
brian yang duduk semalaman si samping ruby yang sedang tidur nyenyak karena di beri obat penenang..brian tidak beralih pandangan nya dari ruby..dia menatap wajah nya sambil memegang tangan nya sepanjang malam.
air mata brian membasahi mata dan wajah nya.karena melihat gadis pujaannya harus mengalami situasi seperti ini.
berjam jam telah berlalu akhir nya cuaca sudah terang.brian yang setia menemani di samping ruby sehingga gadis itu membuka mata nya..
ruby membuka mata dan melihat ke arah brian yang berada di sampingnya...
"selamat pagi ruby,"ucap brian dengan senyum .
sesaat kemudian ruby teringat kejadian itu dan membuat nya langsung terbangun dan melihat tubuh nya.
ada apa ruby?kau baik baik saja?"tanya brian yang kemudian duduk di kasur pas di samping ruby.
"semalam,mereka,"kata ruby terbata dan ketakutan teringat masalah itu.
"tidak, ruby tidak!tidak ada terjadi apa apa.mereka sudah di penjarakan,jadi kau sudah aman ruby,"kata brian dengan membujuk nya.dengan mengelus kepalanya
tidak,ini sangat kotor,jangan menyentuh ku brian,jauh dari ku,aku sangat kotor,"teriak histeris ruby yang ingin turun dari tempat tidur nya
ruby ,mau kemana?"tanya brian dengan menahan lengan ruby.
"jangan menyentuh ku brian,tolong jauh dariku,"kata ruby dengan mendorong brian jauh dari nya
ruby, dengarkan aku,duduk lah,semua sudah berlalu ,tidak ada apa apa yang terjadi pada mu,"kata brian dengan lembut dan khawatir kondisi mental pacar nya itu.
tidak brian,kau tidak tahu,ini sangat menjijikan,dia mencium leher ku dan tubuhku.ini sangat menjijikan,aku sangat kotor aku tidak mau,"teriak ruby menangis dengan tangan menyentuh leher dan tubuh nya
brian melihat pacar nya histeris langsung memeluknya.
ruby,dengar kan aku,semua sudah berlalu ,sekarang kita sudah di rumah,tidak ada lagi yang bisa menyakiti mu ruby,"bujuk brian dengan memeluk kuat tubuh ruby dengan menenangkannya
lepaskan ,aku brian,aku ingin mandi,aku sangat kotor,bekas ciuman nya masih melekat di tubuh ku..lepas kan aku,"kata ruby dengan meronta ronta .
baiklah ruby,jika kau ingin mandi aku siapkan air mandi nya,duduk lah dulu,"kata brian yang melepaskan pelukan nya dan pergi menyiapkan air hangat
sesaat kemudian brian keluar dari kamar mandi langkah dia terhenti saat dia melihat gadis di depan nya duduk dengan melamun..ruby yang dia kenal adalah gadis yang ceria akan tetapi sekarang berubah menjadi trauma dan ketakutan....
ruby,air sudah ku siapkan ayo.,"kata brian dengan mendekati ruby dan mengendong nya ke kamar mandi
setelah di kamar mandi brian pun menurunkan ruby ...
mandi lah,aku tunggu di luar kalau perlu apa apa panggil saja aku.,"kata brian dengan mengelus ujung kepala ruby.
setelah brian keluar ruby pun melepaskan semua pakaian nya dan masuk ke bak mandi yang di sediakan oleh brian..air hangat membuat nya terasa hangat di seluruh tubuhnya...
dengan lena nya dia pun memejam kan mata nya.sehingga ketiduran di bak yang berisi air..
brian yang di kamar menunggu ruby keluar akan tetapi sudah satu jam tidak menampakan diri..brian mulai khawatir..
tok tok tok
"ruby?apa kau sudah selesai?"tanya brian dengan cemas...
"ruby ?kalau kau tidak jawab aku akan masuk?"
karena khawatir brian pun memilih masuk ..saat masuk dia melihat ruby tidak bergerak sama sekali..membuat dia cemas dan langsung mendekati nya...
"ruby,panggil brian dengan jarak dekat.saat dia merasakan ruby masih bernafas brian pun jadi lega,dan karena ketiduran brian pun mengambil handuk menutupi tubuh ruby yang tanpa sehelai benang.padahal brian sendiri merasa sangat canggung
lalu membawa nya ke tempat tidur.setelah itu brian mengenakan baju pada ruby.dan setelah selesai brian menutupi nya mengunakan selimut.
klan vampir.....
aaaaaaaa.......aaaaaa......aaaaa....,"teriak serentak mark,zean dan austin yang tangan mereka di potong oleh anggota klan vampir ...
serta mulut mark juga di nempelkan besi panas dan gigi nya semua nya di cabut..
william, kalian bren***sek,"teriak macaulay yang melihat anak buah nya di siksa habis habisan
"inilah akibat jika menentang ketua kami macaulay ,ketua ku sudah pernah mengatakan kami akan menyiksa mereka di depan mu,"bagaimana rasa nya ?bukan kah sangat seru?"tanya william dengan ngejek.
kau...cuihhh...,"macaulay meludah ke arah william akan tetapi tidak mengena nya....
macaulay,ajal mu sudah mau tiba di saat itu kalian akan mati bersama dan lenyap selama nya,"kata william dengan sambil memandang ke arah tiga anak buah yang setengah sadar.
"lakukan saja sekarang,"teriak macaulay
tidak,ini akan di lakukan oleh ketua kami,nikmati dulu hidup mu di sini,"kata william dengan senyuman jahat
di sore hari...
brian yang tidak beranjak dari sisi ruby yang masih tidur di pelukan nya dengan sambil menatap ruby dengan penuh kasih sayang..
"perbuatan mereka benar benar sangat melukai mu,mereka sangat berani kurang ajar padamu.sedang kan aku sangat menghormati dan menghargai mu dan tidak tega memaksa mu melakukan sesuatu yang tidak kau ingin kan.akan tetapi mereka malah berani menyentuh mu,"gumam brian
tiba tiba ruby membuka mata nya dan melihat dirinya tidur di pelukan brian yang sedang memerhatikan nya dengan senyuman
sudah bangun?apa kau lapar?tanya brian sambil menyentuh wajah ruby..
"apa aku sudah lama ketiduran?"
iya,dari pagi sampai sore,kau harus makan sesuatu,aku sudah pesan pada bibi siapkan lauk,"
kata brian dengan tatapan lembut
emm,"jawab dengan ruby mengangguk
"baiklah ayo."kata brian yang kemudian turun dari tempat tidur nya.
ruby saat itu pun turun dari tempat tidur ,mereka sama sama menuju ke ruang makan.brian tidak melepaskan pegangannya pada ruby..
"tuan ,nona ,lauk sudah siap,"kata pelayan dengan menunduk
"terima kasih, bibi,"ucap ruby yang kemudian ke meja makan
"sama sama nona"jawab pelayan dengan sopan..
"ini lauk kesukaan mu,"kata brian dengan mengambilkan semua lauk ke piring ruby
"coba ini"kata brian dengan menyuapi lauk untuk ruby..
"emm..."
"bagaimana rasa nya?"tanya brian dengan tatapan lembut...
"enak sekali,"
"kalau kau suka, habis kan semua makanannya,"kata brian dengan senang melihat pacar nya makan dengan lahap...
ruby menyantap makanannya dengan lahap..brian sengaja menyuruh pelayan nya menyiapkan makanan kesukaan gadis pujaan nya itu...