudian kita merawat mereka sehingga dewasa ."jawab samuel dengan menatap valencia
"tidak seharus nya kau menikah dengan ku samuel."
"tidak,sayang kau adalah satu satu nya yang ingin ku nikahi,soal anak itu gampang saja,berapa pun kau mau aku bisa memberikan pada mu."
"samuel, jawaban mu benar benar membuat ku terkejut,pria mana yang tidak mau memiliki anak."batin valencia.sebenarnya valencia sama sekali tidak merasa sakit hati atas apa yang di katakan samuel.hanya saja dia merasa sedih dengan kondisi tubuhnya karena alasan lain.
rumah sakit amerika....
klek...
"dokter,di luar ada yang cari."kata suster dengan hormat
"persilahkan masuk."jawab dokter yang duduk sambil melihat data pasien.
sesaat kemudian dua pria asing yang masuk ke ruangan dokter...
"apakah anda dokter worble?*tanya dua pria asing yang berdiri di depan dokter
"iya,dengan saya,apa yang bisa saya bantu?"jawab dokter itu dengan berdiri
"anda adalah dokter pribadi samuel giswen?"tanya salah satu pria asing itu
"eh..iya saya."!jawab dokter dengan menatap dua pria itu
"kami ingin mengetahui data pasien valencia."kata salah satu pria asing itu
"nona valencia adalah pasien ku, seperti nya saya tidak bisa untuk memberi data pasien saya ke orang asing."jawab dokter dengan tegas.
"mau beri atau mau mati?"tanya serentak dua pria itu dengan menodongkan pistol ke arah dokter itu...
"ka..kalian?"
"tidak usah banyak bertanya cukup pilih salah satu,beri atau mati?"tanya salah satu pria itu yang tanpa basa basi.
dokter itu hanya bisa menurut permintaan mereka dengan memberikan data valencia ke pria asing itu..dua pria itu adalah utusan dari william..
kediaman giswen
"kakak,kebahagiaan akhir nya jadi milikku,bukankah kau harus ikut senang dengan adik mu?"kata holdie dengan sambil memegang kalung nya
"iya,aku senang tapi ingat jangan pernah membawa ke amerika,dan juga jangan pernah lagi kirim foto mu dengan brian."ujar samuel yang berada di seberang sana..
"tenanglah,aku hanya ingin mengetahui apakah benar dia amnesia itu saja."kata holdie dengan senyuman sinis
"dia sudah tahu jika dia tidak bisa hamil."lanjut samuel yang di seberang sana
"kakak,itu tidak masalah bagi mu kan.wanita mu banyak.lagian setelah nikah aku juga tidak yakin kau bisa setia pada nya.kau bisa saja berhubungan dengan wanita mana pun,jadi itu bukan masalah penting bagi mu."jawab holdie
"holdie ,ingat saja jangan pernah menyakiti nya lagi,saat kau menyuruh orang menabrak dia,itu sudah membuat banyak perubahan pada dirinya."
"kakak, maka kau harus berterima kasih pada ku,jika aku tidak upah orang membunuh nya, apa bisa kau rebut dia dari tangan brian.dia hanya amnesia dan tidak bisa melahirkan ,tapi masalah ranjang dia masih bisa melayani mu ."kata holdie dengan ngejek
"sudah lah,aku akan menikahi valencia dalam seminggu ini.di saat itu kau hadir tanpa membawa brian donwson."
"kakak, brian ingin mengajak ku bertunangan minggu ini."
"bertunangan?bukankah ini terlalu cepat?"tanya samuel dengan penasaran
"kakak,brian sekarang sudah beda,dia sering bersama wanita lain di club dan bercanda ria,itu sudah membuktikan jika dia memang sudah melupakan wanita mu itu."kata holdie dengan senyuman gembira..
"apa kau yakin ini bukan permainan nya?"
"tenang la,selama sebulan dia sudah tidak kembali ke kediaman yang dulu dia tinggal bersama wanita mu itu,dan lebih sering menghabiskan waktu di club bersama wanita wanita di sana.dan sekarang dia sudah tertarik pada ku."lanjut holdie dengan panjang lebar
"baiklah kalau begitu.terserah mu saja."jawab samuel yang kemudian memutuskan panggilan nya
kediaman downson....
"sean"
"iya ketua"
"atur makan malam di hotel mewah."perintah brian dengan menatap sean
"baik ketua,berapa orang?"
"dua dan malam ni kau pergi menjemput holdie."kata brian dengan sambil melihat dokumen di meja nya
"holdie?baik lah ketua."jawab sean yang agak kesal
"ketua,bisa aku tanya sesuatu?"
"ada apa?"
"apakah ketua menyukai nya?"tanya sean dengan cemas
"sean,ada apa dengan mu?apakah kau tidak senang melihat aku berkencan ?"tanya brian dengan menatap tajam ke arah sean
"bukan,hanya saja aku?"jawab sean terbata bata
"apa kau tahu dalam sebulan ini hidup ku sudah berubah ,apalagi setelah bertemu dengan nya maka harapan ku lebih besar."jawab brian dengan senyum..
"harapan lebih besar?maksud ketua semenjak ketemu dengan nona holdie ketua merasa lebih bahagia?"tanya sean dengan tertekan
"iya"!jawab brian dengan cuek
"jadi bagaimana dengan nona ruby ?apa ketua tidak menyukainya lagi?makanya selama sebulan ketua tidak pernah kembali ke rumah itu,padahal rumah itu adalah merupakan kenangan ketua bersama nona?"tanya sean dengan pelan
"sean,tiba saat nya kau akan segera tahu,apa kau tahu holdie satu satu nya harapan hidup ku."kata brian dengan tegas